Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menanam Bunga Lavender dengan Mudah

Bunga lavender mempunyai bentuk mirip dengan ilalang dengan kelopak bunga berwarna ungu. Jenis bunga satu ini juga amat populer digunakan sebagai tanaman pengusir nyamuk alami, loh!

Apakah kamu tertarik untuk menanam bunga lavender yang kaya akan manfaat ini di rumah? Yuk simak penjelasannya di bawah ini!

Bunga lavender memiliki tampilan yang sangat indah serta menyegarkan mata, selain itu ia mampu mengeluarkan aroma yang sangat unik.

Aroma yang dikeluarkan oleh bunga lavender sangat tidak disukai oleh nyamuk, karena mengandung linalool dan linalyl.

Meski aromanya tidak disukai nyamuk, akan tetapi aroma tersebut justru bisa memberikan ketenangan bagi setiap orang yang menghirupnya, loh!

Jika kamu masih bimbang antara mau menanam bunga lavender di dalam pot atau tidak, silahkan pelajari dahulu beberapa manfaat dari bunga ini ya.


Manfaat Bunga Lavender

Seperti yang sudah kami singgung sebelumnya bahwasanya bunga lavender sangat efektif untuk digunakan sebagai salah satu tanaman atau bahan pengusir nyamuk alami.

Berkat aromanya yang sangat khas, bunga lavender juga dapat digunakan sebagai bahan campuran parfum ataupun pewangi.

Tak cukup sampai disitu saja, bunga lavender juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam kesehatan tubuh.

Berikut beberapa manfaat bunga lavender yang sudah kami rangkum:

  1. Mengendalikan mood seseorang.
  2. Mengatasi insomnia.
  3. Meredakan sakit perut yang disebabkan oleh iritasi.
  4. Merelaksasi otot yang tegang.
  5. Mengatasi rambut rontok.
  6. Mengatasi ketombe.
  7. Membantu menyeimbangkan pH kulit.
  8. Pewangi alami.
  9. Anti bakteri dan anti virus.
  10. Mencegah gigitan nyamuk.

Dibalik tampilannya yang menawan serta wangi yang semerbak, ternyata bunga lavender menyimpan segudang manfaat yang sangat mencengangkan, bukan?


Cara Menanam Bunga Lavender di Pot

Cara menanam bunga lavender dengan mudah

Jadi setelah mengetahui beranekaragam khasiat dan manfaat dari bunga lavender, selanjutnya kamu juga perlu mengetahui bagaimana cara menanam bunga lavender di rumah.

Kamu tak perlu khawatir, sebab cara menanamnya terbilang cukup mudah bahkan kamu bisa memanfaatkan pot bunga sebagai wadah media tanamnya.

Dengan demikian kamu bisa menempatkan tanaman sesuai selera mu dengan mudah.


1. Memilih Bibit Bunga Lavender

Banyak orang yang mengira bunga lavender hanya berwarna ungu, mungkin kalian salah satu diantaranya.

Padahal jika ditelusuri lebih lanjut bunga lavender memiliki beberapa jenis warna mulai biru, kuning dan putih.

Selain itu bunga lavender sendiri terdiri dari 25 jenis.

Hal pertama sebelum memilih bibi, pastikan terlebih dahulu kamu memilih warna yang sesuai dengan selera mu dan cocok untuk ditanam dilingkungan yang kamu tempati.

Apabila kamu sudah menemukan jenis bunga lavender sesuai dengan kriteria mu, selanjutnya carilah benih tersebut di toko bunga terdekat.

Pastikan kamu memilih bibit berkualitas serta terbebas dari serangga ataupun sudah kadaluarsa.


2. Menyiapkan Media Tanam Bunga Lavender

Seperti yang sudah kita ketahui setiap tanaman hias tentu saja memerlukan media tanam yang berbeda pula.

Sedangkan media tanam terbaik untuk menanam bunga lavender terdiri dari perpaduan antara tanah, pupuk kompos, atau sekam padi dan pasir malang, dengan skala perbandingan 1:1:1.

Sementara untuk wadah yang digunakan untuk menampung media tanam tersebut kamu bisa menggunakan pot bunga atau bisa pula memakai polybag yang dilengkapi lubang drainase di bagian bawah.

Untuk menjaga media tanam mengalami kekeringan yang berujung lavender mengalami kerusakan, kamu bisa melapisi bagian dasar wadah menggunakan styrofoam dengan ketebalan kurang lebih 5 cm.

Pastikan ukuran Styrofoam yang digunakan sesuai dengan diameter pot atau polybag, sehingga dapat dengan mudah kamu masukan pada wadah tersebut.


3. Menyemai Benih Bunga Lavender

Tahap penyemaian bisa juga disebut dengan proses penumbuhan benih menjadi kecambah.

Dalam pembibitan bunga lavender, proses penyemaian benih tergolong sangat penting, loh!

Pasalnya tak sedikit orang yang mengalami kegagalan dalam menumbuhkan bunga lavender, karena gagal pada fase penyemaian benih.

Nah, untuk mengantisipasi kegagalan tersebut, yuk simak langkah-langkah menyemai benih bunga lavender di bawah ini:

  • Pertama-tama letakan Styrofoam pada bagian dasar pot atau polybag yang difungsikan sebagai penyerap kelembaban media tanam yang berlebihan.
  • Isi wadah tersebut menggunakan media tanam yang sudah kalian siapkan sebelumnya tepat di atas Styrofoam.
  • Buatlah sebuah lubang tepat di tengah-tengah media tanam, kemudian masukan bibit bunga lavender ke dalamnya.
  • Selanjutnya timbun kembali lubang yang sudah terisi bibit bunga lavender menggunakan tanah, lalu padatkan.
  • Supaya tingkat keberhasilannya tinggi, disarankan untuk menanam satu bibit untuk setiap pot atau polybag.
  • Siram bibit bunga matahari dan tempatkan di lokasi yang terpapar oleh sinar matahari secara langsung.



4. Memindahkan Bibit Bunga Lavender

Bibit bunga lavender yang kamu semai akan tumbuh mencapai 15 cm setelah usia 1 bulan pasca penanaman.

Pada masa ini merupakan waktu paling pas untuk memindahkan bibit bunga lavender ke media penanaman yang lebih luas.

Ada hal yang perlu kamu perhatikan sebelum memindahkan bibit tersebut ke tempat penanaman yang lebih luas yakni dengan menyiram media semai menggunakan air, lalu diamkan selama kurang lebih 1 jam.

Hal ini bertujuan untuk mempermudah proses pemindahan bibit dan memperkecil resiko kerusakan selama proses pemindahan berlangsung.

Bukalah pot atau polybag dengan hati-hati dan upayakan jangan sampai merusak struktur tanahnya.

Buatlah lubang tanam pada lahan tanam dengan jarak antar tanaman 34 - 45 cm.

Pemberian jarak tersebut dengan tujuan supaya selama proses pertumbuhan tidak menggangu antara tanaman satu dengan yang lainnya.


5. Perawatan Bunga Lavender

Dalam merawat bunga lavender, hal yang musti kalian ketahui bahwasanya tanaman bunga tersebut tidak mampu tumbuh di lokasi dengan kondisi tanah terlalu lembab.

Oleh sebab itu, kamu jangan menyiram tanaman terlalu sering.

Sebab kondisi tanah yang sangat lembab justru membuat batang bunga lavender mengalami pembusukan.

Supaya bunga lavender dapat tumbuh dengan baik, kamu perlu menempatkannya di lokasi yang terpapar sinar matahari secara langsung.

Berikan pupuk organik untuk membantu proses pertumbuhan bunga lavender menjadi lebih subur.

Selain itu kamu juga harus membasmi gulma yang ikut tumbuh disekitar tanaman.

Nah, agar tampilan bunga lavender tetap rapi dan indah dipandang, kamu perlu memangkasnya tiap 1 tahun sekali.

Pemangkasan bukan semata-mata merapikan tanaman saja, melainkan dapat merangsang pertumbuhan tunas baru.


***


Jadi itulah pembahasan mengenai cara menanam bunga lavender di rumah.

Semoga artikel ini dapat membantu serta memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar tanaman hias hanya di BlogDaffa.com, ya!