Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Paling Mudah Menanam Bambu Kuning di Depan Rumah

Apakah kamu sedang mencari informasi cara menanam bambu kuning di rumah? Jika iya, silahkan simak panduan lengkapnya pada artikel ini.

Menurut mitos dikalangan masyarakat luas, bambu kuning kerap digunakan sebagai tanaman penangkal makhluk halus misalnya seperti jin dan setan.

Terlepas dari semua mitos bambu kuning yang beredar dikalangan masyarakat, faktanya bambu kuning merupakan salah satu tanaman hias yang cukup mudah dalam segi perawatannya, loh!

Apabila kita membandingkan bambu kuning dengan beberapa jenis tanaman hias lainnya, boleh dikatakan bambu hias ini paling minim dalam segi perawatannya.

Meski populer dengan nama bambu kuning, siapa sangka tanaman ini juga memiliki istilah lain yang kerap disebut oleh orang Jawa dengan sebutan Pring kuning.

Pasalnya bambu hias ini memiliki nilai keindahan serta keunikan yang terletak pada bagian ruas batang dengan warna kuning.

Bagi kamu yang sudah terpikat dengan bambu ini dan ingin segera menanam bambu kuning di rumah, yuk kita pelajari bersama mengenai metode menanam bambu kuning yang baik dan benar di bawah ini!


Cara Menanam Bambu Kuning di Depan Rumah

Cara Menanam Bambu Kuning di Depan Rumah


1. Menyiapkan Bibit Bambu Kuning

Bambu kuning tak jauh berbeda dengan tanaman hias bambu pada umumnya, yakni mereka berkembang biak melalui rimpang (rhizome) dan tunas.

Oleh sebab itu kalian bisa melakukan pembibitan bambu kuning dengan dua metode yakni perbanyakan melalui tunas dan rimpang.

Cara memperbanyak bambu kuning dengan rimpang ternyata cukup mudah dan simpel, sebab kamu hanya perlu memanfaatkan bagian bonggol bambu.

Bagian bonggol bambu tersebut bisa kalian tanam langsung di tanah atau bisa pula memakai pot.

Sedangkan untuk cara memperbanyak bambu kuning melalui tunas ada beberapa tahapan yang bisa kalian simak berikut ini:

  • Pertama-tama carilah tunas atau anakan bambu yang masih muda.
  • Potong tunas atau anakan bambu kuning tersebut dari induknya.
  • Tips agar perakaran cepat tumbuh, rendam anakan bambu kuning pada larutan vitamin B1 selama kurang lebih 2 hingga 3 jam.
  • Selanjutnya kamu bisa menanam tunas bambu kuning tersebut.

Walaupun sudah menggunakan vitamin B1, bibit bambu kuning yang didapat dari tunas ia tidak mampu tumbuh layaknya sang induk aslinya.

Meski tak sanggup tumbuh seperti sang induk, metode memperbanyak bambu kuning melalui tunas jauh lebih potensial, sebab persentase keberhasilan dalam teknik ini bisa mencapai 90%, loh!


2. Menyiapkan Media Tanam

Setidaknya ada tiga metode dalam menanam bambu kuning yang dapat kalian lakukan, diantaranya seperti menanam langsung pada lahan tanam serta menanam menggunakan pot ataupun polybag.

Jika kamu lebih tertarik untuk menanam langsung pada lahan tanam, maka hal yang perlu kalian lakukan ialah membatasi pertumbuhan bambu kuning tersebut agar tidak terlalu rimbun dan lebat.

Sedangkan metode menanam menggunakan polybag ataupun pot, hanya berlaku pada tahap pembibitan bambu kuning saja, bukan untuk ditanam hingga dewasa ya.

Kesimpulannya untuk menanam bambu kuning di rumah, media paling tepat untuk digunakan yakni dengan menempatkan tanaman di halaman secara langsung.

Walaupun lahan yang kamu miliki sangat terbatas, penggunaan pot cukup efektif untuk mengontrol pertumbuhan tanaman bambu itu sendiri.

Nah, sedangkan untuk tahap pembibitan bambu kuning, bisa kalian ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Pertama-tama siapkan polybag.
  • Kemudian buatlah media tanam dari campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.
  • Biasanya bambu kuning akan mulai tumbuh dalam kurun waktu kurang lebih 1 minggu pasca penanaman.
  • Perhatikan jika tanaman bambu kuning belum tumbuh sempurna, pastikan kamu meletakkan di tempat yang teduh, namun tetap terjangkau oleh paparan sinar matahari secara langsung, ya.

Sebagai informasi tambahan, dengan menanam bambu kuning pada lahan yang luas mampu mempercepat proses pertumbuhan bambu dan membuatnya jauh lebih cepat tumbuh rimbun.


3. Cara Merawat Bambu Kuning

Seperti yang sudah kami singgung sebelumnya bahwasanya cara merawat bambu kuning sangatlah mudah, sebab ia tidak memerlukan perhatian khusus layaknya tanaman hias pada umumnya.

Pasalnya kamu hanya perlu merawat bambu kuning cukup dengan melakukan penyiraman rutin 2 hingga 3 kali dalam seminggu pada saat kondisi lingkungan yang panas.

Sedangkan ketika hujan turun, kamu tidak perlu repot-repot menyiram bambu kuning tersebut.

Untuk menunjang pertumbuhan akar agar lebih proporsional dan mampu tumbuh dengan optimal, maka kamu perlu melakukan penggemburan tanah setiap 3 bulan sekali.

Sementara untuk pemupukan tanaman bambu kuning, cukup lakukan 2 kali dalam satu tahun memakai pupuk kandang atau bisa juga menggunakan pupuk NPK.

Pemupukan merupakan hal paling krusial, karena dengan pemupukan mampu mempercepat proses pertumbuhan akar, batang, dan daun bambu kuning.



4. Proses Pertumbuhan Bambu Kuning

Saat bambu kuning yang kamu tanam telah tumbuh dengan sempurna, maka perjuangan mu dalam menanam serta merawat dari 0 sudah terbayarkan.

Pasalnya bambu kuning yang sudah tumbuh dewasa tidak memerlukan perawatan serta perhatian khusus, hanya saja kamu perlu menjaga tampilan bambu tersebut supaya tetap indah dan enak untuk dipandang.


***



Jadi itulah pembahasan mengenai cara menanam dan merawat bambu kuning di rumah.

Semoga artikel ini dapat membantu serta memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar tanaman hias hanya di BlogDaffa.com, ya!