Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Cara Merawat Anak Burung Hantu yang Benar dan Harganya

Dalam merawat burung hantu di rumah, tentu perlakuannya tidak boleh disamakan antara burung hantu dewasa dengan burung hantu anakan. Sebab, dilihat dari bentuk serta ukuran tubuhnya saja sudah ketahuan bedanya, kan? Oleh karena itu, cara merawat anakan burung hantu perlu kamu disesuaikan, ya!

Jika kalian sudah terbiasa dalam merawat burung kicauan, maka kamu perlu belajar lagi mengenai cara merawat anakan burung hantu.

Pasalnya, burung hantu merupakan hewan nocturnal yang memiliki aktivitas serta kebiasaan yang jauh berbeda dengan kita. Tentunya dalam perawatan harian burung hantu sedikit lebih sulit dibandingkan dengan burung kicau pada umumnya.

Selain pola perawatan yang berbeda, jenis makanan anak burung hantu juga berbeda tergantung dari jenisnya. Meski demikian, hampir semua anakan burung hantu dapat diberi potongan daging berukuran kecil.

Secara tidak langsung dengan mengetahui hal-hal mendasar tersebut, bisa dipastikan kamu akan mampu merawat anakan burung hantu dengan baik dan benar.

Berikut panduan lengkap mengenai cara merawat anakan burung hantu yang bisa kalian simak di bawah ini!


Cara Merawat Anak Burung Hantu

Cara merawat anak burung hantu


1. Mencari Referensi tentang Perawatan Burung Hantu

Apabila kamu masih awam atau baru pertama kali dalam memelihara burung hantu, alangkah baiknya kamu terlebih dahulu mencari referensi bagaimana cara merawat burung hantu. Hal itu perlu kamu upayakan untuk menghindari kesalahan dalam proses merawatnya.

Lantas referensi apa yang perlu dicari untuk merawat burung hantu yang masih kecil? Pada dasarnya ada banyak sekali poin-poin penting yang perlu kalian gali informasinya, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Jenis burung hantu.
  • Perawatan harian burung hantu.
  • Jenis makanan burung hantu.
  • Kebiasaan burung hantu.
  • Habitat alami burung hantu.
  • Tempat hidup sehari-hari.
  • Cara memberikan makan burung hantu.
  • Kapan waktu yang paling tepat untuk memberikan pakan burung hantu.
  • Porsi makan.
  • Cara melatih burung hantu agar jinak.
  • Bagaimana proses adaptasi burung hantu yang masih anakan.
  • Penyakit burung hantu.
  • Apa saja yang dapat membahayakan burung hantu.


2. Tujuan Memelihara Burung Hantu

Langkah awal dalam memelihara anakan burung hantu, kamu perlu menetapkan tujuan awal dari merawat burung hantu tersebut.

Apakah kamu ingin melestarikan burung hantu, atau hanya sekedar ingin memelihara burung hantu agar terlihat keren atau sejatinya kamu adalah seorang pecinta binatang yang hobi memelihara hewan.

Dalam menentukan tujuan tersebut, seharusnya dilakukan sebelum kamu membeli anakan burung hantu.

Apabila tujuan kamu memelihara burung hantu dirasa kurang penting atau bermanfaat, alangkah baiknya urungkan saja niatmu itu.

Pasalnya burung hantu merupakan hewan liar yang tidak cocok untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan di rumah.

Akan tetapi, jika tujuanmu untuk menjaga populasi dan difokuskan sebagai penangkaran burung hantu, tentu hal tersebut sangat dibolehkan.

Sebab burung hantu yang di piara dengan baik dan benar bisa kalian manfaatkan sebagai penjaga sawah atau ladang dari ancaman serangan tikus.


3. Lingkungan atau Tempat Tinggal

Memelihara burung hantu tentu saja tidak boleh dilakukan dengan sembarangan.

Paling tidak kamu harus menciptakan lingkungan yang menyerupai habitat aslinya yaitu burung hantu sangat senang bertengger di ranting atau batang pohon dan memangsa hewan-hewan kecil yang berada di atas permukaan tanah.

Kondisi demikian, tentu saja kamu perlu membuatkan lingkungan yang serupa dengan habitat aslinya.

Sebagai contoh misalnya dengan menempatkan burung hantu di dekat pohon yang diberi perching atau tempat bertengger tanpa adanya sangkar.

Lalu, untuk pemberian pakan burung hantu usahakan dalam kondisi hidup, supaya burung hantu dapat berburu secara mandiri dan tidak menghilangkan nalurinya.


4. Burung Hantu Tidak Dimasukkan Sangkar

Salah satu hal terpenting dalam merawat anak burung hantu yang perlu kamu hindari yaitu tidak boleh memasukan anakan burung hantu ke dalam sangkar.

Meskipun kamu menyediakan sangkar dengan ukuran besar sekalipun, tentu hal itu tetap saja tidak di sukai oleh anak burung hantu.

Alih-alih ketika kamu nekat memasukannya ke dalam kandang atau sangkar, hal itu justru akan membuat anak burung hantu mengalami stress.

Pasalnya burung hantu sendiri termasuk hewan liar yang berburu mangsanya saat malam hari tiba.

Oleh karena itu, kamu perlu membuatkan tangkringan atau membeli perching khusus burung hantu yang dilengkapi tiang tinggi pada bagian bawahnya.

Setelah menyediakan perching burung hantu, maka kamu perlu mengikat kaki anak burung hantu memakai tali agar tidak kabur.

Kamu perlu memilih tali pengikat anak burung hantu yang kuat namun tidak melukai kaki burung.

Kamu tidak perlu pusing memikirkan jenis tali apa yang cocok untuk mengikat kaki anak burung hantu, sebab di kios burung sudah banyak yang menyediakan tali khusus pengikat kaki burung.

Selanjutnya, kamu juga perlu menyediakan wadah pakan serta minum yang ditempatkan di samping perching tersebut.

Hal itu perlu dilakukan supaya untuk mempermudah anak burung hantu ketika hendak makan setiap ia lapar.

Kalau kamu hanya sekedar menyediakan tangkringan saja, hal tersebut justru akan membuatnya kelaparan dan berujung mengalami kematian.


5. Jadikan Burung Hantu Sebagai Teman

Cara merawat anak burung hantu yang benar yaitu tidak hanya sekedar memberikan makanan dan minuman saja.

Sebab anak burung hantu yang kalian pelihara juga memerlukan kasih sayang.

Oleh karena itu, kamu perlu menganggap serta memperlakukan anak burung hantu layaknya teman sendiri.

Sebelum melakukan aktivitas sehari-hari seperti hendak berangkat kerja atau sekolah luangkan waktu untuk menyapanya.

Nah, setelah pulang dari kerja atau sekolah, sisihkan waktu luang mu untuk mengajaknya berbincang-bincang dengan anak burung hantu.

Selain itu, kamu juga tidak boleh melupakan perawatan harian anak burung hantu misalnya seperti mengelus atau mengusap kepalanya, membersihkan bulu-bulu di tubuhnya, dan hand feeding atau memberikan makan menggunakan tangan.


6. Makanan dan Minuman Burung Hantu

Burung hantu yang masih anakan bisa diberi makan dengan pakan berukuran kecil.

Pakan anak burung hantu terbaik adalah sebagai berikut:

  • Tikus kecil.
  • Ikan kecil.
  • Katak kecil.
  • Jangkrik.
  • Potongan daging berukuran kecil.

Anak burung hantu tidak boleh diberi makan yang berukuran besar, sebab hal tersebut dapat membuat anak burung hantu tersedak dan mengalami gangguan pencernaan.

Usahakan untuk memberikan pakan dalam kondisi hidup atau paling tidak pakan yang masih ada darahnya.

Selain itu, kamu tidak boleh lupa memberi air minum, meski burung hantu tersebut tidak dalam kondisi sedang makan.



7. Burung Hantu Tidak Boleh Dijemur

Seperti yang sudah kami singgung sebelumnya bahwasanya burung hantu merupakan hewan nocturnal yang aktif hanya pada malam hari.

Sehingga siang harinya mereka gunakan sebagai waktu untuk tidur dan beristirahat. Jadi, jika kalian menjemur anak burung hantu sama saja kalian menyiksanya.

Pasalnya, burung hantu tidak menyukai cahaya yang cerah terlebih pancaran sinar matahari yang panas.

Jika kamu tetap nekat menjemur anak burung hantu, tidak menutup kemungkinan tindakan tersebut bisa mengakibatkan burung hantu menjadi Stress, sakit, dan berujung mati.

Pada dasarnya, burung hantu dapat dikeluarkan waktu siang hari, hanya saja ia tidak boleh terkena paparan sinar matahari secara langsung.

Sedangkan untuk malam harinya, sebaiknya lampu yang berada disekitarnya di matikan saja, dan buatlah suasana tenang agar anak burung hantu merasa nyaman.


8. Mengajak Burung Hantu Main

Hal yang perlu kalian ketahui bahwasanya anak burung hantu sangat memerlukan kasih sayang orang tuanya.

Karena ia terpisah dengan induknya membuatnya merindukan kasih sayang, oleh karena itu kamu perlu menggantikan peran orang tuanya tersebut.

Kamu dapat memberikan kasih sayang dengan cara mengajak anak burung hantu main di teras rumah, jalan-jalan, dan bermain sambil mengajarinya latihan berburu mangsa.

Selain itu, anak burung hantu yang kalian pelihara bisa diajari untuk terbang dan hinggap di lengan ataupun pundak mu, loh!

Namun, untuk mengajari hal tersebut kamu perlu memperhatikan keselamatan dan keamanan dengan mengenakan sarung tangan khusus.


9. Pola Tidur Seperti di Alam

Kamu harus membiarkan anak burung hantu tidur seperti halnya ketika ia hidup di alam liar.

Jadi, pada saat siang hari usahakan jangan mengajak anak burung hantu bermain, biarkan mereka beristirahat.

Kamu dapat mengajak anak burung hantu bermain ketika hari sudah mulai gelap.

Selain itu, biarkan waktu siang hari mereka gunakan sebagai waktu untuk tidur dan beristirahat.

Dengan menerapkan pola tidur yang baik, tentu saja anak burung hantu yang kalian rawat di rumah akan semakin sehat dan tidak mudah mengalami stress.


10. Letakkan Burung Hantu di Tempat yang Aman

Hal yang perlu kalian ketahui bahwasanya anak burung hantu yang bertengger tanpa memakai sangkar bisa menjadi santapan bagi hewan lainnya.

Nah, apabila di sekitar rumah mu terdapat hewan lain seperti anjing, kucing dan ular, sebaiknya kamu perlu memberikan penjagaan ekstra pada anak burung hantu mu, ya.

Sebab, anak burung hantu yang bertengger dalam kondisi kaki terikat tanpa dilengkapi sangkar bisa menjadi mangsa yang empuk bagi hewan lainnya.

Tentu hal tersebut bisa menyebabkan anak burung hantu mu mengalami luka-luka atau bahkan dapat mengakibatkan gangguan mental.

Nah, untuk mengantisipasi hal itu dapat terjadi, maka setiap anak burung hantu yang berada di luar rumah, kamu perlu mengawasinya secara terus-menerus.

Jangan biarkan hewan lain mendekati anak burung hantu kesayangan mu itu, kecuali hewan tersebut adalah mangsa bagi burung hantu mu, ya.


Harga Anak Burung Hantu

Sampai saat ini terdapat dua jenis burung yang populer di Indonesia. Karena kepopulerannya, membuat banyak masyarakat yang ingin memelihara anak burung hantu tersebut.

Nah, dua jenis burung hantu yang kami maksud ialah anak burung hantu barn owl dan anak burung hantu celepuk.

Dari pantauan kami untuk harga anakan burung hantu celepuk di banderol mulai harga Rp 150.000 untuk wilayah Jakarta timur.

Sedangkan untuk harga anakan burung hantu barn owl berkisar Rp 250.000 untuk wilayah Banjarmasin.


Kesimpulan

Demikian informasi mengenai cara merawat anak burung hantu yang baik dan benar. Perawatan yang tidak dilandasi dengan pengetahuan dan ilmu, tentunya akan membuat anak burung hantu merasa tidak nyaman. Sehingga kamu perlu mempelajari lebih lengkap mengenai dasar-dasar merawat burung hantu.

Terlebih lagi, jenis dan spesies burung hantu sangatlah banyak. Tentu saja setiap jenis burung hantu memerlukan perawatan serta perlakuan yang berbeda pula.

Oleh karena itu, kamu harus mempelajari setiap jenisnya, agar tidak salah dalam memberikan perawatannya, ya.


****


Jadi itulah pembahasan mengenai cara merawat anak burung hantu yang baik dan benar di rumah.

Semoga artikel ini dapat membantu serta memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar binatang peliharaan hanya di BlogDaffa.com, ya!