Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menanam Pohon yang Baik & Benar Termasuk Saat Musim Hujan

Menanam pohon di area sekitar pekarangan rumah bisa menjadi investasi yang menguntungkan di masa depan. Namun, tak sedikit orang yang mengalami kesulitan dan bingung mengenai cara menanam pohon yang baik dan benar, khususnya di kala musim hujan. Tak usah risau, kamu bisa menemukan jawabannya dalam artikel ini!

Kalian semua tentu sangat menginginkan rumah yang asri dan segar bukan?

Menanam pohon di depan rumah, merupakan solusi paling tepat untuk mewujudkan hunian menjadi lebih segar dan tampak asri.

Keberadaan pohon di halaman rumah pastinya memiliki banyak keuntungan.

Akan tetapi, bagi sebagian orang masih bingung mengenai cara menanam pohon yang baik dan benar terutama saat musim hujan.

Metode penanaman pohon yang benar tentu saja sangat mempengaruhi proses pertumbuhan pohon itu sendiri.

Selain itu, ketika hendak menanam pohon ada beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan, misalnya seperti lokasi penanaman, perawatan pohon yang baru saja di tanam dan sebagainya.

Sebagai referensi untuk kamu, yuk simak cara menanam pohon yang baik dan benar sebagai berikut:


Cara Menanam Pohon yang Baik dan Benar di Rumah

Cara Menanam Pohon yang Baik dan Benar di Rumah


1. Pilih Jenis Pohon yang Tepat

Sebelum menanam pohon di depan rumah, kamu harus menentukan jenis pohon yang paling tepat untuk di tanam.

Pastikan kamu akan menanam jenis pohon hias atau pohon buah.

Selain jenis pohon, kamu juga harus menentukan varietas yang akan dipilih cocok dengan kondisi lingkungan sekitar rumah meliputi kebutuhan sinar matahari, tanah, dan lebar tempat yang ada.

Tak cukup di situ saja, kamu juga harus mengetahui berapa besar dan tinggi dari pohon tersebut ketika tumbuh dewasa.


2. Lokasi Penanaman

Lokasi penanaman juga tak kalah penting dalam menanam pohon di pekarangan rumah, loh!

Usahakan saat menanam pohon jangan terlalu dekat dengan bangunan.

Jadi, kamu harus memperkirakan jarak antara pohon dengan bangunan seiring dengan pertumbuhan pohon tersebut di masa yang akan datang.

Perhitungkan secara matang, supaya ranting pohon tidak merusak genting atau lantai ketika akar pohon tumbuh besar.

Dengan demikian, kamu juga harus memberikan cukup ruang untuk pertumbuhan pohon tersebut.


3. Hindari Menanam Pohon Saat Tanah Masih Basah

Ketika hendak menanam pohon di musim hujan, tentu saja memiliki rintangan tersendiri.

Di daerah yang beriklim tropis ataupun subtropis pepohonan dapat tumbuh sepanjang tahunnya, dimana saja dan kapan saja merupakan waktu yang tepat untuk menanam pohon asalkan ketersediaan air terpenuhi.

Akan tetapi, saat menanam pohon di musim penghujan dan kondisi tanah dalam keadaan basah, sebaiknya jangan langsung menanam pohon. Melainkan kamu harus menunggu air hingga terserap tanah terlebih dahulu.

Sebab, dengan menggali tanah ketika airnya masih menggenang, justru akan merusak struktur pada tanah dan mempersulit pertumbuhan akar.

Apabila tanah tergenangi oleh air hujan, sebaiknya kamu tunggu terlebih dahulu hingga airnya meresap dan tanah kembali dalam keadaan normal.


4. Gali Tanah dan Diamkan Sebelum Ditanam

Galian tanah untuk menanam pohon

Setelah menentukan lokasi dan kondisi tanah normal, langkah selanjutnya ialah menggali tanah.

Sebaiknya, buatlah lubang 2 - 3 kali lebih lebar dan dalam dari gumpalan akar pohon yang akan ditanam.

Selain itu, kamu juga harus menggemburkan tanah terlebih dahulu memakai cangkul.

Setelah selesai menggali tanah, diamkan lubang yang baru saja kamu buat selama kurang lebih satu Minggu.

Hal ini bertujuan untuk menghilangkan racun yang terdapat pada tanah.

Bila perlu, kamu dapat mengatur pH tanah dengan menyesuaikan karakteristik pohon yang akan ditanam.


5. Memulai Menanam Bibit Pohon

Cara Menanam bibit pohon

Setelah beberapa langkah di atas kamu lakukan, maka tahap selanjutnya ialah menanam bibit pohon.

Apabila bibit masih dalam kondisi mengenakan wadah, maka kamu terlebih dahulu harus membuka polybag tersebut memakai pisau tajam dan usahakan tidak sampai merusak gumpalan media tanam dan sistem perakaran pohon.

Selanjutnya, masukan pangkal batang atau gumpalan akar yang masih terbalut oleh media tanam dan usahakan posisi peletakannya jangan sampai merusak bola akar tersebut di dalam lubang.

 Waktu penanaman yang paling ideal antara pukul 07.00 - 09.00 pagi.



6. Luruskan Batang Bibit Pohon yang Ditanam

Sebelum menutup lubang tanam, sebaiknya luruskan terlebih dahulu bibit pohon yang ditanam hingga benar-benar dalam posisi berdiri tegak.

Untuk memastikan posisi bibit pohon yang ditanam benar-benar dalam kondisi tegak lurus, kamu bisa meminta bantuan seseorang untuk mengamati batang dari segala arah.


7. Tutup Lubang dengan Tanah

Masukan tanah bekas galian ke dalam lubang secara perlahan.

Selanjutnya, padatkan tanah yang sudah kamu masukan kedalam lubang tersebut secara perlahan.

Saat menimbun lubang, pastikan posisi akar di semua sisi tertimbun oleh tanah, ya.

Hindari pemberian pupuk saat proses penanaman.


8. Pasang Pasak

Pasang Pasak agar pohon tidak roboh

Tancapkan pasak dan dorong hingga melewati ke dalam bola akar.

Selanjutnya ikat batang bibit pohon ke pasak, namun saat mengikat jangan terlalu erat, longgar jauh lebih bagus.

Untuk bibit pohon dengan ukuran besar, membutuhkan paling tidak tiga pasak yang ditempatkan beberapa meter dari batang.


9. Berikan Perawatan Lanjutan

Kamu harus menjaga tingkat kelembaban tanah, akan tetapi kamu juga harus menghindari tanah tergenangi oleh air.

Jika tanaman terguyur hujan, biarkan tanaman tersebut dan jangan menyiramnya.

Cara menyiram tanaman yang baik dan benar dilakukan ketika kondisi tanah sudah kering.


***


Nah, itulah beberapa cara menanam pohon di depan rumah, cukup mudah bukan?

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar tanaman hias hanya di BlogDaffa.com, oke!