Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Tips Mudah Menanam dan Merawat Bambu Jepang di Rumah

Akhir-akhir bambu Jepang kerap digunakan sebagai tanaman hias untuk mempercantik hunian agar tampak lebih estetis.

Tak sedikit orang mulai menanam bambu Jepang di rumah, karena memiliki berbagai macam keunggulan.

Secara umum jenis bambu hias satu ini memiliki ciri khas yakni ukurannya lebih kecil, batang yang tidak begitu besar dan untuk tingginya hanya berkisar antara 30 - 40 cm.

Meski bambu hias ini tidak seperti tanaman bambu pada umumnya, kamu tidak perlu khawatir sebab bambu Jepang ini mampu berdiri tegak dan kokoh, kok!

Bahkan jika kita menelisik lebih jauh mengenai bambu Jepang ini dahulu seringkali dimanfaatkan oleh masyarakat Jepang untuk membuat anak panah, loh!

Sebagaimana mestinya tanaman hias pada umumnya, bambu Jepang juga bisa kalian bentuk sedemikian rupa.

Bagi kamu yang ingin mempercantik halaman rumah, bambu Jepang bisa menjadi salah satu alternatif untuk kalian tanam.

Sebab cara merawat bambu Jepang tergolong sangat mudah dan tidak memerlukan perhatian ekstra.

Untuk lebih detailnya silahkan simak selengkapnya mengenai cara menanam dan merawat bambu Jepang pada ulasan berikut ini!


6 Tips Mudah Menanam dan Merawat Bambu Jepang

Tips Menanam bambu Jepang di rumah

  • Memilih Tanah yang subur
  • Menyiapkan media tanam (bisa ditanam pada tanah langsung atau di dalam pot)
  • Cara memperbanyak bambu Jepang bisa dilakukan dengan metode stek
  • Berikan bambu pupuk secara teratur
  • Siram dengan air secukupnya
  • Hindarkan bambu dari pancaran sinar matahari yang berlebihan


1. Memilih Tanah

Sebelum ketahap penanaman bambu, kamu harus menyiapkan tanah yang tepat.

Kategori tanah yang bagus untuk menanam bambu Jepang yaitu tanah subur dan lembab.

Pasalnya tanah dengan ciri-ciri tersebut hampir mirip dengan tanah dimana habitat aslinya ia tumbuh.


2. Media Tanam

Pada dasarnya kamu bisa menanam bambu Jepang langsung di tanah, namun untuk menambah kesan yang lebih estetis kamu juga dapat menanamnya di dalam pot.

Apabila kamu memutuskan untuk menanam bambu Jepang menggunakan pot, kamu juga perlu memperhatikan media tanam yang akan digunakan.

Media tanam terbaik untuk menanam bambu Jepang yaitu perpaduan antara tanah, pupuk, dan pasir.

Campurkan ketiga material tersebut dengan skala perbandingan 3:1:1.

Pastikan setiap 3 atau 4 bulan sekali lakukan pergantian pot supaya akar tanaman lebih lega dan leluasa.


3. Memperbanyak Bambu Jepang

Cara memperbanyak tanaman bambu Jepang bisa kalian lakukan dengan metode stek batang.

Sedangkan untuk cara stek batang bambu Jepang, langkah pertama kamu harus memilih batang bambu yang sehat dengan panjang kurang lebih 25 cm.

Sebelum memotong batang yang akan di stek, pastikan terlebih dahulu bahwa batang tersebut paling tidak mempunyai dua ruas.

Selanjutnya potong batang tersebut dan jangan lupa bagian bawah di potong miring 45 derajat untuk mempermudah penanaman.

Selanjutnya, untuk menjaga bagian atas batang tetap dalam kondisi bersih, kamu bisa mencelupkannya ke dalam lilin lunak.

Tanam stek batang bambu tersebut di tanah, lalu tutup batang memakai plastik untuk mengurangi penguapan.

Stek batang akan tumbuh akar baru memerlukan waktu sekitar 3 mingguan.

Setelah akar baru tumbuh dan batang sudah muncul tunas baru, kamu bisa memindahkan ke media tanam lainnya.


4. Pemupukan Bambu Jepang

Untuk menunjang pertumbuhan bambu Jepang yang kamu tanam diperlukan pemupukan sebagai suplemen nutrisi tambahan.

Jenis pupuk yang bagus untuk merangsang pertumbuhan bambu Jepang milikmu, direkomendasikan memakai pupuk NPK.

Berikan pupuk setiap dua Minggu sekali khusus untuk bambu yang baru ditanam.


5. Menyiram Bambu Jepang

Sama halnya dengan jenis tanaman hias pada umumnya, bambu juga membutuhkan air untuk melangsungkan pertumbuhannya.

Meski demikian kamu perlu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan penyiraman tanaman, ya.

Jika kondisi cuaca dilingkungan sekitar sedang lembab atau turun hujan, maka kamu tidak perlu repot-repot menyiram tanaman.

Apabila kondisi lingkungan sedang panas dan terik, maka kamu perlu menyiram tanaman dua kali dalam sehari, tepatnya pada waktu pagi dan sore hari.



6. Hindari Tanaman Terpapar Sinar Matahari Berlebihan

Memang tidak bisa dipungkiri sinar matahari memiliki peran penting pada setiap tanaman agar dapat melakukan fotosintesis.

Meski memiliki peran yang krusial, tanaman bambu Jepang justru tidak boleh menerima paparan sinar matahari dalam jumlah terlalu banyak.

Pastikan bagian bambu terpapar sinar matahari cukup 50% saja, ya.

Untuk mengantisipasi tanaman hias bambu mu menerima cahaya matahari dalam jumlah yang sangat banyak, maka kamu bisa meletakkannya di dekat jendela, atau bisa juga ditempatkan di teras rumah.


Keunggulan Bambu Jepang

keunggulan Bambu Hias Jepang

Bambu Jepang dapat tumbuh dengan baik di Indonesia karena memiliki iklim tropis.

Karena mudah beradaptasi di lingkungan Indonesia, sehingga banyak orang memanfaatkan bambu Jepang sebagai tanaman hias, bahan pembuat pagar rumah, dan partisi.

Selain itu, masih ada banyak lagi mengenai manfaat bambu Jepang yang akan kami rangkum di bawah ini!


1. Mampu Menahan Erosi

Meskipun bambu Jepang cenderung memiliki batang jauh lebih kecil dari bambu pada umumnya, namun kamu tidak boleh menganggap remeh mengenai kemampuannya dalam menahan erosi.

Pasalnya sistem perakaran pada bambu Jepang sangat bagus, kokoh dan rapat sehingga mampu menahan tanah saat terkena guyuran air.


2. Obat Alternatif

Selain sebagai tanaman hias, siapa sangka daun bambu ini bisa dimanfaatkan sebagai obat alternatif, loh!

Sebab ramuan dari daun bambu Jepang ini mampu menyembuhkan batuk, meredakan demam bahkan juga mampu menetralisir racun.


3. Material Membangun Rumah

Tak jarang bambu Jepang ini dimanfaatkan sebagai salah satu bahan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan rumah.

Biasanya bambu ini sering digunakan sebagai bahan baku pembuatan pagar rumah, partisi, furniture, dan kerangka atap rumah.


***


Jadi itulah pembahasan mengenai serba-serbi tanaman bambu Jepang mulai dari cara menanam, merawat bahkan kelebihannya.

Semoga artikel ini dapat membantu serta memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar tanaman hias hanya di BlogDaffa.com, ya!