Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Inilah 11 Tanaman Liar yang Kerap Dianggap Gulma, Padahal Punya Banyak Manfaat!

Tanaman liar yang tumbuh disekitar rumah ataupun taman seringkali dianggap sebagai gulma, sebab keberadaannya dinilai dapat mengganggu pertumbuhan tanaman yang dibudidayakan. Meskipun demikian ada beberapa jenis tanaman liar yang memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh, loh!

Tumbuhan liar merupakan tanaman yang tumbuh sembarangan di area taman, kebun dan bahkan sekitar rumah yang tidak dikehendaki oleh pemiliknya.

Maka dari itu, tak ayal apabila tumbuhan ini kerap dicabut lalu dibuang lantaran dianggap sebagai gulma yang berpotensi mengganggu serta merugikan tanaman yang dipelihara.

Terlepas dari itu semua, apakah kalian semua sudah mengetahui bahwasanya ada beberapa jenis tanaman liar yang memiliki khasiat serta manfaat?

Hal ini amat disayangkan karena tak sedikit orang yang mengerti mengenai manfaat dari tanaman liar tersebut sehingga dengan mudahnya mereka mencabut dan membuangnya begitu saja.

Oleh sebab itu, sahabat sekalian perlu memahami apa saja tanaman liar yang menyimpan banyak manfaat tersebut!


11 Tanaman Liar yang Punya Banyak Manfaat

Tanaman liar yang punya banyak manfaat


1. Anting-anting

Tanaman liar anting-anting

Tumbuhan liar yang kaya akan manfaat pertama yakni tanaman liar anting-anting atau dengan nama latin Acalypha australis linn.

Tanaman anting-anting ini kerap dijumpai tumbuh di area tanah yang lembab, pinggir jalan ataupun selokan.

Selain itu, tanaman anting-anting ini dibekali bunga layaknya untaian mutiara berwarna hijau dengan bentuk tanamannya seperti tanaman perdu pada umumnya.

Melansir dari Farmasetika, anting-anting bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal karena mengandung sifat antioksidan yang berkhasiat untuk mengatasi pendarahan pada luka.

Selain luka, ternyata tanaman liar anting-anting ini juga efektif untuk membantu menghentikan mimisan, membantu mempercepat proses penyembuhan pada luka, peluruh kencing (diuretik), mengobati gatal-gatal, dan mengatasi radang.

Khasiat lain dari tanaman anting-anting yaitu cukup efektif dalam membantu meredakan diare serta mengatasi batuk berdahak.


2. Babadotan

Tanaman liar babadotan

Tak hanya sering disebut dengan babadotan tanaman dengan nama latin Ageratum conyzoldes ini juga dikenal dengan sebutan bandotan atau wedusan.

Tanaman liar babadotan berkhasiat untuk menurunkan demam.

Caranya dengan membalurkan bagian akar tanaman babadotan yang sudah dihaluskan ke badan.


3. Bayam Duri

Tanaman liar bayam duri

Tak jarang bagi setiap orang seringkali mengabaikan bayam duri karena dianggap sebagai tumbuhan liar yang berbahaya dan beracun.

Tumbuhan dengan nama latin Amaranthus spinosios sangat jarang dikonsumsi orang sebab tekstur daunnya keras tidak seperti bayam raja ataupun bayam daun pada umumnya.

Alasan lain mengapa banyak orang yang enggan mengonsumsi bayam duri karena bagian batangnya ditumbuhi duri dan seringkali dianggap sebagai gulma di ladang ataupun area persawahan.

Melansir dari situs kabartani, bagian akar bayam duri sangat berkhasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit.

Selain itu, bagian daun bayam duri juga bermanfaat untuk mengobati bisul, wasir (hemoroid), eczema, gusi bengkak, gusi berdarah, melancarkan asi, menurunkan demam, mengobati kutil, dan mengobati luka bakar.


4. Kitolod

Tanaman liar kitolod

Tanaman kitolod atau dengan nama latin Hippobroma longifora, isotoma longifora merupakan tumbuhan liar yang memiliki daun hijau tua dan bergerigi.

Tumbuhan liar kitolod ini sangat mudah untuk kalian jumpai di dekat perairan atau tanah lembab dengan bunga berukuran kecil dan berwarna putih.

Di dalam kitolod sendiri terkandung zat alkaloid misalnya seperti lobelin, lobelamin, dan isotomin, Saponin, flavonoid, dan polifenol.

Tak cukup sampai disitu saja, tumbuhan liar ini juga diberkati sifat anti inflamasi, antikanker, analgesik, dan hemostatik.

Berkat keanekaragaman kandungan yang dimilikinya, membuat kitolod ini berkhasiat untuk obat mata, sakit gigi, menyembuhkan luka, obat asma, obat radang tenggorokan.

Meskipun mempunyai banyak manfaat, siapa sangka getah kitolod juga mengandung racun dengan dosis yang rendah.

Oleh karena itu, diperlukan ketelitian serta kehati-hatian dalam proses pengolahan kitolod ini, ya!


5. Patikan Kebo

Tanaman liar patikan kebo

Daun patikan kebo atau Euphorbia merupakan tanaman herbal yang boleh dikatakan hampir setiap bagian tanaman ini memiliki banyak kegunaan.

Tanaman daun patikan kebo ini bisa kalian manfaatkan untuk mengobati gangguan pernapasan seperti asma, bronkitis, dan dada yang terasa sesak.

Walaupun memiliki manfaat yang mengagumkan, kamu harus hati-hati ketika ingin menyentuh tanaman liar satu ini, ya!

Pasalnya ketika kamu memetik bagian daun ataupun batang patikan kebo ini akan mengeluarkan getah berwarna putih seperti susu.

Upayakan kamu untuk menghindari ataupun menyentuh getah tersebut sebab getah susu tersebut mengandung racun bagi kulit manusia.


6. Rumput Mutiara

Tanaman liar rumput mutiara

Rumput mutiara merupakan jenis rerumputan liar yang kerap tumbuh di retakan beton ataupun lapisan semen.

Tanaman liar ini juga kerap disebut dengan nama rumput siku-siku, daun mutiara, daun mutiara, lidah ular, atau katepan.

Di dalam rumput mutiara mengandung dua senyawa aktif, yakni asam ursolat dan asam uleanolat yang sudah terbukti mampu menghentikan pembelahan sel kanker.

Selain itu, rumput mutiara juga berkhasiat untuk menyembuhkan tonsilitis, pharyngitis, bronkitis, peneumonia, Hepatitis, dan choleycytitis.

Tak hanya itu saja, rumput mutiara ini juga bisa kalian manfaatkan untuk membantu menyembuhkan penyakit luar seperti bisul dan luka yang disebabkan oleh infeksi.


7. Rumput Teki

Tanaman liar rumput teki

Rumput teki atau Cyprus rotundus L. merupakan gulma yang cukup sulit untuk dikendalikan dan acap kali tumbuh pada area lahan tanaman budidaya.

Meskipun demikian, sejatinya rumput liar ini menyimpan banyak manfaat, loh!

Bagian umbi dari rumput teki bisa mengobati kencing batu, memperbaiki siklus menstruasi, menyembuhkan berbagai macam jenis penyakit kulit.

Selain itu, rumput teki ini juga bisa kalian gunakan untuk membantu mempercepat proses pembekuan darah, memperlancar bab, merangsang produksi asi, menurunkan demam dan mengobati keputihan.

Tak hanya itu saja, siapa sangka rumput teki ini juga bisa digunakan sebagai tanaman pengusir nyamuk alami, loh!

Caranya cukup mudah, kamu hanya perlu menghaluskan lalu mengoleskan ke kulit.


8. Sawi Langit

Tanaman liar sawi langit

Sawi Langit atau Cyanthillium Cinereum yang memiliki banyak sekali sebutan seperti sesawi langit, buyung-buyung, leuleuncaan, capeutuhur, ruku-ruku gajah, sampu angin, maryuna, nyawon, sarap, dan gofu mutiara.

Melansir dari situs Dokter Sehat, tanaman liar satu ini sering dimanfaatkan untuk mengobati panas, batuk, disentri, hepatitis, lelah, susah tidur, bisul, digigit ular, luka akibat terpukul, dan keseleo.

Untuk bagian tanaman buyung-buyung yang sering digunakan untuk pengobatan yakni bagian akar dan daunnya.

Diketahui di dalam tanaman liar ini mengandung glikosida yang bermanfaat untuk mengatasi sakit perut dan batuk.


9. Suruhan

Tanaman liar suruhan

Daun dari suruhan atau tumpang air (Peperomia pellucida) merupakan tanaman liar yang memiliki sifat antibiotik, analgesik, anti inflamasi, dan diuretik.

Tanaman ini bisa kalian manfaatkan sebagai obat herbal pereda pegel linu, nyeri pada tubuh, dan sakit kepala.

Selain itu, tanaman tumpang air ini juga bisa dimanfaatkan untuk mencegah kanker, penyakit ginjal, katarak, dan infeksi mata.


10. Tapak Liman

Tanaman liar tapak liman

Tapak Liman ialah tumbuhan herbal dengan nama latin Elephantopus Scaber L.

Bentuk daunnya tumbuh melingkar layaknya kipas, sedikit berkilau dan berbulu.

Sedangkan untuk bunga dari tanaman ini berwarna ungu.

Tapak Liman sendiri memiliki khasiat antioksidan, antiseptik, anthepatotoksik, anti inflasi dan antikanker.

Tanaman ini juga berkhasiat untuk mengobati diare, diabetes, dan batuk.

Mengonsumsi tanaman satu ini dipercaya dapat menjaga kesehatan hati.


11. Tempuyung

Tanaman liar tempuyung

Tumbuhan liar dengan nama latin Sonchus arvensis ini juga dikenal dengan sebutan tempuyung, lobak sari, lempung Jombang, galibuk dan rayana.

Sekilas tampilan dari tanaman tempuyung ini tampak seperti tapak Liman, hanya saja ia mampu tumbuh tinggi dengan bunga berwarna kuning.

Khasiat dari tanaman tempuyung sendiri bisa kalian gunakan untuk mengobati berbagai macam jenis penyakit, misalnya demam, bengkak, sulit kencing, peredaran darah tidak lancar, dan keracunan.

Umumnya, tempuyung direbus terlebih dahulu sebelum dikonsumsi untuk obat herbal.

Selain berguna sebagai obat herbal, tanaman tempuyung bisa dikonsumsi atau dijadikan sebagai lalapan.


***


Jadi itulah pembahasan mengenai jenis-jenis tanaman liar yang menyimpan segudang manfaat dan khasiat untuk kesehatan.

Semoga artikel ini dapat membantu serta memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar tanaman obat hanya di BlogDaffa.com, ya!