Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Trik Budidaya Ikan Discus Agar Cepat Berkembang biak | Peluang Bisnis Yang Menggiurkan, loh!

Ikan Discus merupakan salah satu jenis ikan hias yang paling banyak dicari oleh banyak orang. Oleh sebab itu, tak sedikit orang yang memulai terjun untuk budidaya ikan hias ini karena dianggap sebagai peluang bisnis yang sangat menguntungkan.

Ikan Discus banyak diminati oleh para pecinta ikan hias karena memiliki corak, warna yang sangat unik dan bentuknya yang lucu serta menggemaskan.

Bentuk tubuh dari ikan discus sendiri mirip seperti lingkaran yang gepeng.

Selain itu, ikan discus juga memiliki banyak jenisnya, loh!

Meskipun ikan ini bukan hewan asli Indonesia, tepatnya berasal dari sungai Amazon.

Namun, seiring berjalannya waktu ikan jenis ini sangat mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia.

Hal itu karena banyaknya pelaku budidaya di berbagai daerah.

Karakteristik dari ikan discus yaitu bersifat pemakan segala alias hewan omnivora.

Meski mempunyai sifat yang rakus, faktanya ikan ini tidak suka menganggu ataupun menyerang koloni atau ikan soliter lainnya, loh!

Ikan Discus di habitat aslinya sangat produktif dalam berkembangbiak ketika musim hujan tiba.

Hal itu karena kondisi air dalam sungai yang tersiram oleh air hujan menjadi asam atau meningkat kadar pH airnya.

Dengan kondisi pH air yang tinggi karena turunnya hujan, ikan ini sangat nyaman untuk berkembang biak.

Lalu, apakah kamu tertarik untuk memulai usaha budidaya ikan discus di rumah?

Jika jawabannya, Ya. Maka simak beberapa tips budidaya ikan discus supaya sukses dan berhasil di bawah ini!


Cara Budidaya Ikan Discus

Cara Budidaya Ikan Discus


1. Persiapan Akuarium Untuk Budidaya Ikan Discus

Persiapan Akuarium Untuk Budidaya Ikan Discus

Langkah pertama sebelum memulai budidaya ikan discus, kamu terlebih dahulu harus menyiapkan akuarium sebagai tempat budidaya.

Untuk ukuran akuarium yang paling ideal untuk budidaya ikan discus adalah panjang 100 cm x tinggi akuarium 50 cm x lebar 50 cm.

Setelah menyiapkan akuarium dengan ukuran tersebut, tahap selanjutnya yaitu mengisi akuarium menggunakan air bersih dengan ketinggian sekitar 25 cm diukur dari dasar akuarium.

Jagalah suhu air dalam akuarium supaya tetap stabil, suhu yang bagus antara 26 sampai 29 derajat Celcius.

Sementara untuk tingkat keasaman air usahakan berada di antara 5,5 hingga 6,5 pH.

Masukan satu sendok garam ikan ke dalam akuarium budidaya dan satu lembar daun Ketapang yang sudah diolah terlebih dahulu.

Selanjutnya pasang aerator supaya air kaya akan kandungan oksigen.

Selanjutnya diamkan air tersebut selama 3 hari .


2. Menebar Bibit Ikan Discus

Menebar Bibit Ikan Discus

Setalah mengendapkan air selama 3 hari, maka tahap selanjutnya yaitu menebarkan bibit ikan discus kedalam akuarium budidaya.

Langkah pertama sebelum menebar bibit ikan yang akan dibudidayakan, sebaiknya kamu masukan benih ikan tersebut bersama plastik atau wadah bibit ikan discus yang baru saja kamu beli.

Saat memasukkan plastik yang berisi benih ikan, biarkan saja dalam kondisi terikat.

Setelah itu biarkan plastik terendam air akuarium selama kurang lebih antara 10 hingga 15 menit.

Hal ini dilakukan supaya bibit ikan discus dapat menyesuaikan dengan suhu air yang terdapat pada akuarium.

Setelah 15 menit bukalah karet pengikat plastik, kemudian masukan bagian yang sudah kamu buka kedalam air dengan sedikit mengangkat sisi plastik.

Saat mengangkat sisi plastik usahakan jangan memaksa ikan untuk keluar dengan cara menuangnya langsung.

Sebaiknya cukup angkat dan biarkan ikan-ikan tersebut keluar dengan sendirinya.

Hal ini bertujuan supaya ikan tidak stress dan dapat beradaptasi pada lingkungan barunya dengan cepat.


3. Pengembangbiakan Ikan Discus

Pengembangbiakan Ikan Discus

Tahap selanjutnya dalam budidaya ikan discus yaitu pengembangbiakan ikan.

Ikan Discus dapat berkembang biak ketika usianya minimal satu tahun.

Jika kamu memelihara ikan discus yang masih anakan, maka kamu membutuhkan waktu yang cukup lama supaya ikan usianya cukup matang dan siap untuk dikawinkan.

Dalam proses pemijahan ikan discus tidak bisa dilakukan dengan sembarangan.

Kamu harus memasukan ikan jantan dan indukan betina yang sudah siap kawin dalam satu akuarium.

Selain itu kamu harus menambahkan beberapa batu-batuan di dasar akuarium untuk dijadikan sebagai tempat peletakan telur-telur ikan discus yang kamu pijahkan.

Proses pemijahan umumnya berlangsung selama kurang lebih 24 jam.

Setelah proses pemijahan biasanya telur akan menetas dalam waktu antara 2 hingga 3 hari.

Setelah telur ikan menetas, maka ambillah pejantan dan indukan ikan tersebut dan pindahkan ke akuarium lainnya.

Setelah larva ikan berusia antara 4 sampai 5 hari, barulah kamu berikan mereka pakan berupa kutu air, infusuria dan artemia.



4. Pembesaran Anakan Ikan Discus

Pembesaran Anakan Ikan Discus

Ketika anakan ikan discus yang kamu pelihara sudah menginjak usia satu bulan, maka kamu dapat memindahkan ke Akuarium yang lebih besar.

Saat memindahkan anakan usahakan kamu memperhatikan tingkat kepadatan ikan di dalamnya.

Hindari menempatkan ikan dalam jumlah yang banyak dalam satu akuarium, karena hal tersebut dapat mengakibatkan ikan tumpang tindih dan membatasi ruang gerak ikan tersebut.

Selain itu kamu juga harus memberikan pakan dengan kualitas yang bagus dan mengandung sumber protein yang tinggi.

Beberapa jenis pakan ikan discus yang baik diantara seperti cacing sutra, bloodworm, udang kecil.

Untuk mengatasi ikan yang hilang nafsu makan, kamu dapat memberinya makan dengan jenis yang berbeda secara bergantian.


5. Tips Merawat Ikan Discus

Tips Merawat Ikan Discus

Dalam budidaya ataupun memelihara ikan discus tentu membutuhkan perawatan khusus supaya ikan yang kamu piara dapat tumbuh dengan sehat.

Berikut beberapa tips supaya ikan discus yang kamu pelihara dapat tumbuh dengan baik dan sehat, simak dibawah ini:

  • Jagalah kondisi air agar tetap dalam keadaan bersih dengan cara mengganti air secara rutin minimal seminggu sekali.
  • Jagalah sirkulasi udara akuarium selalu dalam keadaan baik, dengan cara membersihkan aerator secara berkala.
  • Batasi total ikan dalam akuarium anatara 4 hingga 5 ekor saja, hal itu bertujuan supaya ikan tidak mudah mengalami stress karena kepadatan populasi.
  • Berilah garam ikan pada akuarium untuk menghindari ikan terkena serangan bakteri dan jamur.
  • Kamu bisa menambahkan ektra daun Ketapang untuk menetralkan pH air.
  • Rutinlah untuk mengecek suhu serta tingkat keasaman air dalam akuarium.


***


Nah, itulah beberapa cara mudah dalam budidaya ikan discus yang bisa kamu praktekkan sendiri di rumah.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan dapat menambah wawasan bagi kita semua. Terimakasih...