Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sekam Bakar: Manfaat, Fungsi, Dan Cara Pembuatan Sekam Bakar Untuk Media Tanam

Sekam atau merang merupakan limbah dari sisa penggilingan padi yang bisa di manfaatkan sebagai media tanam. Untuk lebih detailnya mengenai cara membuat sekam bakar beserta manfaatnya bisa kamu simak pada ulasan di bawah ini!

Meskipun bagi sebagian orang sekam padi hanya dianggap sebatas limbah, namun dengan pengolahan yang tepat, limbah tersebut bisa kamu manfaatkan sebagai media tanam, loh!

Biasanya hasil dari pemanfaatan sekam seringkali disebut dengan istilah sekam bakar.

Dalam bidang pertanian, sekam tak jarang dipakai untuk membantu menggemburkan tanah, bahkan seringkali di olah untuk di jadikan pupuk kompos.

Tak hanya dapat digunakan sebagai media tanam dan pupuk kompos saja, penggunaan sekam juga turut membantu menguraikan limbah padi tanpa harus terbuang sia-sia.

Lantas, apa sajakah manfaat sekam bakar itu?

Berikut ulasannya!


Manfaat Sekam Bakar

Manfaat Sekam Bakar

Manfaat dari sekam bakar untuk media tanam, diantaranya adalah sebagai berikut:


1. Menjaga Struktur Tanah supaya Tetap Gembur

Memanfaatkan sekam bakar sebagai campuran media tanam diyakini mampu membantu menjaga struktur tanah agar tetap gembur.

Hal itu lantaran sekam bakar bersifat porositas tinggi dan berbobot ringan.


2. Menjaga Unsur Hara

Pada dasarnya, setiap pembakaran akan menciptakan banyak pori-pori dengan ukurannya yang besar, namun tetap ringan, hal tersebut tak jauh berbeda dengan sekam bakar.

Sehingga dengan terciptanya pori-pori pada sekam bakar sangat bermanfaat untuk mengikat serta menyerap unsur hara.

Selain itu, pori-pori tersebut juga sangat bermanfaat sebagai tempat tinggal atau tempat berkembang biaknya mikroba atau mikroorganisme yang sangat baik untuk membantu pertumbuhan tanaman.


3. Meningkatkan pH dalam Tanah

Dalam sekam mengandung pH atau tingkat keasaman tanah cukup tinggi yakni 8,5 hingga 9 pH.

Dengan demikian, sekam bakar ini sangat efektif untuk dipakai pada tanah yang bersifat asam sebagai peningkat pH dalam tanah.


4. Mampu Menyerap Racun dalam Tanah

Biasanya di dalam tanah mengandung beberapa jenis racun serta penyakit yang berpotensi merusak tanaman.

Namun, kamu tidak perlu resah bila menggunakan sekam bakar, sebab kandungan racun yang terdapat pada tanah akan di serap serta bibit penyakit akan segera di isolasi.


5. Mampu Memperbaiki Tanah yang Rusak akibat Bahan Kimia

Sekam bakar di akui sangat handal dalam mengatasi atau memperbaiki struktur tanah yang rusak akibat penggunaan bahan-bahan kimia.

Untuk penggunaannya kamu hanya perlu mencampurkan sekam bakar tersebut pada tanah yang rusak akibat pemakaian bahan kimia.


6. Menjaga Sirkulasi Udara dalam Media Tanam

Supaya sirkulasi udara pada sistem perakaran tanaman berlangsung dengan baik, maka kamu memerlukan sekam bakar sebagai media tanam tambahan.

Dengan demikian, sirkulasi udara pada media tanam dapat berjalan dengan lancar.


Fungsi Sekam Bakar

Fungsi Sekam Bakar

Sekam bakar mempunyai peran yang aktif dalam memperbaiki struktur fisik kimia dan biologi di dalam tanah.

Bahkan penggunaan sekam bakar mampu meningkatkan porositas tanah, sehingga mampu membuat tanah menjadi lebih gembur dan mampu menyerap nutrisi jauh lebih baik.

Pada hakikatnya, tanah yang gembur dapat berguna sebagai media tumbuh organisme hidup yang sangat penting untuk tanaman, misalnya seperti cacing tanah.

Tak hanya itu saja, menurut beberapa penelitian menyatakan bahwa sekam bakar mampu berperan sebagai absorban.

Fungsi dari absorban sendiri mampu menekan jumlah mikroba patogen serta logam yang terkandung di dalam pupuk kompos, dengan demikian tanah menjadi terbebas dari bahan kimia serta bibit penyakit yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.



Cara Membuat Sekam Bakar untuk Media Tanam

Cara membuat sekam bakar sebagai media tanam


Alat untuk Membuat Sekam Bakar:

  • Kompor atau tungku kayu bakar.
  • Kuali tanah.
  • Pengaduk dari kayu.
  • Sekam padi menyesuaikan kebutuhan.

Proses Pembuatan Sekam Bakar:

  • Pertama-tama masukan sekam padi ke dalam kuali tanah yang sudah kamu siapkan sebelumnya.
  • Lalu tempatkan kuali tersebut di atas kompor atau tungku kayu.
  • Nyalakan api pada tungku kayu atau kompor selama kurang lebih 2 menit.
  • Selanjutnya, kamu perlu mengaduk sekam tersebut setiap satu menit sekali hingga warna sekam berubah menjadi hitam.
  • Setelah proses pembakaran dan diaduk-aduk selama kurang lebih 30 menit, dan seluruh warna sekam berubah menjadi hitam itu menandakan pembuatan sekam bakar telah jadi.
  • Selanjutnya, kamu matikan kompor atau tungku kayu bakar dan biarkan suhu dari sekam tersebut turun menjadi dingin.


***


Nah, itulah beberapa informasi mengenai sekam bakar mulai dari manfaat, fungsi, hingga cara membuat sekam bakar sendiri di rumah.

Semoga artikel tentang cara membuat sekam bakar ini dapat membantu kamu dan menambah wawasan bagi kita semua.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar tanaman hias hanya di Blog Daffa.com, oke!