Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

3 Cara Menanam Sirih Agar Cepat Berdaun Lebat | Mudah & Simpel Bahkan Bisa Ditanam Di Lahan Sempit, loh!

Apakah kamu tertarik untuk menanam sirih di rumah? Yuk, simak cara menanam sirih beserta tips merawatnya agar tumbuh dengan lebat di bawah ini!

Sirih atau piper beetle merupakan salah satu jenis tanaman herbal antiseptik yang dipercaya mampu menyembuhkan berbagai macam jenis penyakit.

Khasiat serta manfaat dari sirih sudah masyhur sejak zaman dahulu dari nenek moyang kita, sehingga sampai saat ini sirih sering disebut sebagai tanaman obat hidup.

Banyak orang kini mulai menanam sirih di pekarangan rumah mereka, karena mereka ingin mendapatkan khasiat dan manfaatnya setiap saat ketika dibutuhkan.

Nah, apakah kamu juga tertarik untuk menanam sirih di rumah?

Jika, iya. Yuk simak cara menanam sirih di sini, ya!


Jenis - Jenis Tanaman Sirih

Jenis-jenis tanaman sirih


1. Tanaman Sirih Hijau

Tanaman sirih hijau

Tumbuhan sirih merupakan tanaman rambat yang mampu tumbuh hingga mencapai ketinggian antara 5 hingga 15 meter.

Sedangkan untuk daun sirih ini berbentuk oval layaknya sebuah telur dengan warna hijau rumput.

Ciri khas dari sirih hijau terletak pada tekstur daunnya yang lembut serta tidak memiliki aroma menyengat.


2. Tanaman Sirih Merah


Tanaman sirih merah

Jenis sirih ini termasuk tanaman multi fungsi yaitu bisa dimanfaatkan sebagai tanaman herbal dan elemen dekorasi di pekarangan rumah.

Bentuk daun dari sirih merah ini tak jauh beda dengan tanaman sirih hijau, hanya saja perbedaannya terdapat pada warna daunnya yang kemerahan.

Selain itu, tanaman sirih merah memiliki segudang manfaat yang sangat efektif untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit seperti Hepatitis, radang, nyeri sendi, bahkan kolesterol.


3. Tanaman Sirih Hitam

Tanaman sirih hitam

Jenis sirih hitam memiliki warna daun yang lebih gelap dibandingkan dengan jenis tanaman sirih pada umumnya.

Keunikan dari sirih hitam terletak pada daunnya yang berwarna gelap dan tidak mudah luntur, meski dikeringkan sekalipun.

Tanaman ini juga termasuk dalam tanaman hias langka, sebab sirih hitam ini tidak mampu tumbuh di berbagai daerah di Indonesia.


4. Tanaman Sirih Belanda atau Sirih Gading

Tanaman sirih gading

Tanaman sirih gading kini mulai populer di kalangan masyarakat Indonesia.

Tak hanya memiliki tampilan yang cantik saja, ternyata jenis sirih gading ini juga dapat dimanfaatkan sebagai obat alami untuk mengurangi pendarahan pada luka luar atau bisa juga untuk meredakan pendarahan saat mimisan.



Cara Menanam Sirih Agar Berdaun Lebat

Cara menanam sirih agar berdaun lebat


1. Cara Menanam Sirih dengan Teknik Stek

Cara menanam sirih dengan Stek batang

Teknik stek merupakan cara termudah untuk menanam ataupun membudidayakan tanaman sirih.

Berikut tata cara menanam sirih mengguanakan stek:

  • Langkah pertama yang harus kamu lakukan ialah menyiapkan media tanam berupa campuran antara tanah, pupuk kompos, dan pasir dengan perbandingan 3:3:1.
  • Kemudian masukan media tanam yang telah kamu siapkan tadi ke dalam polybag yang sudah dilubangi pada bagian bawahnya sebagai drainase.
  • Potong batang sirih yang sudah berumur tua kurang lebih dua ruas.
  • Kemudian rendamlah potongan batang sirih tersebut di dalam air selama kurang lebih 15 menitan.
  • Setelah di rendam selama 15 menit, tahap selanjutnya yaitu menancap stek batang sirih tersebut ke dalam polybag.
  • Lakukan penyiraman setiap pagi dan sore hari secara teratur.
  • Apabila stek batang sirih yang kamu semai telah tumbuh banyak akar, maka pindahkan ke lahan yang lebih luas.


2. Cara Menanam Sirih dengan Teknik Merunduk

Cara menanam sirih mengguanakan teknik merunduk

Selain dengan stek batang, kamu juga bisa menanam sirih mengguanakan teknik merunduk.

Metode ini bisa kamu gunakan untuk memperbanyak sirih merah ataupun sirih hitam.

Berikut adalah langkah-langkah cara menanam sirih mengguanakan teknik merunduk:

  • Kamu membutuhkan tiga komponen utama sebagai bahan media tanam untuk menanam sirih diantaranya seperti tanah, pupuk kompos, dan pasir dengan perbandingan 3:3:1.
  • Kemudian, pilihlah tanaman sirih yang memiliki batang atau sulur yang tumbuh panjang.
  • Atur posisi sedemikian rupa agar batang atau sulur sirih tersebut dapat merunduk serta menempel pada media tanam yang sudah kamu siapkan.
  • Tahap selanjutnya, kamu cukup melakukan perawatan media tanam tersebut dengan penyiraman rutin setiap pagi dan sore hari.
  • Nah, ketika batang yang kamu tempelkan ke media tanam sudah tumbuh akar, maka kamu perlu memotong sulur dari tanaman induk sirih tersebut.
  • Rawat bibit sirih yang baru kamu potong tersebut hingga tumbuh subur dan menjalar tinggi, baru kamu bisa memindahkannya ke lahan yang lebih luas.


3. Cara Menanam Sirih Mengguanakan Teknik Stek Air

Cara menanam sirih dengan Stek air

Selain dengan stek batang, ternyata kamu juga bisa memperbanyak tanaman sirih dengan metode stek air, loh!

Berikut uraian lengkap mengenai cara menanam sirih dengan metode stek air:

  • Siapkan wadah untuk menampung air.
  • Pilihlah batang atau sulur dari tanaman yang sudah cukup tua.
  • Masukan stek batang ke dalam air, dan usahakan jangan sampai bagian daun sirih ikut terendam, ya.
  • Biarkan hingga pangkal batang tumbuh akar serabut.
  • Setelah batang ditumbuhi oleh banyak akar serabut, maka langkah selanjutnya adalah memindahkan stek tersebut pada media tanam.


Cara Merawat Tanaman Sirih agar Berdaun Lebat

Cara merawat sirih agar berdaun lebat

Supaya tanaman sirih yang kamu pelihara dapat berdaun lebat, tentunya membutuhkan perawatan yang baik dan benar pula, bukan?

Cara merawat tanaman sirih agar berdaun lebat tidak sesulit yang kamu bayangkan.

Karena, kamu hanya perlu meletakkan tanaman sirih di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung, meski demikian kamu juga harus memperhitungkan lokasi peletakannya.

Sebab, tempat yang terlalu panas bisa mengakibatkan tanaman sirih mudah layu.

Selain itu, kamu harus rutin mengontrol daun sirih tersebut, jika terdapat beberapa helai daun yang bolong akibat hama tanaman, segeralah untuk membasminya mengguanakan pestisida.

Nah, hal yang tak kalah penting dalam merawat sirih yaitu menyiram tanaman secara rutin.

Jika kamu tidak mempunyai waktu yang cukup luang, maka kamu bisa menyiram tanaman sirih sekali dalam sehari, atau bisa juga menyiram ketika media tanamnya dirasa sudah cukup kering.

Tanaman sirih yang kamu pelihara tersebut bisa kamu panen daunnya ketika usia tanaman menginjak 6 bulan.

Nah, untuk proses pemanenan daun sirih sendiri, sebaiknya dilakukan saat pagi hari, atau ketika matahari belum begitu terik.


***


Jadi, itulah beberapa pembahasan mengenai cara menanam sirih lengkap dengan cara merawat sirih agar berdaun lebat.

Semoga artikel ini dapat membantu serta memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar tanaman hias hanya di BlogDaffa.com, oke!