Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Cara Menanam Kemangi Sendiri Di Rumah, Cocok Untuk Lalapan

Apakah kamu sedang mencari informasi bagaimana cara menanam kemangi di rumah? Siapa sangka ternyata cara menanamnya sangat mudah dan terbilang cukup simpel  dan praktis, loh!

Tanaman kemangi sangat populer dan kerap dijumpai sebagai lalapan.

Daun kemangi sangat identik dengan warna hijau dan mengeluarkan aroma wangi yang sangat khas.

Hal yang perlu kalian tahu yakni kemangi tergolong dalam jenis tanaman herbal yang mampu memberikan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.

Manfaat yang bisa kalian rasakan ketika mengonsumsi kemangi dengan rutin diantaranya seperti mencegah bau mulut, melancarkan pencernaan, dan menjaga kesehatan jantung.

Bagaimana, apakah kamu masih tertarik untuk menanam kemangi di rumah?

Yuk, simak cara menanam kemangi berikut ini!


Cara Menanam Kemangi di Rumah

Cara menanam kemangi di rumah


1. Syarat Tumbuh Kemangi

Dalam melakukan budidaya tanaman kemangi bisa kalian lakukan dengan metode yakni dengan skala besar atau kecil.

Budidaya dalam skala besar diaplikasikan pada lahan terbuka, sementara untuk skala kecil bisa diterapkan dalam lingkup yang terbatas misalnya seperti rumahan.

Meski demikian, syarat tumbuh kemangi baik itu dalam skala besar atau kecil masih tergolong sama, yaitu:

Kondisi Iklim

Kemangi merupakan salah satu tanaman herbal yang dapat tumbuh dengan subur di daerah tropis seperti Indonesia.

Tanaman kemangi tergolong sangat mudah untuk di tanam, sebab tanaman herbal ini dapat mentolerir cuaca.

Meski demikian, kemangi yang ditanam di daerah dengan suhu dingin tentu hasilnya sangat berbeda dengan yang dibudidayakan di daerah panas.

Jika ditanam pada lingkungan dingin, kemangi tumbuh dengan daun yang lebih lebar dan memiliki warna jauh lebih segar.

Sementara jika kemangi ditanam pada daerah panas, daun kemangi cenderung tumbuh dengan daun berukuran kecil-kecil serta berwarna pucat.

Media Tanam

Media tanam merupakan salah satu faktor terpenting dalam menyokong keberhasilan budidaya kemangi, oleh sebab itu kamu perlu memperhatikan penggunaan media tanamnya, ya!

Cara menanam kemangi di rumah paling efektif dan mudah yakni menggunakan sistem hidroponik.

Pasalnya kemangi akan tumbuh subur jika ditanam menggunakan sistem hidroponik dipadu dengan pemakaian pupuk AB Mix yang dilarutkan ke dalam air.


2. Proses Pembibitan Kemangi

Proses Pembibitan Kemangi

Cara menanam kemangi yang pertama yakni dengan memilih benih yang berasal dari kecambah biji kemangi.

Benih yang akan dipakai sebagai bibit sebaiknya biji yang sudah berwarna cokelat dan dalam kondisi kering.

Jika kamu sudah menemukan benih dengan kriteria tersebut, maka tahap selanjutnya yakni tahap penyemaian menggunakan media tanam berupa polybag, Rockwool, cocopeat, atau bisa pula mengenakan media lainnya.

Letakan benih yang telah kalian semaikan di tempat teduh dan jangan lupa untuk menyiram benih tersebut secara rutin, ya!

Ketika benih yang sudah kalian semaikan tumbuh daun sebanyak 4 hingga 5 helai, itu menandakan benih kemangi sudah layak untuk kamu pindahkan ke media tanam selanjutnya.


3. Penanaman Kemangi

Proses penanaman kemangi

Media tanam terbaik untuk menanam daun kemangi yang bisa kalian gunakan seperti sekam yang dimasukan ke dalam pot atau polybag atau bisa juga memakai ember tertutup jika kamu memilih sistem hidroponik.

Ketika memindahkan bibit untuk ditanam, hal yang mesti kalian perhatikan ialah jarak antar bibit yang kalian tanam.

 Berikan ruang atau jarak antara benih satu dengan yang lainnya supaya daun kemangi yang kalian tanam dapat tumbuh maksimal.


4. Pemeliharaan dan Perawatan Kemangi

Pemeliharaan dan Perawatan Kemangi

Proses pemeliharaan serta perawatan tanaman kemangi terbilang sangat mudah, berikut beberapa hal yang perlu kalian perhatikan:

  • Apabila benih kemangi yang kalian semaikan sudah tumbuh dengan ketinggian mencapai 5 cm dan daun telah muncul antara 4 hingga 5 helai, itu menandakan bibit kemangi tersebut sudah layak untuk kamu pindahkan.
  • Hal yang harus kalian perhatikan ketika menanam kemangi yakni jarak antara tanaman satu dengan yang lainnya. Pasalnya ketika mereka terlalu berhimpitan bisa mengakibatkan terjadinya berebutan nutrisi.
  • Cabut rumput liar yang ikut tumbuh pada media tanam dan basmi ulat yang merusak daun kemangi.
  • Agar lebih sehat saat dikonsumsi, usahakan untuk menghindari penggunaan pestisida sebagai pembasmi hama atau penyakit tanaman, ya.
  • Supaya daun kemangi tumbuh cepat dan lebat, maka diperlukan pemangkasan cabang serta bunga secara rutin.
  • Selain pemangkasan, penyiraman dan pemupukan tanaman juga perlu dilakukan secara rutin agar kemangi mendapatkan asupan nutrisi cukup.



5. Pemupukan Kemangi

Pemupukan dapat dilakukan ketika tanaman kemangi sudah berusia antara 3 - 4 Minggu pasca tanam.

Berikut ketentuan pemupukan kemangi yang musti kalian terapkan, adalah sebagai berikut:

  • Pemupukan daun kemangi yang ditanam menggunakan media pot atau polybag kamu bisa memberikan pupuk kompos secukupnya, ya.
  • Sementara untuk kemangi yang ditanam menggunakan sistem hidroponik, pupuk yang bagus untuk digunakan adalah pupuk AB Mix yang dilarutkan ke dalam air.

Proses pemberian pupuk dapat dilaksanakan tiap Minggu sekali, atau bisa pula menyesuaikan kebutuhan.


6. Penanganan Hama dan Penyakit Kemangi

Sejatinya tanaman kemangi sangat jarang terserang oleh hama ataupun penyakit tanaman.

Oleh sebab itu, cara menanam kemangi terbaik yaitu dengan menghindari pemakaian pestisida.

Pasalnya serangan ulat dapat kalian cegah dengan memetik bagian pucuk daun kemangi secara rutin.

Akan tetapi, jika selama proses penanaman kemangi ditemukan banyak ulat, maka untuk cara mengatasinya bisa menggunakan insektisida azodrin yang disemprotkan ke tanaman dengan dosis secukupnya.


7. Panen Kemangi

Proses panen kemangi

Masa panen kemangi sangatlah cepat yaitu ketika daun tanaman sudah tumbuh hijau, segera lakukan pemanenan jangan dibiarkan sampai tumbuh bunga, ya.

Pasalnya, saat daun kemangi yang sudah tumbuh bunga rasanya cenderung tak senikmat seperti yang belum ditumbuhi bunga.

Umumnya, daun kemangi bisa kalian petik saat usia tanaman menginjak 50 hari pasca tanam.

Cara memanen kemangi yaitu dengan memotong daun kemangi yang berwarna hijau muda menggunakan gunting tajam.


***


Jadi itulah pembahasan mengenai cara menanam kemangi di rumah.

Semoga artikel ini dapat membantu serta memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar tanaman herbal hanya di BlogDaffa.com, ya!