Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ternyata Ini Penyebab Bulu Kucing Rontok. Atasi Dengan 7 Tips Ini!

Kesal furniture rumah dipenuhi bulu-bulu kucing? Eeitt... Jangan buru-buru emosi dong! Sebaiknya kenali terlebih dahulu penyebab bulu kucing rontok dan bagaimana cara mengatasinya di sini. Dijamin ampuh, deh!

Kucing dengan bulu yang semakin tebal memang terlihat gembul dan sangat lucu kan, sobat?

Seperti yang kita ketahui bahwasanya bulu kucing merupakan hal terpenting karena berperan sebagai lapisan pelindung terluar serta penghangat tubuh dikala udara dingin menyelimuti lingkungan sekitar.

Namun, lain ceritanya apabila bulu indah yang membuat kucing tampak lucu mulai rontok dan beterbangan kemana-mana.

Tentu saja bulu-bulu yang berhamburan tersebut dapat mengotori seisi rumah tak terkecuali furniture kesayangan mu juga, kan?

Kondisi tersebut memang bikin jengkel dan pengen marah-marah saja.

Nah, untuk mengatasi bulu kucing yang rontok, kamu perlu mengetahui terlebih dahulu penyebabnya.

Berikut adalah beberapa faktor yang bisa membuat bulu kucing rontok!


Penyebab Bulu Kucing Rontok

Penyebab bulu kucing rontok


1. Kucing Stress

Stress merupakan hal yang paling umum menjadi faktor penyebab bulu kucing rontok.

Sebab ketika kucing mengalami stress, pembuluh darah yang terdapat dalam tubuh kucing tidak berfungsi dengan baik, sehingga dapat membuat mereka terlihat murung dan bulu-bulu nya mulai rontok.

Selain itu, jumlah bulu kucing yang rontok tidaklah wajar, jadi bila hal ini dibiarkan saja tentu bukan hal yang tidak mungkin bila kucing mu akan mengalami kebotakan.


2. Salah Sampo

Terlalu sering memandikan kucing bisa menjadi salah satu faktor penyebab bulu kucing rontok.

Selain terlalu sering memandikan kucing, ternyata salah penggunaan sampo juga dapat memicu terjadinya kerontokan pada bulu-bulu halus nya, loh!

Hal itu lantaran kucing memiliki tubuh yang amat sensitif, sehingga sampo yang memiliki kandungan deterjen terlalu banyak bisa menjadi pemicu utama bulu kucing rontok.

Umumnya kadar deterjen yang terkandung didalam sampo tercantum pada kemasan botol sampo itu sendiri.

Pilihlah sampo dengan kandungan deterjen antara 10% hingga 20%.


3. Tungau dan Kutu

Penyebab bulu kucing rontok berikutnya adalah demodex, scabies, dan ektoparasit.

Mereka merupakan sejenis parasit dan umumnya tinggal pada tubuh kucing yang kotor serta jarang terawat.

Demodex dan scabies nampak seperti tungau, sedangkan ektoparasit tumbuh menyerupai kutu kucing.

Ketiga jenis parasit tersebut yang tumbuh di badan kucing akan memberikan rasa gatal yang tak tertahankan bagi kucing, sehingga secara spontan kucing akan terus menggaruk bagian tubuhnya yang ditumbuhi parasit tersebut.

Garukan demi garukan yang dilakukan kucing akan membuat luka dan menjadi borok, setelah menjadi borok maka bulunya akan mengalami kerontokan.


4. Memang Sedang Saatnya

Meskipun nampak begitu mengkhawatirkan bulu kucing yang rontok juga dapat disebabkan oleh faktor alami misalnya waktu pergantian bulu.

Setiap tahunnya kucing akan mengalami pergantian bulu dengan cara merontokkan bulu-bulu lama dan digantikan dengan bulu baru yang akan tumbuh.

Selain karena faktor pergantian bulu, bulu kucing betina yang sedang birahi juga mengalami kerontokan.

Tentunya hal ini sangatlah wajar mengingat tingginya hormon di dalam tubuh kucing betina yang tengah birahi amatlah tinggi.


5. Tidak Cukup Gizi

Kamu perlu mengecek asupan gizi si manis ini, sebab tidak menutup kemungkinan kurangnya asupan gizi yang masuk kedalam perut si kucing menjadi salah satu faktor penyebab rontoknya bulu kucing kesayangan mu, loh!

Kandungan vitamin A dan E serta protein merupakan gizi yang amat penting untuk seekor kucing.

Karena kandungan gizi tersebut berperan penting dalam proses pertumbuhan bulu-bulu baru.


6. Kelebihan Gizi

Selain kekurangan gizi, ternyata kelebihan gizi juga dapat menjadi faktor pemicu utama terjadinya kerontokan pada bulu kucing, loh!

Walaupun vitamin A dan E sangat penting bagi pertumbuhan bulu baru, akan tetapi jika kamu memberikannya secara berlebihan juga tidak baik.

Pasalnya terlalu sering memberikan vitamin A dan E pada kucing juga dapat menyebabkan kucing mengalami beberapa masalah seperti kulit menjadi kering mengelupas serta berkerak.

Bulu kucing biasanya akan rontok saat mereka sedang diberi obat.

Jadi, kamu tidak perlu cemas, ya!



7. Alergi dan Penentuan Suhu

Tak hanya stress, alergi serta suhu ruangan dapat menjadi salah satu faktor krusial penyebab bulu kucing menjadi rontok.

Alergi kucing bisa saja diakibatkan karena salah makan, obat, vaksin yang terlalu keras dan parasit yang menempel pada tubuhnya.

Gejala-gejala kucing mengalami alergi dapat ditandai dengan kucing semakin sering menggaruk tubuhnya, terlihat murung, dan muntah-muntah.

Apabila kucing mu menunjukkan gejala-gejala tersebut, segeralah bawa ia kedokteran terdekat untuk mendapatkan perawatan serta arahan yang tepat.

Selain itu, kucing yang sedang alergi harus ditempatkan di ruangan dengan suhu sejuk atau tidak panas.

Usahakan jangan terlalu banyak memakaikan selimut atau barang-barang empuk lainnya tepat pada kasur kucing dan hindari meletakkan kucing tepat dibawah terik matahari, ya!


Cara Mengatasi Bulu Kucing Rontok

Cara Mengatasi Bulu Kucing Rontok

Untuk mengatasi masalah bulu kucing yang rontok, kamu dapat melakukan berbagai hal tergantung dari  penyebabnya.

Setelah membaca ulasan mengenai penyebab bulu kucing rontok pada ulasan di atas, berikut merupakan kesimpulan cara mengatasi bulu kucing yang rontok:

  • Pastikan kucing kesayangan mu mempunyai waktu bermain dan istirahat yang seimbang, khususnya kucing yang lincah dan aktif bergerak.
  • Apabila kamu belum tahu cara memandikan kucing yang baik dan benar, sebaiknya bawa kucingmu ke petshop yang menawarkan jasa memandikan binatang peliharaan.
  • Segera ganti makanan kucing jika ia menunjukkan tingkah murung dan muntah-muntah.
  • Berikan vitamin secukupnya, apabila kamu memberikan vitamin berupa pasta, maka kamu tidak perlu memberikan vitamin bubuk yang dicampurkan ke dalam makanan. Cukup pilih satu jenis saja ya.
  • Sisir bulu-bulu kucing dengan rutin. Selain dapat mencegah kerontokan pada bulu kucing, ternyata manfaat menyisir bulu kucing juga dapat meningkatkan hubungan emosional antara pemilik dengan binatang peliharaan.
  • Berikan obat rontok. Obat bulu kucing yang sedang rontok umumnya dengan bentuk tetes dan bisa kamu beli di petshop atau Puskeswan terdekat.


***


Jadi itulah beberapa informasi mengenai penyebab bulu kucing yang rontok lengkap dengan cara mengatasinya.

Semoga artikel ini dapat membantu serta memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar binatang peliharaan hanya di BlogDaffa.com, ya!