Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Jenis Pot Tanaman yang Wajib Diketahui | Beda Material Ternyata, Beda juga Karakternya!

Tahukah kamu dipasaran kini tersedia berbagai macam jenis pot tanaman yang terbuat dari beragam material? Tentunya setiap material yang digunakan sebagai bahan pembuatan pot juga berpengaruh terhadap karakter pot tersebut, loh! Oleh sebab itu kamu tidak boleh asal pilih ya!

Pot tanaman merupakan sebuah inovasi serta solusi untuk berkebun tanpa memerlukan lahan yang luas.

Selain itu, keunggulan menanam menggunakan pot yaitu kamu bisa memindahkan posisi tanaman sesuai dengan tempat yang kamu inginkan, kapan pun dan dimana pun.

Meski memiliki segudang manfaat yang baik dalam berkebun, faktanya menentukan pot yang sesuai dengan tanaman cukup sulit, sehingga kamu diharuskan tidak asal pilih pot dengan sembarangan.

Pasalnya, kamu harus menyesuaikan material atau bahan pembuatan pot dengan jenis tumbuhan yang hendak kalian tanam.

Apabila kamu asal menggunakan pot tanpa memperhatikan material apa yang digunakan dalam pembuatan pot tersebut, alih-alih tanaman bukan tumbuh dengan subur melainkan justru mengalami pembusukan di dalam pot.

Nah, untuk mengantarkan hal itu tidak terjadi pada tanaman kesayangan mu.

Yuk, kita sama-sama belajar mengenali karakteristik setiap jenis pot tanaman yang ada dipasaran pada ulasan berikut ini!


5 Jenis Pot Tanaman Berdasarkan Materialnya

Jenis Pot Tanaman Berdasarkan Materialnya


1. Pot Tanaman Porselen

Jenis pot porselen dan karakternya

Biasanya pot yang terbuat dari material porselen sering digunakan sebagai pot indoor atau yang ditempatkan di dalam rumah.

Rata-rata pot berbahan porselen berwarna putih dengan permukaan yang dilukis untuk menambahkan nilai kecantikan, keindahan dan kemewahan dari pot tersebut.

Akan tetapi, jika kamu tertarik menggunakan pot dengan material porselen ini. Kamu harus berhati-hati, sebab pot ini sangatlah rentan pecah dan tergolong sulit dalam segi perawatannya.

Selain itu, tidak semua jenis tanaman hias bisa ditanam menggunakan pot bermaterialkan porselen, hanya ada beberapa saja yang bisa kalian tanam, misalnya tanaman bonsai.


2. Pot Berbahan Semen

Jenis pot tanaman berbahan semen dan karakternya

Jenis pot selanjutnya yaitu pot yang terbuat dari bahan semen.

Keunggulan pot bermaterialkan semen yaitu harganya yang terjangkau dan cenderung lebih murah bila dibandingkan dengan pot yang terbuat dari bahan porselen.

Selain itu, pot semen terkenal memiliki daya tahan yang lebih bagus, terlebih jika kalian membandingkannya dengan pot yang berbahan dasar porselen.

Sebab, permukaannya tidak mudah retak sehingga sangat cocok untuk tanaman dengan karakteristik akar yang kuat.

Keunggulan lain penggunaan pot bermaterialkan semen yaitu bisa menyerap air dengan baik, dengan demikian kamu tidak perlu cemas tanaman mengalami kerusakan akibat suhu diluar rumah yang tidak terkondisikan.

Hanya saja, meski memiliki segudang keunggulan pot berbahan dasar semen ini juga memiliki kekurangan, yaitu bobotnya yang sangat berat sehingga kamu akan mengalami kesulitan ketika sedang berusaha memindahkannya.


Baca juga: 8 Jenis Tanaman Hias Batang Yang Dapat Ditanam Di Rumah. Bikin Hunian mu Tambah Asri Loh!


3. Pot Tanah Liat

Jenis pot tanah liat dan karakternya

Jenis pot berikutnya adalah pot tanah, atau dalam kata lain jenis pot tanaman yang paling tinggi pemintanya dipasaran.

Alasannya karena pot tanah liat ini sangat mudah untuk digunakan.

Material pot tanaman ini sanggup mengeluarkan air dengan cara merembes melalui pori-pori pada permukaan pot. Selain itu, pot dengan material tanah ini sangatlah unggul dalam menjaga sirkulasi udara, karena permukaannya terdapat banyak pori-pori yang bisa dilalui oleh udara.

Berkat keunggulan yang dimiliki oleh pot berbahan tanah liat ini membuat tanaman terhidar dari pembusukan yang diakibatkan oleh air yang menggenang di dalam pot.

Selain itu, pot ini juga sangat stabil meski kondisi lingkungan sedang panas ataupun dingin, hal tersebut tak lain karena permukaan pot ini mengandung banyak pori-pori.

Walaupun jenis pot tanah liat ini mempunyai segudang keunggulan, akan tetapi dia juga memiliki kelemahan yaitu sama rapuhnya dengan pot dengan material porselen. Sehingga pot ini sangat rentan pecah dan patah bila terbentur dengan benda keras disekelilingnya.

Bahkan jika akar tanaman yang ada didalamnya tumbuh dengan kuat, tekanan dari akar tersebut mampu menembus serta merusak pot, loh!


4. Pot Berbahan Plastik

Jenis pot berbahan plastik dan karakternya

Jenis pot berbahan plastik merupakan solusi yang sangat tepat bagi kamu yang menginginkan pot dengan beragam pilihan warna.

Pot dengan material plastik terkenal berkat memiliki ketahanan tinggi, sehingga kamu tidak perlu khawatir pot ini akan rusak, apabila pot ini secara tidak sengaja terbentur dengan benda keras yang ada disekitarnya.

Selain itu, pot tanaman plastik ini memiliki harga yang sangat terjangkau, bahkan harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan jenis pot lainnya.

Meskipun memiliki harga murah dan kuat terhadap benturan, hanya saja permukaan pot plastik ini tidak dilengkapi dengan pori-pori.

Sehingga kondisi suhu didalam pot tersebut cenderung tidak stabil, atau bahasa mudahnya suhu di dalam pot sangat mudah berubah entah itu naik ataupun turun tergantung mengikuti kondisi cuaca dilingkungan sekitar.

Dengan kondisi yang demikian tentu kita akan merasa cemas, sebab apabila dibiarkan begitu saja akar tanaman cenderung lebih cepat mengalami pembusukan.

Apabila kamu sudah terlanjur menggunakan pot plastik, sebagai solusinya letakkan tanaman di dalam rumah agar perubahan suhu tersebut dapat terjaga.


5. Pot Tanaman Berbahan Kayu

Jenis pot tanaman berbahan kayu dan karakternya

Pot berbahan dasar kayu ini merupakan pilihan yang sangat tepat bagi kamu yang menginginkan tampilan estetik pada tanaman hias.

Pasalnya pot berbahan baku kayu memiliki warna alami dengan perpaduan serat-serat kayu yang akan membuat tampilan jenis pot tanaman ini menjadi sangatlah unik dan menawan.

Diketahui material kayu memiliki daya serap yang baik, sehingga cukup efektif dalam menjaga kelembaban akar yang terdapat pada pot tersebut.

Keunggulan dari pot kayu yaitu tidak mudah retak, namun kelemahannya ia dapat lapuk dimakan usia dan juga rawan dimakan rayap apabila kamu tidak teliti dalam meletakkannya.

Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk menggunakan pot kayu, alangkah baiknya kamu harus memastikan terlebih dahulu bahwa pot tersebut terbuat dari material kayu kuat dan keras, ya!


***


Jadi itulah pembahasan mengenai jenis-jenis pot yang bisa kalian jadikan referensi untuk menanam tanaman di rumah.

Semoga artikel ini dapat membantu serta memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar tanaman hias hanya di BlogDaffa.com, ya!