Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Cara Merawat Sukulen agar Tidak Busuk dan Senantiasa Tetap Cantik!

Bagi kamu yang ingin mempercantik ruangan bisa kalian wujudkan dengan menambahkan beberapa dekorasi yang sesuai dengan tema rumah. Nah, salah satu dekorasi ruangan yang akhir-akhir ini sedang populer dikalangan masyarakat yaitu menambahkan tanaman Sukulen. Apabila kamu tertarik untuk menambahkan dekorasi rumah satu ini, tentu saja kamu harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana cara merawat sukulen agar tidak busuk dan mati.

Tak sedikit orang yang beranggapan bahwa tanaman hias indoor satu ini sangat mudah dalam segi perawatannya.

Sebab pengetahuan mereka hanya sebatas tanaman Sukulen hanya perlu disiram sesekali dan mendapatkan asupan sinar matahari yang  cukup saja.

Padahal, pengetahuan yang amat mendasar tersebut bisa berimbas kepada tanaman menjadi busuk dan mudah mati.

Nah, sebelum memutuskan untuk membeli tanaman satu ini, yuk simak tips merawat tanaman di bawah ini!


Cara Merawat Sukulen

Cara merawat sukulen agar tetap cantik


1. Pilihlah Pot yang Memiliki Lubang di bagian Bawahnya

Pilihlah Pot yang Memiliki Lubang di bagian Bawahnya

Pot dengan lubang di bagian bawah tentunya dapat mempermudah air siraman cepat merembes keluar dan tidak menggenang di dalam pot.

Media tanam Sukulen dengan kondisi bawah dan lembab merupakan salah satu penyebab utama akar Sukulen mengalami pembusukan.

Sedangkan pot yang paling bagus untuk digunakan untuk menanam sukulen yakni yang terbuat dari tembikar dan Terakota, karena pot tersebut sangat efektif untuk menyerap air dan mengeluarkannya melalui pori-pori.


Baca juga: 5 Tips Memilih Pot untuk Kaktus Agar Tidak Cepat Mati, Tips Penting yang Perlu Kalian Catat!


2. Persiapkan Media Tanam Sukulen

Cara merawat sukulen berikutnya yaitu dengan menyiapkan media tanam.

Pasalnya, tumbuhan satu ini tidak kuat bila terkena air dalam jangka waktu yang lama.

Oleh karena itu, kamu perlu menyiapkan media tanam yang tepat. Media tanam Sukulen sendiri bisa kalian buat dengan beberapa bahan seperti pasir malang atau bebatuan yang ditempatkan pada bagian dasar pot untuk mengurangi tingkat kelembaban.

Selanjutnya, kamu bisa mencampurkan tanah dengan pupuk kandang, kemudian tutup bagian atasnya menggunakan sekam bakar.

Namun, jika bahan-bahan yang sudah kami sebutkan di atas sulit kamu peroleh. Maka kamu bisa langsung menggunakan tanah sebagai media tanamnya, dengan catatan lubang drainase pada pot harus berukuran besar, ya!


Baca juga: Mengenal 5 Jenis Media Tanam Kaktus Dan Sukulen. Kamu Sudah Tahu?


3. Simpan ditempat yang Tidak Terkena Sinar Matahari Secara Langsung

Simpan ditempat yang Tidak Terkena Sinar Matahari Secara Langsung

Meskipun habitat alami Sukulen berasal dari daerah yang kering dan tandus, bukan berarti tanaman ini boleh secara terus-menerus terpapar oleh panasnya sinar matahari.

Sebab, sebenarnya untuk tumbuh dengan baik tanaman sukulen hanya memerlukan paparan sinar matahari pagi sekira 4-6 jam jam setiap harinya.

Jauhkan tanaman Sukulen dari panas matahari yang sangat terik karena cahaya yang menyengat berpotensi membuat daun terbakar sehingga akan muncul noda-noda hitam di area daun.


4. Siram Setiap 1 atau 2 Minggu Sekali

Sebenarnya intensitas penyiraman Sukulen tergantung dimana tanaman tersebut disimpan.

Khusus untuk Sukulen yang ditempatkan di dalam ruangan, tentunya intensitas penyiraman jauh lebih sedikit bila dibandingkan tanaman yang disimpan di luar ruangan.

Idealnya tanaman ini disiram antara 1 hingga 2 Minggu sekali, hal itu merujuk pada tingkat kelembaban dan keringnya media tanam yang digunakan.


Baca juga: 15 Jenis Sukulen Tercantik untuk Dekorasi Ruangan. Kira-kira Mau Pilih yang Mana Nih?


5. Gunakan Moisture Meter

Salah satu alat ukur untuk mengetahui tingkat kelembaban media tanam secara akurat yaitu dengan menggunakan moisture meter.

Pasalnya, alat ukur satu ini mampu menyajikan secara detail mengenai informasi tingkat kelembaban media tanam, intensitas cahaya, dan pH tanah.

Sebab tak jarang tanaman yang tampak kering, namun keadaan sebenarnya didalam tanaman tersebut kondisinya sedang lembab.

Oleh karena, dengan menggunakan Moisture Meter kamu akan memperoleh hasil yang lebih akurat dalam mendeteksi kondisi kelembaban pada tanaman hias milikmu.


6. Beri Pupuk Secara Berkala

Supaya proses tumbuh kembangnya Sukulen yang kamu miliki tetap dalam kondisi baik, maka kamu perlu memperhatikan bahwa tanaman tetap mendapat asupan nutrisi yang cukup.

Untuk memenuhi asupan nutrisi pada Sukulen, kamu bisa menyuplai nya menggunakan pupuk secara berkala.

Jenis pupuk yang baik untuk kalian gunakan pada Sukulen adalah pupuk NPK yang kaya akan kandungan nitrogen, fosfor dan kalium.

Meski demikian, perlu kalian ingat pemberiannya tidak boleh dilakukan secara berlebihan.

Cukup berikan sebanyak 2 hingga 3 butir saja.


7. Pastikan Tidak Ada Air yang Mengendap di Daun

Dalam merawat sukulen kamu perlu memperhatikan kondisi daunnya jangan sampai ada air yang mengendap di sela-sela daun tersebut.

Sebab, air yang mengendap di sela-sela daun tersebut selain berpotensi membuat sukulen menjadi busuk air tersebut dapat membiaskan cahaya ke bagian daun dengan intensitas cahaya yang lebih ekstrim.


Baca juga: Menyegarkan! 13 Tanaman Hias Gantung ini Cocok untuk di Rumah


Jadi itulah pembahasan mengenai cara merawat sukulen agar tidak busuk dan senantiasa tetap segar dan tampak cantik.

Semoga artikel ini dapat membantu serta memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar tanaman hias hanya di BlogDaffa.com, ya!