Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apakah Kamu Ingin Investasi Reksadana Syariah? Yuk, Pahami Dulu Penjelasan Sederhana & Lengkapnya Disini!

Mungkin kalian semua sudah mengetahui bahwa untuk sekarang ini sudah banyak pilihan investasi yang dapat kamu jadikan sebagai preferensi, salah satu contohnya yaitu reksadana syariah.

Apakah kamu tertarik dengan investasi ini? Alangkah baiknya kamu pahami terlebih dahulu penjelasan lengkap mengenai reksadana syariah berikut ini, agar kamu tetap merasa tenang dalam menjalankan investasi tersebut.

Mungkin untuk sebagian orang sudah cukup familiar dengan istilah investasi reksadana, khususnya reksadana konvensional.

Reksadana sendiri merupakan sebuah wadah atau tempat yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen pasar keuangan.

Jadi, untuk sekarang ini investasi reksadana konvensional sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat, lalu bagaimana tentang reksadana syariah?

Mungkin diantara kalian semua atau kalangan masyarakat lain masih awam dengan reksadana syariah ini.

Termasuk mengenai jenis-jenis, produk, dan keuntungannya.

Agar kamu lebih jelas dan paham, yuk simak penjelasan lengkap mengenai reksadana syariah di bawah ini!


Penjelasan Lengkap dan Sederhana Reksadana Syariah

Penjelasan lengkap reksadana syariah


Apa itu Reksadana Syariah?

Mengutip dari Otoritas Jasa Keuangan atau biasa disebut OJK, reksadana syariah merupakan sebuah wadah yang ditujukan untuk menghimpun dana masyarakat yang kemudian dikelola oleh badan hukum dengan nama Manajer Investasi.

Selanjutnya diinvestasikan ke dalam sebuah surat berharga misalnya seperti saham, obligasi, dan instrumen pasar keuangan lainnya.

Tak jauh beda dengan namanya, prinsip dasar reksadana syariah yakni dengan menyesuaikan ketentuan serta syariah Islam antara lain dengan portofolio sebagai penempatan dana di instrumen keuangan syariah seperti saham syariah dan sukuk.

Jadi, inti dari reksadana syariah adalah ditujukan kepada setiap orang yang hendak melakukan investasi sesuai dengan ketentuan dan hukum Islam.


Apa Saja Jenis Reksadana Syariah?

Setiap platform investasi tentunya mempunyai jenis, tak terkecuali reksadana syariah ini.

Lantas, apa sajakah jenis-jenis reksadana syariah itu?

Berikut uraian lengkapnya mengenai jenis-jenis reksadana syariah yang dilansir dari duwitmu.com:

  • Reksadana Syariah Berbasis Sukuk.
  • Reksadana Syariah Berbasis Efek Syariah Luar Negeri.
  • Reksa Dana Syariah berbentuk KIK Pernyataan Terbatas.
  • Reksa Dana Syariah Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (KIK) yang unit penyertaan nya diperdagangkan di bursa efek (Exchange Traded Fund/ETF).
  • Reksadana Syariah Pasar Uang.
  • Reksadana Syariah Pendapatan Tetap.
  • Reksa Dana Saham Syariah.
  • Reksadana Syariah Campuran.
  • Reksadana Syariah Terproteksi.
  • Reksadana Syariah Indeks.


Apakah Reksadana Syariah halal?

Apakah Reksadana Syariah halal?

Tentu saja reksadana syariah halal!

Ketentuan reksadana syariah telah diatur oleh fatwa MUI dengan fatwa no. 20/DSN/-MUI/IV/2001.

Dari fatwa MUI tersebut pada intinya membolehkan setiap kaum muslimin untuk berinvestasi di sektor reksadana syariah, dengan memanfaatkan return yang dihasilkan.

Tak hanya itu saja, akad yang diberlakukan juga melalui akad kerjasama (musyarakah), sewa-menyewa (ijarah), dan akad bagi hasil (Mudharabah) dalam mekanisme setiap kegiatannya.

Jadi, jika kamu berminat untuk investasi di Reksadana Syariah sudah tidak perlu khawatir lagi ya?


Apa Saja Daftar Reksadana Syariah?

Saat ini terdapat banyak sekali daftar reksadana syariah, oleh karena itu kamu harus lebih jeli dan teliti dalam menentukan pilihannya, ya.

Berikut ini ada beberapa daftar reksadana syariah yang direkomendasikan:

  1. Reksa Dana Bahana Mes Syariah Fund.
  2. Reksa Dana Majoris Sukuk Negara Indonesia.
  3. TRIM Syariah Berimbang.
  4. Manulife Syariah Sukuk Indonesia.
  5. Capital Sharia Money Market.
  6. Mandiri Investa Dana Syariah.
  7. Majoris Pasar Uang Syariah Indonesia.
  8. Reksa Dana Syariah Mandiri.


Berapa Keuntungan yang Diperoleh dari Reksadana Syariah?

Perlu sahabat semuanya ketahui bahwa reksadana syariah ini sangat tepat untuk investasi jangka panjang.

Pasalnya, dalam kurun waktu satu tahun, reksadana syariah misalnya seperti Mandiri Pasar Uang Syariah Ekstra bisa memberikanmu keuntungan hingga 6,5%.

Apakah kamu tertarik?



Panduan Investasi Reksadana Syariah

Panduan Investasi Reksadana Syariah

Agar kamu tidak mengalami kebingungan tentang bagaimana cara berinvestasi reksadana syariah, berikut panduan lengkapnya.

Dengan panduan tersebut, kamu diharapkan agar lebih memahami seluk-beluk nya terlebih dahulu, sebelum terjun untuk berinvestasi.


1. Pilihlah Manajer Investasi dan Produk Terbaik

Pastinya kamu harus cermat dalam menentukan manajer investasi dan produk.

Hal tersebut bertujuan agar kamu dapat menjalankan investasi reksadana syariah secara nyaman.

Ada beberapa manajer yang melayani penjualan reksadana syariah, misalnya seperti Mandiri Sekuritas dan IPOT Fund.

Untuk Mandiri sendiri mempunyai 26 produk dengan sistem penempatan yang beragam, sementara IPOT memiliki 25 pilihan produk.

Nah, dengan demikian kamu bisa memilih jenis produk investasi reksa dana syariah sesuai dengan keinginanmu, dan pastikan jangan salah pilih tepat ya.


2. Mulai Rp 100 Ribu

Untuk memulai investasi syariah ini tidak perlu muluk-muluk dengan nominal uang yang besar, karena kamu bisa memulainya hanya dengan uang sebesar Rp 100 ribu saja, loh!

Dengan nominal yang terbilang cukup kecil ini, tentunya dapat menjangkau semua kalangan masyarakat yang hendak memulai investasi syariah, bukan?


3. Beli Online

Untuk pembelian investasi dapat dilakukan secara online, hal ini karena selain simpel juga minim potongan dan biaya administrasi.

Usahakan kamu paling tidak sudah memahami, serta mengetahui resiko dan sudah menentukan manajer investasi yang kamu pilih.

Nah, alangkah jauh lebih baik bila kamu terlebih dahulu memahami setiap produk, risiko dan manajer investasi, sebelum kamu melangkah jauh untuk memutuskan membeli salah satu produk investasi nya, ya.


4. Pantau dan Jual

Apabila dirasa kamu sedang membutuhkan dana atau dirasa sudah mendapatkan keuntungan, maka kamu bisa menjualnya langsung atau secara online.

Kamu juga bisa menentukan berapa jumlah unit yang hendak kamu jual nantinya.

Selanjutnya hasil dari penjualan unit tersebut akan langsung ditransfer ke rekening kamu di manajer investasi atau bisa juga langsung ke rekening pribadi mu untuk kemudian uangnya kamu tarik tunai.

Apabila uang hasil penjualan tersebut kamu taruh di manajer investasi, maka kamu bisa menggunakan uang tersebut untuk membeli investasi kembali.


Memahami Fakta Lainnya

Sebagai calon investor, kamu terlebih dahulu harus mengetahui dan paham dengan tentang produk serta jenis yang akan kamu pilih.

Tak hanya itu saja, kamu juga harus memahami beberapa hal penting lainnya.

Nah, untuk memperjelas tentang apa saja yang perlu kamu ketahui, berikut 8 fakta lainnya yang harus kamu pahami sebagai calon investor seperti yang dilansir dari OJK, berikut ini:

  1. Produk Reksadana Syariah sudah dijamin ke syariahnya oleh DPD;
  2. Dikelola oleh unit khusus;
  3. Dikelola oleh manajer investasi syariah;
  4. Mempunyai banyak pilihan produk;
  5. Berbasis efek syariah luar negeri pertama di Indonesia;
  6. Memiliki rata-rata pertumbuhan market cap paling tinggi, dan 
  7. Market place reksadana syariah tersedia secara offline maupun online.
  8. Adanya proses cleansing yaitu proses pembersihan dari hal-hal yang dapat mengganggu status kehalalan dari uang yang didapatkan selama proses investasi berlangsung.


***


Apakah kamu sudah paham mengenai investasi Reksadana Syariah?

Semoga dengan penjelasan yang sangat sederhana dan singkat ini mampu memberikan sedikit wawasan bagi kamu yang hendak terjun ke investasi reksa dana saham syariah, ya.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar finansial hanya di BlogDaffa.com, oke!