Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Membuat Pupuk Organik Cair Dari Bahan Sampah Dapur. Ternyata Sangatlah Mudah Dilakukan, loh!

Pupuk organik cair yang sangat baik untuk memberikan nutrisi pada tanaman, ternyata dapat dibuat dari sampah dapur, loh! Tentunya dengan hal ini akan bisa menjadi solusi pengolahan limbah rumah tangga. Untuk lebih detailnya silahkan simak cara membuat pupuk organik cair yang dapat kamu praktekkan sendiri di rumah pada ulasan berikut ini!

Apakah kamu salah satu orang yang memiliki kebun kecil, atau hanya sekedar hobi merawat tanaman hias di rumah?

Apabila, iya. Maka tak ada salahnya untuk mencoba membuat pupuk organik cair sendiri di rumah, daripada harus terlalu sering membelinya di toko pertanian.

Selain dapat menekan biaya pengeluaran untuk membeli pupuk, dengan metode ini kamu dapat memanfaatkan sampah yang dapur yang tak bernilai, loh!

Berikut cara membuat pupuk organik cair yang sangat mudah dipraktekkan di rumah.


Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Sampah Dapur

Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Sampah Dapur


1. Menyiapkan Alat dan Bahan Pembuatan Pupuk Organik Cair

Menyiapkan Alat dan Bahan Pembuatan Pupuk Organik Cair

Pupuk organik cair merupakan salah satu jenis pupuk tambahan yang umumnya sering diterapkan pada permukaan daun, bunga, dan batang tanaman.

Pasalnya pupuk organik cair ini mampu merangsang pertumbuhan pada tiap bagian tersebut supaya lebih cepat.

Supaya dapat merangsang pertumbuhan pada tiap-tiap bagian tanaman, maka dibutuhkan kandungan unsur hara yang banyak pada pupuk organik cair tersebut.

Untuk memenuhi kebutuhan unsur hara yang sangat dibutuhkan oleh tanaman, maka kamu memerlukan beberapa bahan berikut dalam cara membuat pupuk organik cair:

  • Sampah dapur basah sebagai sumber nitrogen pada pupuk organik cair misalnya seperti: sayuran basi, ampas perasaan santan, buah-buahan yang sudah membusuk serta beberapa bahan organik lainnya.
  • Potongan batang pohon pisang yang sudah berbuah, hal ini bersifat opsional alias boleh dilakukan juga tidak.
  • Kotoran hewan ternak misalnya seperti kotoran kambing, ayam, kelinci, sapi dan lainnya.
  • Urin atau air kencing hewan ternak.
  • Leri atau air bekas cucian beras.
  • Air bekas cucian ikan.
  • Gula pasir atau gula Jawa.
  • Molase atau tetes tebu.
  • Air sesuai kebutuhan.
  • Sabut kelapa.
  • Serbuk kayu sisa gergajian.
  • Mikroba pengurai sebagai starter perangsang pertumbuhan mikroorganisme seperti EM4, SOT dan lain sebagainya.

Sedang alat untuk proses pembuatan pupuk organik cair adalah sebagai berikut:

  • Drum atau ember yang lengkap dengan tutupnya.
  • Pisau.
  • Jerigen plastik.
  • Pengaduk bisa berupa kayu panjang.
  • Selang plastik.
  • Lakban atau isolasi, bisa juga menggunakan alat perekat lainnya.
  • Botol plastik.

Satu hal yang perlu kamu ketahui dalam proses pembuatan pupuk organik cair tidak boleh memakai alat pengaduk serta wadah yang berbahan dari material besi.

Sebab, hal itu dapat mempengaruhi kualitas pupuk organik cair yang dihasilkan selama proses fermentasi.


2. Menyiapkan Bahan Dasar Pupuk Organik Cair

Menyiapkan Bahan Dasar Pupuk Organik Cair

Sebelum membahas lebih jauh mengenai proses pembuatan pupuk organik, alangkah baiknya kamu terlebih dahulu menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan.

Dalam menyiapkan bahan pupuk, kamu terlebih dahulu harus mencuci sampah dapur tersebut pada air yang mengalir hingga bersih.

Hal ini bertujuan untuk membuang atau meminimalisir adanya kandungan zat berbahaya yang terdapat pada sampah dapur tersebut, sehingga akan menghambat proses fermentasi pembuatan pupuk.

Setelah mencuci bahan-bahan dasar tersebut, maka tahap selanjutnya yaitu potong-potong sampah dapur hingga halus, semakin kecil potongan tentunya akan lebih bagus.

Karena, potongan sampah dapur yang berukuran kecil akan membantu proses fermentasi yang jauh lebih sempurna.



3. Cara Membuat Pupuk Organik Cair

Cara Membuat Pupuk Organik Cair

Setelah kamu menyelesaikan beberapa proses di atas, maka kamu sudah bisa untuk memulai proses membuat pupuk organik cair.

Untuk cara membuat pupuk organik cair sendiri di rumah, berikut caranya:

  • Larutkan mikroba pengurai seperti EM4 sebagai starter utama ke dalam wadah yang berisi air bersih secukupnya.
  • Masukan gula beserta molase atau tetes tebu ke dalam larutan EM4. Lalu diamkan selama kurang lebih 20 menit.
  • Selagi menunggu proses mikroba starter aktif, maka gunakanlah waktu luang tersebut untuk menuangkan kotoran hewan ternak yang masih segar ke dalam drum atau ember yang sudah kamu siapkan sebelumnya.
  • Lalu, masukan sampah dapur yang sudah kamu potong-potong tadi ke dalam drum atau ember yang sudah kamu isi dengan kotoran ternak. Kemudian aduk-aduk hingga tercampur rata.
  • Selanjutnya kamu dapat memasukkan beberapa bahan padat organik lainnya yang sudah kamu siapkan sebelumnya seperti batang pisang, sabut kelapa, dan serbuk kayu bekas gergajian.
  • Lalu, tuangkan larutan bioaktivator yang sebelumnya sudah di biarkan selama 20 menit.
  • Apabila kamu ingin mempercepat proses penguraian bahan-bahan tersebut, maka kamu dapat memasukan terasi ke dalam wadah fermentasi tersebut.
  • Tahap selanjutnya yaitu memasukan bahan-bahan organik cair seperti urine atau air kencing hewan ternak, air bekas cucian beras, dan air bekas ikan ke dalam wadah fermentasi. Lalu aduk kembali drum atau ember hingga bahan-bahan yang di fermentasi tercampur sampai rata.
  • Tambahkan air secukupnya dengan skala perbandingan antara bahan organik padat dan cair yaitu 7 : 13.
  • Setelah menuangkan air kedalam wadah, maka aduk kembali hingga bahan-bahan tersebut tercampur hingga rata.
  • Setelah bahan-bahan organik tersebut menyatu, maka tutuplah wadah tersebut dengan tutup.
  • Buatlah lubang pada bagian tutup wadah fermentasi yang digunakan sebagai tempat selang plastik.
  • Selanjutnya pasang selang plastik ke lubang yang sudah kamu buat di bagian tutup, setelah selesai memasang selang rekatkan area lubang menggunakan lem bakar agar kedap udara.
  • Tahap selanjutnya, bagian ujung selang yang terletak pada bagian luar drum masukan lah ke dalam sebuah botol plastik yang berisi air bersih.
  • Sumbat bagian tutup botol plastik hingga kedap udara atau tidak bisa dimasuki oleh udara dari luar.


Dalam wadah fermentasi akan terjadi sebuah reaksi anaerob. Guna pemasangan selang plastik pada drum fermentasi tak lain adalah sebagai pengatur atau penyeimbang suhu panas yang terdapat pada wadah fermentasi dengan cara membuatnya melalui ujung selang pada botol plastik.

Selanjutnya kamu hanya tinggal menunggu proses fermentasi selesai kurang lebih adalah 10 hari.

Apabila pupuk organik cair sudah matang atau jadi, maka fermentasi tersebut akan mengeluarkan aroma layaknya tape.

Akan tetapi, jika selama 10 hari atau bahkan hingga 30 hari aroma tape tidak kunjung timbul, bisa dikatakan proses fermentasi pembuatan pupuk organik cair gagal.


4. Cara Menyaring Fermentasi Pupuk Organik Cair

. Cara Menyaring Fermentasi Pupuk Organik Cair

Setelah tercium bau tape itu menandakan pupuk sudah matang, maka kamu harus memisahkan antara pupuk cair dengan ampas sisa fermentasi.

Proses penyaringan pupuk ini dapat dilakukan dengan cara menyaring menggunakan kain halus dan tipis.

Kain tipis bertujuan untuk menyaring ampas yang terlarut pada pupuk cair yang berukuran jauh lebih kecil.

Setelah proses penyaringan selesai, maka kamu harus memasukan pupuk organik cair tersebut ke dalam sebuah wadah yang dapat di tutup dengan rapat.

Hal itu bertujuan supaya kadar atau kualitas unsur hara yang terkandung dalam pupuk organik cair yang berhasil kamu buat itu tidak mengalami penurunan kualitas.

Selain itu, ampas sisa fermentasi bisa kamu manfaatkan sebagai pupuk organik padat yang dapat kamu tabur pada media tanam secara langsung.

Dengan demikian tentu tidak ada bahan yang terbuang percuma kan?


***


Nah, itulah beberapa informasi mengenai cara membuat pupuk organik cair dari bahan sampah dapur.

Semoga artikel ini dapat membantu serta memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya seputar tanaman hanya di Blogdaffa.com, oke!