Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Cara Menanam Strawberry Dengan Media Polybag Di Halaman Rumah, Pasti Panen!

Pernahkah dibenak kalian terlintas menanam strawberry di rumah? Jika iya, Yuk simak panduan lengkap cara menanam strawberry di rumah menggunakan polybag.

Seperti yang kita ketahui bercocok tanam merupakan salah satu hobi yang amat mengasyikkan untuk mengisi waktu yang luang.

Manfaat yang kita peroleh dari bercocok tanam di rumah tak lain kita bisa memperoleh kepuasan tersendiri yang tidak dapat digambarkan melalui kata-kata, terlebih lagi ketika tanaman yang kita kelola dengan sungguh-sungguh telah menghasilkan buah-buah segar di pekarangan rumah.

Berbicara mengenai hobi bertanam di rumah, sahabat Blog Daffa sekalian tentu tidak boleh melewatkan mengenai cara menanam strawberry menggunakan media polybag yang akan kami ulas di bawah ini ya!

Namun, jika sahabat sekalian belum memiliki minat ataupun tertarik untuk melakukan budidaya, kalian dapat menyimaknya mengenai cara menanam strawberry di halaman rumah mulai dari syarat menanam hingga proses panen buah.

Salah satu keuntungan yang kalian dapatkan dari budidaya strawberry di rumah ialah buah ini memiliki potensi serta peluang bisnis pertanian yang amat menggiurkan.

Dengan demikian, selain kamu dapat memenuhi hobi, kalian juga akan memperoleh uang tambahan dari bisnis sampingan ini.

Nah, bagi kalian yang sudah tidak sabar mengenal cara menanam strawberry di dalam polybag.

Langsung saja tanpa basa-basi lagi, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!


Cara Menanam Strawberry dengan Media Polybag

Cara Menanam Strawberry dengan Media Polybag


Budidaya strawberry menggunakan media polybag kita tidak memerlukan lahan yang luas.

Oleh sebab itu, usaha ini amat cocok untuk dikerjakan pada halaman belakang rumah yang kosong.

Selain itu, kamu bisa menggunakan pot bunga apabila polybag cukup sukar untuk kamu dapatkan.

Sesudah menentukan media tanam yang hendak kalian pakai, tahap selanjutnya kamu harus mengetahui terlebih dahulu mengenai syarat tumbuh strawberry sebelum membudidayakan di rumah, ya!


1. Mengenal Syarat Tumbuh Strawberry

Syarat tumbuh strawberry
  • Kamu akan memperoleh hasil yang maksimal ketika tempat yang kamu gunakan untuk budidaya strawberry berada pada ketinggian antara 1.000 - 1.500 meter di atas permukaan laut.
  • Tanaman strawberry akan tumbuh maksimal bila ditanam di daerah yang memiliki curah hujan antara 600 - 700 mm per tahun. Nah, jika strawberry yang kamu tanam di rumahmu yang setiap hari diguyur air hujan, bisa dipastikan tanaman tersebut tidak tumbuh dengan baik.
  • Walaupun strawberry tergolong dalam jenis tanaman subtropis yang dapat kamu tanam di Indonesia, akan tetapi tanaman strawberry jauh lebih cepat dan mudah beradaptasi pada daerah dataran tinggi dengan suhu antara 17-20 derajat Celcius.
  • Strawberry membutuhkan cahaya matahari kurang lebih antata 8-10 jam setiap harinya agar dapat tumbuh secara optimal.
  • Tingkat kelembaban tanah antara 70-80% dapat menstimulus pertumbuhan buah.
  • Tingkat keasaman pada media tanam baik menggunakan pot ataupun polybag berada pada 6.5 - 7 pH.
  • Media tanam terbaik untuk menanam strawberry yakni memiliki sifat poros, mudah dilalui air, serta tersedia banyak kandungan hara.
Apabila semua syarat tumbuh yang sudah kami paparkan di atas sudah kamu penuhi. Maka kamu bisa masuk ke tahap berikutnya yakni menanam stroberi.


2. Cara Menanam Strawberry

Sebelum masuk ke tahap penanaman strawberry, hal yang paling utama ialah kamu harus memilih serta menyiapkan bibit tanaman terlebih dahulu, ya!

Kamu dapat membeli bibit strawberry di toko tanaman terdekat atau bisa membelinya secara online.

Selain dengan membeli bibit, kamu juga bisa melakukan pembibitan secara vegetatif yaitu dengan cara mengambil bagian batang sebagai cikal bakal tanaman.

Nah, jika kamu sudah mendapatkan bibit strawberry, maka kamu perlu menyiapkan polybag serta media tanam untuk mengisinya.

Media tanam yang paling bagus untuk menanam strawberry terdiri dari beberapa bahan diantaranya seperti tanah, pupuk kompos atau pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.

Selanjutnya campurkan kedua bahan tersebut hingga menyatu, setelah merata masukan ke dalam pot ataupun polybag.

Buatlah sebuah lubang tepat pada tengah pot ataupun polybag, lalu masukan bibit atau batang ke dalam lubang tersebut.

Timbun kembali lubang tanam dan padatkan supaya bibit tidak mudah roboh.

Selanjutnya kamu hanya perlu menyiram bibit tersebut setiap pagi dan sore hari, dan jangan lupa untuk tetap menjaga tingkat kelembaban media tanamnya.

Sama seperti tanaman pada umumnya, mereka akan cepat tumbuh jika kebutuhan airnya terpenuhi.

Setelah menjalani beberapa rangkaian dalam menanam strawberry di rumah, maka kamu hanya perlu memperhatikan bagaimana proses perawatan strawberry yang baik dan benar.


3. Penyiraman

Cara menyiram tanaman strawberry

Tanaman strawberry yang kamu tanam harus di suram menggunakan embra/gembor (alat khusus yang didesain untuk menyiram tanaman) secara rutin mulai dari awal tanam hingga fase generatif.

Waktu penyiraman tanaman harus dilakukan secara insentif, jika diperlukan kamu dapat membuat jadwal penyiraman tanaman.

Hal yang perlu kalian perhatikan dalam merawat strawberry yakni kamu tidak boleh membiarkan tanah dalam keadaan kering, kamu harus mengupayakan media tanamnya selalu dalam kondisi lembab.


4. Penyulaman

Penyulaman perlu dilakukan jika strawberry yang kamu tanam mengalami berbagai macam hambatan, misalnya tanaman tidak tumbuh secara sempurna, rusak ataupun mati.

Cabut bibit yang sudah mati dan segera ganti dengan tanaman yang baru.

Penyulaman sendiri tergolong sangat penting mengingat hal ini dapat membantu dalam mengidentifikasi setiap masalah dan mampu menanggulangi terjadinya gagal panen.


5. Pengendalian Hama dan Penyakit

Tanaman yang terjangkit oleh serangan hama ataupun penyakit sangat membutuhkan penanganan serta perhatian khusus.

Sebab tanaman yang dihinggapi oleh hama ataupun penyakit berpotensi akan mengalami penurunan hasil ataupun gagal panen.

Oleh sebab itu kamu perlu mengambil sebuah tindakan untuk mengusir hama tanaman tersebut.

Nah, untuk mencegah tanaman terserang oleh hama ataupun penyakit kamu perlu menyemprotkan cairan pestisida pada tanaman strawberry mu.

Selain itu, kamu juga harus memastikan bahwa tanaman tidak mendapat gangguan dari hewan, misalnya seperti burung merpati dan beberapa jenis burung lainnya.


6. Pemupukan

Strawberry perlu di pupuk ketika usia tanaman menginjak 2 bulan, hal itu bertujuan untuk meningkatkan proses pertumbuhan pada tanaman tersebut

Untuk memupuk strawberry kamu bisa menggunakan pupuk organik ataupun anorganik dengan dosis yang sudah ditentukan.

Usahakan ketika proses pemupukan berlangsung jangan sampai mengenai bagian tanaman, misalnya daun, batang, atau bahkan buahnya.


7. Perampelan

Perampelan perlu dilakukan ketika ada tunas ataupun batang yang tumbuh secara berlebihan.

Jadi jika kamu ingin mengambil bagian vegetatif dari tanaman tersebut, maka perlu memotong antara 1-2 tunas tepat di samping tanaman yang merunduk pada tiap-tiap pohon.

Tunas tersebut dapat kalian manfaatkan untuk pembibitan strawberry yang baru atau jika dirasa tidak dibutuhkan lagi, maka kamu dapat membuangnya.


8. Pemberian Fitohormon

Petani holtikultura terkenal karena mampu memperbanyak hasil buah dengan memberikan hormon pada bagian batang dengan metode suntik.

Hormon yang kerap mereka gunakan ialah gas etilen yang mampu mempercepat proses pematangan pada buah.

Selain itu, ada pula hormon indol asam aselat dengan gibereling yang berguna untuk membantu mempertebal ukuran batang serta memperbanyak buah yang dihasilkan.

Sedangkan Fitohormon merupakan sekumpulan senyawa yang terbentuk secara alami ataupun melalui campur tangan manusia.

Kandungan pada hormon tersebut bisa mendorong, menghambat, atau bahkan bisa mengubah pertumbuhan, perkembangan, dan pergerakan tumbuhan.

Nah, untuk mendapatkan Fitohormon sendiri kamu dapat membelinya di toko tanaman terdekat.

Untuk memperoleh hasil yang maksimal, sebelum menggunakan Fitohormon alangkah baiknya kamu berkonsultasi terlebih dahulu ke lembaga dinas pertanian terdekat di kota mu, ya!


9. Tips Strawberry Cepat Berbuah

Pendangiran atau penyiangan merupakan suatu proses tambahan yang dibutuhkan agar tanaman strawberry mampu berbuah dengan cepat.

Dalam dunia pertanian kegiatan tersebut bersifat Koheren dan kohesif.

Bahkan, tak sedikit pegiat bisnis pertanian yang menilai bahwa kegiatan-kegiatan tersebut merupakan faktor terpenting dalam menyokong kesuksesan kegiatan pertanian di seluruh dunia.

Pendangiran sendiri dilakukan supaya tanah atau lahan pertanian menjadi gembur yang dapat kalian tempuh dengan mencangkul kecil-kecil secara hati-hati supaya tidak melukai akar tanaman.

Sementara untuk penyiangan merupakan suatu proses mencabut rumput liar yang tumbuh pada media tanam dengan tujuan untuk mencegah pertumbuhan jamur, penyakit, dan hama parasit.


10. Proses Pemanenan

Cara memanen strawberry

Setelah melalui serangkaian panjang cara menanam strawberry di atas, kini tiba saatnya kamu hanya perlu menunggu waktu panen datang.

Umumnya, buah strawberry dapat dipanen setelah 2 bulan atau bisa saja lebih cepat.

Cepat atau tidaknya masa panen pada strawberry sendiri tergantung pada perawatannya.

Sedangkan ciri-ciri strawberry yang sudah siap untuk kamu panen adalah sebagai berikut:

  • Ketika buah strawberry di pegang akan terasa kenyal dan empuk.
  • Bila digigit rasa buahnya sedikit asam.
  • Kulit buahnya berwarna merah tua ataupun muda dengan tangkai berwarna cokelat agak kekuningan.

Sedangkan untuk cara pemanen pada buah strawberry dapat dilakukan menggunakan gunting khusus pemetikan buah atau bisa juga memakai pisau yang tajam.

Pakailah salah satu alat tersebut untuk memanen strawberry, kemudian cuci, dan keringkan buah tersebut dengan cara di angin-anginkan.


*****


Jadi, itulah beberapa informasi mengenai cara menanam strawberry menggunakan media polybag yang dapat kalian praktekan sendiri di rumah.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar tanaman buah hanya di BlogDaffa.com, ya!