Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Merawat Bonsai Bagi Pemula Agar Sehat & Cantik!

Khusus buat kalian yang masih pemula dan masih bingung mengenai cara merawat bonsai yang baik dan benar agar tanaman hias kerdil milikmu tetap sehat dan tampak menawan, silahkan simak penjelasannya pada artikel ini, ya!

Seperti yang kita ketahui banyak orang yang kian menyukai bonsai.

Hal itu lantaran pohon kerdil satu ini mempunyai penampakan yang eksotis dan unik.

Oleh sebab itu tak ayal rasanya bila akhir-akhir ini banyak pemain-pemain baru yang menentukan untuk menambah koleksi tanaman hias bonsai di rumah mereka.

Namun, tak jarang bagi pemula ketika sudah memiliki bonsai akan tetapi belum tahu bagaimana cara merawat bonsai yang baik dan benar.

Selain itu, mereka juga memiliki uneg-uneg yang ingin disampaikan mengenai seputar cara merawat bonsai.

Sebagai contoh pertanyaan seputar merawat bonsai yang kerap ditanyakan oleh pemula diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Kapan waktu terbaik untuk menyiram bonsai?
  • Jenis pupuk apa saja yang baik untuk bonsai?
  • Bagaimana cara mengatur suhu paling ideal bagi tanaman bonsai?
  • Media tanam apa yang tepat untuk menanam bonsai?
  • Kapan waktu yang paling tepat untuk mengganti pot pada bonsai?
  • Dan masih banyak lagi tentunya, bukan?

Di awali dengan berbagai macam pertanyaan yang timbul di benak para pemula seperti di atas, maka BlogDaffa.com di sini akan sedikit membantu menjawab kebingungan pemula perihal cara memelihara pohon bonsai di rumah.

Nah, tak perlu basa-basi lagi langsung saja ke pokok pembicaraan berikut cara merawat bonsai bagi pemula yang kami rangkum dari berbagai sumber.


7 Cara Merawat Bonsai untuk Pemula

Cara merawat bonsai bagi pemula


1. Waktu Menyiram Bonsai

Waktu menyiram bonsai

Cara merawat bonsai yang pertama dan harus di ketahui oleh pemula yakni memahami kapan waktu yang paling tepat untuk menyiram tanaman bonsai di rumah.

Pada dasarnya dalam menyiram tanaman bonsai tak ada patokan waktu yang paten.

Akan tetapi, sebaiknya kamu menyiram bonsai di waktu pagi dan sore hari.

Hal yang perlu kalian pahami dalam menyiram bonsai, kamu harus mempertimbangkan suhu lokasi disekitar tanaman.

Ketika cuaca terik dan suhu panas, melakukan penyiraman dua kali dalam sehari tentu tidak menjadi masalah.

Akan tetapi, ketika musim penghujan tiba dan suhu lingkungan sekitar di rasa lumayan dingin, alangkah baiknya kamu cukup menyiram tanaman bonsai mu sekali dalam sehari saja, ya.

Hal yang paling penting dalam proses penyiraman tanaman adalah akar bonsai mendapatkan suplai air dengan optimal.

Sebagai catatan tambahan:

  • Saat menyiram tanaman bonsai, pastikan air dapat keluar dengan sempurna melalui celah atau lubang di bawah pot.
  • Jangan menyiram bonsai secara berlebihan.
  • Saat menyiram pastikan memakai air yang bersih dan jernih.


2. Jenis Pupuk dan Kapan Waktu Paling Tepat untuk Memupuk Bonsai

Waktu memupuk bonsai yang tepat

Tak jauh berbeda dengan jenis tanaman hias lainnya, bonsai juga memerlukan pupuk demi kelangsungan hidupnya.

Melansir dari berbagai sumber jenis pupuk yang paling disarankan ialah pupuk urea dan pupuk NPK.

Lakukan pergantian penggunaan pupuk setiap sebulan sekali.

Selain itu, pupuk organik bisa menjadi pilihan alternatif yang paling tepat untuk menunjang pertumbuhan tanaman bonsai yang sedang kamu rawat.

Sedangkan untuk takaran penggunaan pupuk pada bonsai harus di sesuaikan dengan ukuran serta jenis bonsai yang kamu pelihara di rumah.


3. Suhu Terbaik untuk Tanaman Bonsai

Suhu paling ideal untuk tanaman bonsai

Suhu paling bagus bagi tanaman bonsai yakni sangat tergantung pada kondisi lingkungan sekitar.

Tanaman bonsai milikmu akan jauh lebih baik bila mendapatkan asupan sinar matahari secara optimal atau paling tidak 5 jam dalam sehari.

Namun, ada hal yang mesti kamu ingat bahwa bonsai tidak boleh terlalu lama terpapar oleh sinar matahari, sebab hal itu bisa mengakibatkan daun bonsai yang kamu rawat menguning.


4. Media Tanam terbaik untuk Menanam Bonsai

Media tanam terbaik untuk menanam bonsai adalah perpaduan antara tanah, pasir dan pupuk kandang.

Pastikan dalam memilih tanah yang akan digunakan sebagai campuran media tanam bonsai yaitu tanah gembur dengan karakteristik berwarna hitam dan tidak padat.

Selain tanah pasir merupakan komponen penting dalam media tanam bonsai, pasalnya pasir berperan sebagai sarana penyerapan air serta penanggulangan terjadinya genangan dalam media tumbuh.

Sedangkan untuk pasir yang bagus untuk media tanam bonsai yaitu pasir kali atau gunung.

Sementara untuk pupuk yang digunakan sebaiknya pakailah pupuk kompos atau bisa juga pupuk kandang.

Kegunaan pupuk dalam media tanam bonsai tak lain adalah sebagai penyuplai nutrisi pada tanaman yang di bonsai.



5. Waktu Memangkas Pohon Bonsai

Cara memangkas ranting bonsai

Cara merawat bonsai berikutnya ialah mengetahui kapan waktu yang paling tepat untuk melakukan pemangkasan ranting pada pohon bonsai.

Sebenarnya dalam pemangkasan ranting tidak ada aturan baku.

Hanya saja, bila pohon bonsai yang kamu rawat tergolong tanaman yang cepat pertumbuhannya, maka kamu dapat melakukan pemotongan ranting tiap sebulan sekali.

Namun, jika pertumbuhan tanaman di rasa cukup lambat, pemangkasan ranting bisa dilakukan antara dua hingga tiga bulan sekali.

Tujuan dilakukan pemotongan ranting pada bonsai tak lain untuk mengontrol pertumbuhan cabang, ranting dan daun tanaman.

Agar bonsai yang kamu miliki mampu mempertahankan kecantikan serta tampak menawan sepanjang waktu.

Selain dari faktor pertumbuhan tanaman, pemangkasan dapat kamu lakukan dengan cara mengenali warna daun bonsai.

Apabila kamu menjumpai daun yang berwarna kuning pucat, hal itu mengidentifikasi bahwa akan adanya pertumbuhan daun baru.

Dengan demikian kamu harus melakukan penanganan yang cepat dan tepat.


6. Pemilihan dan Waktu Mengganti Pot

Mengganti pot bonsai

Seiring dengan bertambahnya usia, tentu saja tanaman bonsai akan tumbuh khususnya pada sistem perakaran nya.

Oleh karena itu, kamu perlu mengganti pot dangkal dengan pot baru yang dapat menampung pertumbuhan akar yang kian bertambah besar.

Masalah waktu tak ada hitungan pasti, namun hal yang terpenting ialah harus rutin mengontrol dan mengeceknya, ya.

Meski demikian sebaiknya kamu ganti pot tiap sebulan sekali.

Akan tetapi, ada hal yang perlu kamu pahami dalam pemilihan pot, yakni pot yang hendak digunakan harus memiliki lubang pada bagian bawah.

Hal itu bertujuan sebagai drainase atau jalur pembuangan air yang berlebih dan dapat meminimalisir terjadinya genangan air.


7. Membasmi Hama

Cara membasmi hama dan penyakit bonsai

Cara merawat bonsai yang terakhir adalah mengendalikan serta membasmi hama.

Tak jauh berbeda dengan jenis tanaman hias pada umumnya, bonsai juga berpotensi terserang hama ataupun penyakit tanaman.

Bila bonsai yang kamu rawat terindikasi adanya hama ataupun serangan penyakit.

Hal yang perlu kamu lakukan ialah segera mungkin untuk membasmi atau mengendalikan hama tersebut agar tidak semakin parah.

Cara paling cepat dan tepat dalam mengendalikan hama bonsai yaitu dengan cara menyemprotkan cairan insektisida atau bisa juga menggunakan pestisida.

Adapun jenis hama yang kerap kali dijumpai menyerang tanaman bonsai ialah wereng coklat dan ulat.


***


Nah, itulah beberapa informasi tentang cara merawat bonsai di rumah yang perlu kalian semua ketahui.

Semoga artikel ini dapat membantu serta memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar tanaman hias hanya di BlogDaffa.com, oke!