Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Langkah Sederhana Menanam Bonsai Beringin dan Cara Merawatnya

Keunggulan bonsai beringin tak hanya mampu menghadirkan tampilan rumah menjadi lebih menarik dan impresif saja, ternyata kehadiran bonsai beringin juga mampu membuat hunian mu menjadi lebih adem, loh!

Apabila kamu tertarik untuk memeliharanya di rumah, ayo kita simak bagaimana cara menanam dan merawat bonsai beringin di rumah!

Bonsai beringin termasuk dalam jenis tanaman bonsai yang paling banyak dicari orang.

Karena bonsai beringin tak hanya memiliki tampilan yang unik dan menarik, selain itu bonsai hias ini juga melambangkan keabadian.

Nilai keunikan dari bonsai beringin terletak pada bagian akarnya yang tumbuh menggantung ketika pohon beringin sudah berumur tua.

Sekarang ini bila hendak mencari pohon bonsai sudah tidak sulit seperti dahulu.

Hal itu karena bibit beringin sudah banyak dijual di toko tanaman hias ataupun e-commerce.

Kamu bisa membeli bonsai yang sudah dewasa atau menanam dari bibit beringin.

Nah, hal yang perlu kamu ketahui setelah membeli pohon beringin yaitu kamu tidak boleh asal-asalan dalam merawatnya, ya.

Oleh karena itu kami memberikan beberapa informasi mengenai cara menanam bonsai beringin lengkap dengan cara merawatnya yang sudah kami rangkum di bawah ini!


4 Langkah Menanam Bonsai Beringin

Cara menanam bonsai beringin


1. Memilih Bibit Bonsai Beringin dengan Tepat

Apabila kamu tertarik untuk menanam bonsai beringin, maka kamu bisa mendapatkan bibit beringin di toko tanaman hias ataupun e-commerce.

Meski sangat mudah untuk didapatkan, kamu juga harus teliti dalam menentukan bibit beringin yang hendak kamu beli.

Usahakan untuk memilih bibit beringin dengan ciri-ciri tidak memiliki banyak ranting supaya tanaman dapat tumbuh dengan kuat.

Selain itu, kamu juga harus memperhatikan bonggol beringin dan pastikan bibit yang akan kamu beli memiliki bonggol besar ya.

Sebab bonggol yang besar dapat mempengaruhi bentuk serta arah pertumbuhan bonsai beringin mu, loh!


2. Pangkas Akar Bibit Bonsai

Ketika kamu sudah memperoleh bibit bonsai beringin, maka tahap selanjutnya kamu harus membersihkan bagian sela-sela batang pohon memakai kuas.

Cara ini sangat efektif untuk membersihkan sisa-sisa kotoran bekas pemisahan antara bonggol dengan pohon induknya.

Kemudian pangkas akar yang terdapat pada bonggol secukupnya.

Sebelum melakukan pemangkasan akar, sebaiknya sterilkan terlebih dahulu gunting yang hendak kamu gunakan untuk memotong akar tanaman beringin tersebut.

Pasalnya akar yang terbuka akibat pemotongan sangat mudah dimasuki oleh bakteri yang menempel pada gunting tanaman.

Nah, bakteri tersebut bisa mengakibatkan tanaman menjadi terserang oleh penyakit dan rentan rusak.


3. Siapkan Media Tanam Bonsai Beringin 

Cara menanam bonsai beringin selanjutnya yaitu memindahkan bibit beringin ke media tanam.

Proses pemindahan bibit beringin sendiri cukup mudah, sebab metode pemindahannya tak jauh berbeda dengan cara menanam pohon pada umumnya.

Kamu hanya perlu memindahkan bibit yang sudah kamu pangkas akar ke dalam pot yang sudah kamu persiapkan sebelumnya.

Supaya pot yang digunakan menjadi lebih padat, kamu dapat menambahkan tanah humus dan kerikil sebagai media untuk menutupi akar dari bibit bonsai beringin yang kamu tanam.


4. Membentuk Ranting Bonsai Beringin

Cara membuat bonsai beringin agar terlihat cantik ialah dengan membentuk rantingnya.

Kamu dapat membentuk ranting dan cabang bonsai beringin memakai kawat stainless steel.

Lilitkan kawat stainless steel pada bagian ranting serta dahan pohon, kemudian bentuk sesuai dengan keinginan mu.

Dalam proses pembentukan bonsai beringin kamu dituntut untuk melakukannya dengan sangat hati-hati supaya tidak merusak dan melukai bagian kulit pohon.


Cara Merawat Bonsai Beringin

Cara merawat bonsai beringin


1. Pupuk Bonsai Beringin

Pemupukan perlu dilakukan agar bonsai beringin yang kamu rawat mampu tumbuh dengan baik karena tercukupi kebutuhan nutrisinya.

Pada dasarnya bonsai beringin dapat dipupuk mengguanakan berbagai jenis pupuk.

Meski demikian, ada hal yang mesti kamu perhatikan untuk memupuk bonsai beringin yakni pupuk yang kamu gunakan harus mengandung kandungan seperti nitrogen, fosfor dan potasium.

Pasalnya ketiga unsur tersebut berperan penting dalam pertumbuhan bonsai beringin agar dapat tumbuh menjadi kuat dan tetap sehat.

Selain itu, kamu juga harus memperhatikan berapa dosis penggunaan pupuk yang kamu berikan.

Sebab pemberian pupuk dalam jumlah banyak justru tidak baik untuk kesehatan bonsai beringin mu.

Pastikan kamu melakukan pemupukan bonsai beringin dengan takaran satu sendok teh yang di tabur tepat pada permukaan tanahnya.


2. Hindari Sinar Matahari secara Langsung

Supaya bonsai beringin mu tetap dalam kondisi sehat, pastikan posisi peletakan tanaman di tempat yang tidak terpapar oleh sinar matahari secara langsung, pada masa awal tanam.

Hal itu karena pancaran sinar matahari secara langsung dapat menggangu kesehatan daun bonsai beringin yang masih berukuran kecil.

Bonsai beringin boleh ditempatkan di lokasi yang terkena sinar matahari langsung ketika tanaman sudah berumur.


3. Jangan Terlalu Sering Menyiram

Satu hal yang perlu kalian ketahui dalam merawat bonsai beringin yaitu kamu tidak boleh terlalu sering menyiram tanaman.

Karena bonsai beringin yang terlalu sering disiram bisa mengakibatkan tanaman menjadi layu dan bahkan mempercepat kematian.

Nah, untuk mengatasi kelebihan air saat melakukan penyiraman, kamu bisa memakai semprotan air.

Dengan demikian air yang diterima bonsai beringin tidak begitu banyak.


4. Lepaskan Kawat Penyangga secara Perlahan

Setelah bonsai beringin tumbuh sesuai dengan pola yang kamu bentuk, maka kamu sudah bisa melepaskan kawat penyangga cabang ataupun batang bonsai.

Usahakan saat proses pelepasan kawat penyangga dilakukan dengan santai, pelan-pelan dan tidak tergesa-gesa.

Lepaskan lilitan kawat tersebut satu demi satu dan tidak dilakukan secara bersamaan.

Tujuannya supaya batang, dahan, ataupun ranting bonsai beringin yang kamu buat tetap dalam bentuk semula dan tidak berubah.


5. Pangkas Daun Bonsai Beringin

Tidak menutup kemungkinan bonsai beringin mu akan tumbuh daun yang rimbun dan lebat.

Nah, untuk mempertahankan tampilan cantik dari bonsai beringin, pemangkasan daun sangatlah dibutuhkan.

Ketika melakukan proses pemangkasan daun, usahakan untuk memakai gunting khusus bonsai dengan ukuran kecil.

Hal itu bertujuan supaya daun bonsai beringin yang di gunting tetap terlihat rapi dan indah.



Jenis Pohon Bonsai Beringin

Ketika kamu tertarik untuk merawat bonsai beringin di rumah, pastikan kamu sudah mengetahui jenis-jenis pohon bonsai apa saja yang sesuai dengan kriteria mu.

Nah, untuk menambah wawasan mengenai apa saja jenis pohon bonsai populer bisa kalian pantau dalam ulasan berikut ini!


1. Ficus Benjamina

Jenis bonsai beringin Ficus Benjamina

Jenis pohon bonsai beringin Ficus Benjamina ini termasuk dalam kategori yang sangat mudah di temukan di Indonesia.

Selain mudah di jumpai di Indonesia, bagi sebagian orang menganggap jenis bonsai beringin satu ini mempunyai kekuatan magis.


2. Ficus Retusa

jenis bonsai beringin Ficus Retusa

Ficus Retusa merupakan jenis bonsai beringin dengan karakteristik batang yang lebih lentur saat proses pembentukan serta mempunyai ranting yang lebih ramping bila dibandingkan dengan jenis beringin lainnya.

Biasanya jenis bonsai beringin Ficus Retusa ini memiliki daun yang lebih berwarna serta bentuknya jauh lebih unik bila dibandingkan dengan jenis bonsai pada umumnya.


3. Ficus Microcarpa

Jenis bonsai beringin Ficus Microcarpa

Ficus Microcarpa merupakan salah satu jenis bonsai beringin yang sangat identik dengan warna bagian batangnya cenderung lebih pucat.

Selain itu, bonsai beringin Ficus Microcarpa ini cenderung mempunyai daun yang lebih lebat jika dibandingkan dengan pohon beringin pada umumnya.


***


Nah, itulah beberapa informasi mengenai cara menanam dan merawat bonsai beringin di lengkapi dengan jenis-jenis bonsai beringin.

Semoga artikel ini dapat membantu serta memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar tanaman hias hanya di BlogDaffa.com , oke!