Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jenis Jenis Pupuk Kompos & Karakteristiknya | Sangat Baik Untuk Memenuhi Nutrisi Tanaman, loh!

Apakah kamu menginginkan tanaman yang kamu rawat tumbuh dengan baik dan sehat? Gunakanlah jenis pupuk kompos Terbaik berikut ini supaya tanaman yang kamu pelihara tumbuh subur dan sehat!

Pupuk kompos merupakan salah satu jenis pupuk organik yang dibuat dengan metode menguraikan sisa-sisa mahluk hidup misalnya seperti dedaunan dan kotoran hewan. Sedangkan proses pengomposan sendiri di bantu oleh bantuan mikroorganisme hidup.

Sedangkan untuk cara membuat pupuk kompos terbilang cukup mudah, pasalnya kamu hanya memerlukan bahan baku berupa material organik serta organisme pengurai yang terdiri dari mikroorganisme ataupun makro organisme.

Sedangkan untuk teknologi pengomposan sendiri dikembangkan dari proses penguraian meterial organik yang terjadi di alam bebas.

Biasanya, proses pembuatan pupuk kompos sangat mudah dan simpel dengan memadukan teknologi yang cukup sederhana.

Bisa dikatakan semua kalangan masyarakat dapat membuat pupuk kompos secara mandiri di rumah, entah itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan pertanian atau sekedar untuk tujuan pemupukan tanaman di pekarangan rumah.

Lalu, jenis pupuk kompos apa sajakah yang sesuai dengan kriteria dan mampu memberikan nutrisi yang baik untuk pertumbuhan tanaman?

Untuk menemukan jawabannya, kamu dapat mencarinya di uraian artikel di bawah ini!


Jenis Jenis Pupuk Kompos

Jenis Jenis Pupuk Kompos


1. Pupuk Aerob

Pupuk Aerob

Pupuk areob merupakan salah satu jenis pupuk kompos yang terbuat melalui proses biokimia dan melibatkan oksigen.

Sementara bahan baku utama dalam pembuatan pupuk areob diantaranya seperti memanfaatkan sisa tanaman, kotoran hewan atau bahkan dengan kombinasi keduanya.

Cara membuat pupuk kompos Aerob membutuhkan waktu kurang lebih antara 40 hingga 50 hari lamanya.

Lamanya proses pengomposan sendiri sangat di pengaruhi oleh jenis dekomposer serta bahan baku pembuatan pupuk kompos.


2. Pupuk Bakashi

Pupuk Bakashi

Pupuk Bakashi merupakan salah satu jenis pupuk anaerob yang lumayan populer di kalangan pertanian.

Karakteristik paling utama dari pupuk Bakashi dapat diamati dari jenis inokulan yang dipakai sebagai bahan baku utama dalam proses pembuatan pupuk kompos.

Sedangkan inokulan yang paling populer digunakan sebagai bahan dasar pembuatan pupuk Bakashi yakni mikroorganisme (EM4).

Inokulan yang terdapat pada EM4 terbentuk dari berbagai macam jenis mikroorganisme yang terbukti mampu mendekomposisi bahan organik yang sangat efektif.


3. Vermik Kompos

Vermik Kompos

Vermik kompos merupakan salah satu jenis pupuk kompos yang memanfaatkan makro organisme sebagai pengurai utama dalam proses pengomposan.

Makro organisme yang dapat digunakan sebagai pengurai bahan dasar pupuk kompos yaitu cacing tanah.

Cara pembuatan vermik kompos sendiri yakni dengan memberikan bahan organik tersebut sebagai makanan cacing tanah.

Jadi, kotoran yang dikeluarkan oleh cacing tanah itulah yang dinamakan sebagai vermik kompos.

Selain cacing tanah, kamu juga dapat memanfaatkan makro organisme lainnya misalnya seperti belatung.


4. Pupuk Organik Cair

Pupuk Organik Cair

Pupuk organik cair merupakan salah satu jenis pupuk kompos yang terbuat dari proses pengomposan basah.

Sedangkan cara membuat pupuk organik cair sendiri tak jauh berbeda dengan proses pembuatan pupuk Aerob ataupun pupuk anaerob.

Pupuk organik cair jauh lebih efektif bila digunakan untuk menyemprot daun dibandingkan di siram kan ke akar secara langsung.

Namun, untuk pengaplikasian nya sendiri harus memakai dosis atau takaran yang sesuai agar tanaman tidak over dosis.


Karakteristik Pupuk Kompos

Tak hanya mampu memberikan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman, ternyata pupuk kompos mampu memperbaiki biologi, fisik, struktur, dan kimia dalam tanah.

Pada umumnya, pupuk kompos memiliki beberapa ciri khas yang paling umum.

  • Tidak berbau busuk.
  • Berwarna coklat kehitaman.
  • Untuk bentuknya sendiri menyerupai tanah gembur.
  • Ciri khas yang paling mencolok dari pupuk kompos ketika dimasukkan ke dalam air, maka pupuk tersebut akan tenggelam, namun air tersebut tetap dalam kondisi jernih alias tidak berubah.
  • Apabila digunakan untuk memupuk tanah, maka pupuk kompos tersebut tidak menimbulkan pertumbuhan gulma.


Selain itu, adapun ciri-ciri khas paling identik dari pupuk mulai dari fisik, kimiawi, dan biologis diantaranya adalah sebagai berikut:


1. Secara Fisik

Apabila diteliti lebih lanjut, pupuk kompos secara fisik mempunyai kemampuan yang dapat membantu meningkatkan kualitas tanah supaya dapat menyimpan kadar air sebagai cadangan dikala musim kemarau tiba.

Selain itu, pupuk kompos juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas tanah agar lebih gembur, dan subur sehingga sangat cocok untuk digunakan sebagai media tanam atau media tumbuh pada sistem perakaran tanaman.

Sedangkan pada media tanam berpasir bahan kompos terbukti sangat efektif menjadi perekat, dengan demikian struktur tanah akan menjadi lebih solid dan kokoh.

Selain itu, pupuk kompos juga sangat efektif digunakan pada tanah liat atau tanah lempung, sebab sifat dari kompos mampu menggemburkan tanah supaya tidak terlalu solid.


2. Secara Kimiawi

Secara kimiawi pupuk kompos mampu meningkatkan kapasitas tukar kation di dalam tanah.

Hal itu lantaran semakin tinggi kandungan organik yang terkandung dalam tanah, maka akan semakin baik pula kapasitas tukar kation nya.

Kapasitas kation berperan cukup krusial dalam membantu melepaskan unsur-unsur penting yang terdapat pada tanah, sehingga dengan hal itu akan mempermudah tanaman dalam menyerap nutrisi penting yang didalam tanah.


3. Secara Biologis

Secara biologis, kompos merupakan media tanam yang sangat baik untuk berkembang biak organisme dalam tanah.

Entah itu mikroorganisme ataupun hewan pengurai tanah lainnya.

Aktivitas mikroorganisme ataupun hewan pengurai tanah yang berada di dalam media tanam, tentunya dapat membantu memperkaya unsur hara yang sangat dibutuhkan oleh tanaman.


***


Nah, itulah beberapa informasi mengenai jenis-jenis pupuk kompos yang lengkap mulai dari ciri-ciri fisik, kimiawi, dan biologis.

Semoga artikel ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar tanaman hias hanya di Blogdaffa.com, oke!