Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menanam Alpukat dari Biji sampai Panen di Rumah

Tak sedikit orang yang menghabiskan waktunya di rumah untuk berkebun ataupun bercocok tanam. Salah satu tanaman buah yang dapat kamu tanam di rumah ialah alpukat. Sedangkan untuk cara menanam alpukat di halaman rumah pada dasarnya tidak susah, kok!

Seperti yang kita ketahui bahwa buah alpukat merupakan salah satu jenis buah yang banyak digemari oleh orang.

Sebab rasanya yang manis dan buah alpukat memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.

Kandungan buah alpukat terdiri dari vitamin A, Vitamin E, potasium, lemak tidak jenuh, kalium, dan zat besi.

Berikut beberapa panduan cara menanam buah alpukat di pekarangan rumah agar cepat berbuah lebat yang bisa kamu ikuti di bawah ini!


Cara Menanam Alpukat

Cara menanam alpukat dari biji


1. Menyiapkan Benih Alpukat

Menyiapkan benih alpukat

Dalam menanam buah alpukat di rumah, kamu bisa memulainya dengan memilih biji alpukat yang sudah tua.

Langkah pertama, ambilah tusuk gigi dan tusukan pada tiga titik di bagian biji buah alpukat.

Tusukan tersebut harus tepat sejajar pada satu garis melingkar biji alpukat.

Sedangkan posisi tusuk gigi yang digunakan untuk menusuk harus menyerong ke arah bawah.

Bagian atas biji alpukat sebagai tempat dimana tunas tumbuh, dan untuk bentuknya sedikit lebih lonjong dibandingkan bagian bawahnya.

Sementara untuk bagian bawah biji alpukat merupakan tempat dimana akar tumbuh, dan untuk bentuknya cenderung lebih datar dari permukaan atasnya.


2. Menyiapkan Media Tanam Air

Menyiapkan media tanam air

Sebelum menanam di tanah langsung, jauh lebih bagus disemaikan terlebih dahulu menggunakan media air.

Cara menyemai biji alpukat dengan media air cukup mudah, kamu hanya perlu menyiapkan gelas yang sudah di isi dengan setengah air.

Kemudian masukan biji alpukat yang sudah kamu tusuk mengguanakan tusuk gigi ke dalam gelas yang sudah diisi air.

Disinilah letak fungsi dari tusuk gigi tersebut sebagai penyangga biji alpukat agar tidak terendam secara menyeluruh.

Kamu juga dapat menambahkan satu sendok gula pasir ke dalam air sebagai penambah nutrisi pertumbuhan tunas dan akar alpukat.

Selanjutnya, tempatkan biji alpukat yang sudah kamu semai mengguanakan media air di tempat yang terjangkau oleh paparan sinar matahari langsung.

Nah, jangan lupa kamu juga harus rajin mengontrol tinggi air dalam gelas.

Apabila volume air dalam gelas berkurang, tuangkan lagi air hingga seperti saat pertama menyemai biji.

Selain itu, kamu juga harus mengganti air setiap 5 hari sekali.

Biasanya pada hari ke 45, akar mulai tumbuh rimbun dan tunas juga sudah mulai tumbuh dengan tinggi sekitar ± 15 cm.

Dengan kata lain, kondisi benih yang sudah tumbuh akar dan tunas ini menunjukkan bahwa bibit alpukat sudah siap untuk dipindahkan ke tanah.


3. Menanam Alpukat di Tanah

Menanam alpukat di pot

Nah, sebelum masuk ke tahap pemindahan bibit alpukat di tanah, alangkah baiknya kamu harus menyiapkan media tanamnya terlebih dahulu.

Kamu juga dapat menanam alpukat di halaman rumah atau bisa juga menggunakan pot.

Apabila kamu ingin menanam alpukat pada pot, pastikan pot tersebut memiliki diameter 30 cm.

Selanjutnya, isilah pot atau lubang tanam mengguanakan tanah gembur sebanyak setengah bagian.

Kemudian, masukan bibit alpukat tadi tepat pada bagian atas tanah yang gembur yang sudah kamu masukan tadi, lalu masukan kembali tanah gembur tersebut hingga bagian akar tanaman tertutup sepenuhnya.

Kamu juga harus memastikan bahwa tanah yang digunakan untuk menimbun akar cukup kuat dalam menopang tanaman.

Sangat direkomendasikan untuk memotong tunas pada bibit alpukat sepanjang 7 cm, hal ini bertujuan untuk merangsang pertumbuhan batang dan daun alpukat.

Setelah itu, taruh tanaman pada tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Siram bibit alpukat yang baru saja kamu tanam mengguanakan air secukupnya.



4. Pemeliharaan Tanaman Buah Alpukat

Cara merawat tanaman alpukat di pot

Setelah kamu selesai menjalani serangkai proses menanam alpukat, maka kamu tidak boleh mengabaikan tanaman begitu saja. Kamu harus rajin mengontrol serta merawat tanaman alpukat dengan baik.

Ada beberapa hal yang harus kamu ingat dalam merawat alpukat di rumah, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Tanaman alpukat tidak kuat terhadap genangan air pada media tanamnya.
  • Proses penyerbukan tanaman dibantu oleh angin.
  • Hujan dengan intensitas sedang dapat membantu proses pertumbuhan tanaman.
  • Tanaman alpukat sangat cocok di tanam di daerah dengan suhu udara berkisar 13 - 28 derajat Celcius.
  • Tanaman alpukat membutuhkan pencahayaan yang cukup agar dapat tumbuh dengan baik.

Apabila saat mengontrol tanaman alpukat kamu menjumpainya daun yang menguning, segeralah untuk menjemur tanaman tersebut.

Sebab daun yang berwarna kuning menunjukkan bahwa tanaman alpukat kebanyakan air.

Nah, apabila kamu menjumpai daun tanaman berwarna cokelat dan bagian ujungnya mengering, segeralah untuk menyiram tanaman.

Karena daun alpukat yang berwarna coklat menandakan tanaman terlalu banyak mengandung garam.

Selain itu, dalam merawat tanaman alpukat kamu juga harus rajin memotong batangnya.

Agar daun tanaman dapat tumbuh lebat, maka tinggi dari batang tanaman alpukat tidak boleh melebihi 30 cm.


5. Panen Alpukat

Cara panen buah alpukat

Setelah melewati serangkaian kegiatan proses menanam alpukat di rumah, kini tiba saatnya waktu yang paling ditunggu-tunggu yaitu masa panen alpukat.

Ciri-ciri buah alpukat yang sudah matang atau siap untuk dipanen biasanya ditandai dengan warna buah menjadi cokelat atau sedikit kemerahan dan mengkilap.

Sedangkan saat kamu mengetuk buahnya tidak akan mengeluarkan suara yang nyaring.

Nah, jika buah alpukat sudah mendapati ciri-ciri seperti di atas, maka kamu dapat memetiknya langsung menggunakan tangan.

Ketika hendak memetik, pastikan kamu memetik buah alpukat hingga tangkai buah dengan sempurna.

Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan pada bagian tangkai atau buah alpukat.


***


Nah, itulah beberapa informasi mengenai cara menanam buah alpukat di rumah.

Semoga artikel ini dapat membantu serta memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar tanaman buah hanya di BlogDaffa.com, oke!