Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Tips Memilih Pot untuk Kaktus Agar Tidak Cepat Mati, Tips Penting yang Perlu Kalian Catat!

Dalam menanam kaktus ataupun Sukulen kalian tidak boleh menganggap remeh saat memilih jenis pot yang hendak kalian pakai. Pasalnya, jika kalian membeli secara asal-asalan, hal tersebut bisa mengakibatkan tanaman mudah mengalami kematian. Oleh karena itu, agar kamu tidak salah pilih, yuk ikuti tips memilih pot kaktus terbaik berikut ini!

Perlu kalian ketahui setiap material yang digunakan untuk membuat sebuah pot tentunya memiliki efek yang berbeda-beda terhadap tanaman.

Oleh karena itu, kamu tidak boleh asal pilih ketika membeli sebuah pot hanya karena bentuk serta tampilan yang indah semata.

Maka dari itu, kamu harus mengedepankan spesifikasi pot dengan karakteristik tanaman yang akan kamu masukkan kedalamnya.

Sebagai contoh misalnya kamu tertarik untuk memelihara tanaman dari jenis sukulen, maka kamu harus memilih pot untuk kaktus dengan kriteria sebagai berikut!


Tips Memilih Pot untuk Kaktus

Tips Memilih Pot untuk Kaktus


1. Bentuk yang Ideal dengan Tanaman

Bentuk pot kaktus harus Ideal dengan Tanaman kaktus

Langkah pertama yang perlu kalian cermati dalam memilih pot yang hendak kalian gunakan ialah memiliki bentuk yang ideal.

Bentuk pot yang paling ideal untuk menanam kaktus ataupun Sukulen yakni silinder, pendek, dan persegi.

Hindari penggunaan pot yang terlalu tinggi dan dalam, sebab pot yang demikian akan menciptakan banyak ruangan kosong.

Tingkat kedalaman pot yang paling ideal antara 4-7 inci, hal tersebut bertujuan untuk menciptakan ruang untuk akar bertumbuh.

Meski demikian, tak serta-merta berlaku untuk semua jenis kaktus. Pasalnya ada beberapa jenis kaktus yang memiliki ukuran akar lebih besar dari biasanya, misalnya seperti kaktus cylindrical.

Selain karena ukuran akarnya yang besar, ada pula jenis kaktus dengan akar pendek seperti ball Cactus.


2. Cocokkan Ukuran Pot dengan Kaktus

Tips memilih pot untuk kaktus selanjutnya yaitu kamu harus menentukan ukuran wadah yang hampir serupa dengan ukuran kaktus yang hendak kalian tanam di atasnya.

Hal itu karena kaktus perakaran kaktus tidak begitu panjang dan cenderung pendek.

Jadi, apabila kaktus ditanam pada lahan yang terlalu luas, tentu saja kaktus akan mengalami resiko kelebihan nutrisi.

Efek samping dari tanaman kaktus yang kelebihan nutrisi tak lain akan membuat tanaman mungil mu ini menjadi lembek dan mengalami pembusukan dengan cepat.

Selain ukuran yang terlalu besar, kamu juga perlu menghindari pemilihan pot dengan ukuran kecil dan terlihat pas-pasan.

Pastikan kamu menggunakan pot yang memiliki ruang untuk bertumbuh secara perlahan dan dilengkapi dengan ruang untuk drainase air.

Paling tidak berikan jarak 1-2 inchi dari bagian terluar tanaman hingga ke ujung pot sudah kamu pilih.


Baca juga: 7 Cara Merawat Sukulen agar Tidak Busuk dan Senantiasa Tetap Cantik!


3. Material Ideal untuk Pot Kaktus

Material Ideal untuk Pot Kaktus

Terdapat dua jenis pot tanaman yang bisa kalian gunakan untuk menanam kaktus, yaitu pot keramik dan plastik.

Diantara dua pilihan tersebut, pot yang terbuat dari material keramik adalah pilihan paling baik untuk kamu gunakan.

Sebab, pot berbahan keramik cenderung memiliki bentuk dan berat yang stabil, sehingga tidak mudah untuk jatuh.

Selain itu, kelebihan pot yang terbuat dari material keramik adalah sebagai berikut;

  • Dapat kamu desain sedemikian rupa supaya tampak lebih cantik menggunakan cat.
  • Komposisi materialnya mampu mencegah terjadinya penumpukan air yang berlebih pada bagian dasar pot.
  • Sangat cocok ketika musim dingin atau musim hujan tiba dengan suhu di luar rumah menurun.

Hanya kekurangan pot bermaterialkan keramik yaitu kamu harus memperhatikan kebersihan permukaan pot tersebut.

Hal itu karena permukaan pot keramik sangatlah rentan ditumbuhi oleh lumut.


Baca juga: 15 Jenis Sukulen Tercantik untuk Dekorasi Ruangan. Kira-kira Mau Pilih yang Mana Nih?


4. Material Pot yang Tidak Ideal

Material pot yang paling tidak ideal sebagai tempat menanam kaktus adalah kaca dan metal.

Pot yang terbuat dari material kaca hanya cocok untuk membuat kesenian terarium.

Bukan difungsikan sebagai media atau tempat untuk merawat kaktus dalam jangka waktu yang lama hingga bertahun-tahun agar senantiasa tumbuh sehat.

Bahkan jika digunakan sebagai terarium, usia kaktus terlama di dalam pot kaca tersebut paling berkisar antara 2 - 3 Minggu saja.

Pasalnya, kamu harus segera memindahkannya ke lahan tanam yang ideal sebelum kaktus tersebut mengalami pembusukan.

Sedangkan untuk pot dengan material metal mempunyai resiko karatan, sehingga sangat riskan dan berbahaya bagi pertumbuhan kaktus.

Selain itu, material metal cenderung tidak stabil, sehingga dapat dengan mudah terpengaruh oleh perubahan suhu.


5. Pot Harus Memiliki Drainase

Pot kaktus Harus Memiliki Drainase

Tips terakhir memilih pot kaktus yang baik yaitu pot yang memiliki drainase pada bagian bawahnya.

Tentu kalian sudah tahu kan mengenai manfaat drainase? Ya, sebagai tempat pembuangan air agar tidak terjadi penumpukan air pada bagian dasar pot seusai kamu menyiram tanaman.

Dengan demikian bisa kalian simpulkan, bahwasanya pot yang sudah memiliki ukuran, bentuk dan terbuat dari material ideal sekalipun sangat tidak bagus untuk digunakan sebagai media tanam kaktus jika bagian dasarnya tidak mempunyai lubang drainase.

Sebagai catatan tambahan yang perlu kalian ingat bahwasanya kamu juga perlu mengganti pot paling tidak setiap 2-4 tahun sekali.

Meski demikian, kurun waktu pergantian pot ini bisa berjangka lebih pendek apabila bagian akar tanaman telah menyeruak keluar melalui lubang drainase.


***


Demikian informasi mengenai tips memilih pot kaktus terbaik yang bisa kalian ikuti.

Semoga artikel ini dapat membantu serta memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar tanaman hias hanya di BlogDaffa.com, ya!