Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

8 Jenis Burung Hantu Asal Indonesia Yang Dapat Dipelihara, Tertarik?

Apakah kamu tertarik untuk memelihara burung hantu di rumah? Nah, sebelum membelinya, yuk simak jenis burung hantu asal Indonesia yang bisa kalian pelihara di sini!

Walaupun burung hantu ini memiliki tampang yang mengerikan, namun hal tersebut bukanlah sesuatu yang menakutkan.

Sebab akhir-akhir ini tidak sedikit masyarakat Indonesia yang tertarik untuk memelihara burung hantu, loh!

Bahkan tak sedikit dari pecinta Burhan yang menyatakan bahwa burung hantu memiliki bentuk kepala yang bulat dan nampak besar ini sebagai alasan utama mereka tertarik untuk memeliharanya.

 Seperti yang kita ketahui bahwasanya di Indonesia ini terdapat banyak sekali jenis burung hantu yang bisa kalian tangkap lalu dipelihara di rumah.

Apakah kamu mulai penasaran apa saja jenis burung hantu tersebut?

Langsung saja, simak jenis burung hantu asal Indonesia yang bisa kalian pelihara di bawah ini!


Jenis Burung Hantu Asal Indonesia

Jenis Burung Hantu Asal Indonesia


1. Serak Jawa

Serak Jawa

Burung hantu serak Jawa atau barn owl ini memiliki ukuran tubuh sedang, sayap yang panjang dan terlihat bulat, serta mempunyai ekor yang pendek.

Pada umumnya serak Jawa memiliki bentuk tubuh panjang serta kepala tampak bulat tanpa adanya jumbai telinga.

Bila diamati secara keseluruhan, jenis burung hantu ini nampak berwarna pucat dengan warna mata yang gelap.

Biasanya sarang dari burung hantu serak Jawa ini dapat kalian jumpai di daerah perkebunan, lumbung padi yang sudah terbengkalai, dan pepohonan besar yang berdaun lebat.


2. Serak Bukit

Serak Bukit

Serak Bukit atau oriental bay owl ini tak jarang pula disebut dengan wowo-wiwi oleh sebagian masyarakat Indonesia.

Ciri khas yang paling menonjol dari burung hantu serak bukit ini tak lain memiliki wajah menyerupai ular sendok dengan tubuh bagian atas berwarna cokelat kemerahan disertai bintik-bintik hitam dan putih.

Karakteristik dari burung hantu serak bukit ini cenderung sangat aktif berburu ketika malam hari, namun ia akan bersantai di siang harinya dan duduk atau rebahan.

Serak bukit sangat suka memangsa hewan seperti tikus, ular, kadal, katak dan beberapa serangga berukuran besar lainnya.


3. Celepuk Merah

Celepuk Merah

Jenis burung hantu celepuk merah bisa kalian temukan di seluruh daerah Indonesia, misalnya seperti Kalimantan, sumatera dan Jawa.

Keberadaan mereka dapat kalian jumpai di hutan dataran rendah.

Untuk ciri-ciri burung hantu celepuk merah bisa kalian lihat dari warna cokelat kemerahan pada bagian bulu atas dengan strip hitam dan putih.

Meskipun wilayah persebaran burung hantu ini cukup luas, namun untuk saat ini burung celepuk merah ini cukup sukar ditemui mengingat habitatnya yang kian mengecil.


4. Beluk Jampuk

Beluk Jampuk

Beluk Jampuk atau sering dijuluki hingkik merupakan salah satu jenis burung hantu dengan ukuran tubuh yang lumayan besar, yaitu panjang tumbuhnya sekitar 45 cm.

Di luar negeri jenis burung hantu ini juga memiliki nama lain seperti barred eagle owl atau Malay eagle owl.

Ciri khas dari burung hantu beluk Jampuk ini terdapat pada bulunya yang berwarna abu-abu dengan bercak telinga horizontal yang mencolok.

Makanan utama dari beluk Jampuk diantaranya seperti serangga berukuran besar, mamalia kecil, reptil, ikan kecil dan burung-burung kecil lainnya.


5. Eurasian Eagle Owl

Eurasian Eagle Owl
Eurasian Eagle Owl termasuk kedalam jenis burung hantu terbesar di dunia, loh!

Wilayah persebaran terbesar dari burung hantu eurasian eagle owl ini meliputi Eropa, Asia, dan beberapa bagian Afrika Utara.

Ciri khas dari eurasian eagle owl yaitu dengan mata oranye yang begitu mencolok dengan jumbai telinga berbulu.



6. Beluk Watu Jawa

Beluk Watu Jawa

Beluk Watu Jawa merupakan salah satu jenis burung hantu endemik Indonesia.

Untuk ukuran burung hantu ini tergolong kecil, sebab panjang tubuhnya hanya 24 cm saja.

Selain ukurannya yang terbilang kecil, ciri khas dari burung hantu beluk batu Jawa ini terdapat pada warna bulunya yang dominan merah bata dengan warna mata cokelat kekuningan dan paruh berwarna hijau.

Pada umumnya, jenis burung hantu ini kerap bersemayam di hutan dataran rendah.


7. Celepuk Gunung

Celepuk Gunung

Burung hantu celepuk gunung atau mountain scops owl merupakan spesies burung hantu yang hidup di Indonesia.

Tak hanya di Indonesia saja, ternyata burung hantu celepuk gunung juga tersebar di negara Bhutan, Malaysia, India, Nepal, Thailand, dan Taiwan.

Keunikan dari burung hantu jenis ini terdapat pada suaranya dengan nada tinggi pendek, layaknya suara dari radar.


8. Punggok Cokelat

Punggok cokelat

Punggok cokelat adalah jenis burung hantu berukuran sedang yang tubuhnya didominasi dengan warna bulu cokelat tua.

Jika dinilai dari segi tampilannya saja, seolah-olah burung hantu ini mirip dengan burung elang mengingat warna bulunya yang gelap ditambah warna cokelat pada bagian matanya.

Mangsa utama dari burung hantu ini ketika melakukan perburuan diantaranya seperti capung, serangga, kelelawar, kadal, dan kepiting.


****


Jadi itulah pembahasan mengenai jenis-jenis burung hantu asal Indonesia yang bisa kalian pelihara di rumah.

Semoga artikel ini dapat membantu serta memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar binatang peliharaan hanya di BlogDaffa.com, ya!