Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Cara Merawat Ikan Guppy Agar Tak Mudah Mati, Pemula Wajib Baca!

Siapa sangka cara merawat ikan guppy di dalam akuarium tidak begitu susah, asal kalian memperhatikan beberapa aspek berikut ini, agar guppy kesayangan tidak mudah mati.

Ikan guppy merupakan jenis ikan hias air tawar yang cukup populer di kalangan pecinta ikan hias.

Sepintas ikan hias air tawar satu ini terlihat seperti ikan cupang.

Salah satu faktor yang mempengaruhi ikan guppy banyak diminati lantaran ia cukup mudah dalam segi perawatannya.

Selain mudah di rawat, berkat bentuk dan tampilannya yang begitu mempesona membuat ikan guppy sangat ideal untuk dijadikan sebagai ikan peliharaan di dalam akuarium ataupun aquascape.

Dikalangan pecinta ikan hias ikan guppy ini sering dijuluki sebagai ikan seribu.

Hal itu karena ikan guppy ini sangat mudah untuk dibudidayakan dan dapat dipelihara dalam jumlah yang banyak.

Meski ikan hias ini relatif mudah untuk dirawat, akan tetapi jika kamu merawat ikan guppy sembarangan, ikan ini sangat rentan dan mudah mengalami kematian.

Oleh karena itu, kami sudah menyiapkan artikel mengenai cara merawat ikan guppy berbagai jenis di bawah ini!

Siapa tahu hal ini dapat membantu mu.


Cara Merawat Ikan Guppy Agar Tidak Mudah Mati

Cara Merawat Ikan Guppy Agar Tidak Mudah Mati


1. Menjaga Kualitas Air di Akuarium

Seperti yang sudah kami singgung sebelumnya bahwasanya ikan guppy termasuk dalam jenis ikan hias yang kuat dan mudah untuk kalian rawat di rumah.

Walaupun demikian, tetap saja kalian juga harus memperhatikan tempat yang ditinggali ikan guppy selalu dalam kondisi yang baik.

Salah satu cara menjaga tempat tinggal ikan guppy yaitu dengan menjaga kualitas air di dalam akuarium.

Pantau kondisi air di dalam akuarium tetap berada antara 6,8 hingga 7,2 pH menggunakan pH tester.

Sedangkan suhu air yang paling bagus untuk ikan guppy berada diantara 25 derajat Celcius hingga 28 derajat Celcius.


2. Kiat Mengganti Air Akuarium

Cara merawat ikan guppy berikutnya masih seputar teknik mengganti air akuarium.

Perlu kalian ketahui bahwasanya ketika sedang melakukan pergantian air akuarium, memindahkan ikan guppy ke wadah atau tempat lain justru hal tersebut tidak baik untuk dilakukan.

Oleh karena itu, ketika kamu ingin menguras air akuarium, sebaiknya cukup buang air kotor sebanyak 15% dari total keseluruhan air.

Lakukan hal tersebut menggunakan selang kecil agar lebih mudah menjangkau kotoran ikan yang terletak di dasar akuarium.

Jadi, setelah kotoran ikan yang berada di dasar akuarium dirasa sudah bersih, maka tahap selanjutnya yaitu mengisi kembali akuarium tersebut dengan air bersih sebanyak 15%.

Agar ikan guppy yang kamu rawat tetap dalam keadaan sehat, kamu perlu melakukan pergantian air paling tidak seminggu sekali atau bisa juga setiap dua Minggu sekali, ya.


3. Buatlah Akuarium Serupa dengan Habitat Aslinya

Ciptakan suasana di dalam akuarium hingga menyerupai habitat aslinya, hal itu bertujuan supaya ikan guppy tetap nyaman dan tidak mudah stress di dalam akuarium.

Dalam hal ini tentu bukan sebuah masalah yang berarti bagi para pegiat aquascape.

Pasalnya kamu hanya perlu menambahkan beberapa tanaman air, bebatuan, atau gua buatan di dalam akuarium.


4. Pasang Lampu di dalam Akuarium

Selain mendesain tampilan akuarium agar seperti habitat aslinya, kamu juga tidak boleh melewatkan pemasangan lampu di dalam akuarium, loh!

Hal itu lantaran ikan guppy akan tumbuh dengan baik ketika mendapatkan penyinaran penuh selama 8 jam setiap harinya.


5. Jenis Pakan Ikan Guppy

Dalam merawat ikan guppy di rumah, hal yang tak boleh kalian lewatkan selain tempat tinggal yaitu pemberian pakan yang berkualitas.

Cara merawat ikan guppy satu ini tergolong cukup krusial.

Diantara jenis pakan ikan guppy terbaik dan paling banyak di rekomendasikan adalah jentik nyamuk, cacing sutra dan kutu air.

Meskipun di atas adalah jenis pakan terbaik untuk ikan guppy, namun kamu tidak boleh memberikannya secara langsung, ya.

Terlebih lagi jika kalian mendapatkan pakan tersebut dari got, atau tempat yang kotor, tentu saja kamu perlu membersihkannya terlebih dahulu, ya.

Selain pakan alami, pakan berupa pelet serbuk juga sangat baik untuk diberikan pada ikan guppy.

Nah, untuk frekuensi pemberian pakan ikan guppy sendiri cukup dua kali dalam sehari yakni tiap pagi dan sore hari.


6. Segera Rawat Ikan yang Sakit

Seandainya kamu melihat ikan guppy yang kalian rawat menunjukkan perilaku atau gerak-gerik yang aneh tidak seperti biasanya, misalnya seperti cara mereka berenang tidak normal, bukan tidak mungkin jika ikan tersebut dalam kondisi sakit.

Sebaiknya segera pindahkan ikan guppy yang kurang sehat ke sebuah wadah khusus agar tidak menulari ikan lainnya.

Berikan obat pada ikan guppy yang sakit menggunakan obat khusus.


7. Satukan dengan Ikan yang Tidak Agresif

Pada dasarnya ikan guppy sendiri merupakan ikan yang sangat ramah, sehingga ia dapat disatukan dengan beberapa jenis ikan hias lainnya.

Sekedar saran dari kami, sebaiknya ikan guppy disatukan dengan ikan hias lain yang tidak agresif, ya.

Hal itu bertujuan untuk menghindari beberapa kemungkinan yang dapat terjadi baik di dalam aquascape ataupun akuarium milikmu.

Pasalnya, ukuran ikan guppy yang terbilang kecil sering menjadi pemicu utama bagi ikan dengan ukuran tubuh yang lebih besar tertarik untuk memburunya.


****


Jadi itulah pembahasan mengenai cara merawat ikan guppy yang bisa kalian ikuti di rumah.

Semoga artikel ini dapat membantu serta memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar binatang peliharaan hanya di BlogDaffa.com, oke!