Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Cara Ternak Kroto Paling Simpel Menggunakan Paralon Di Rumah

Kroto adalah larva dari semut rangrang yang sering dipergunakan untuk pakan burung dan umpan mancing. Sampai saat ini permintaan pasar akan kroto semakin meningkat tinggi. Tentu saja hal ini merupakan peluang bisnis rumahan yang sangat menguntungkan bukan?

Di kalangan kicau mania kroto merupakan pakan terpopuler, karena mengandung protein yang sangat tinggi.

Kroto sendiri mampu memenuhi kebutuhan protein yang dibutuhkan oleh burung kicauan.

Sehingga, seiring dengan bertambahnya penghobi burung kicauan membuat permintaan kroto setiap harinya makin meningkat tajam.

Mengingat ketersediaan kroto di alam bebas stoknya kian menipis dan tak mampu untuk menyuplai permintaan pasar yang terus melambung, maka ini merupakan momentum untuk kita dalam ternak kroto di rumah.

Selain tinggi permintaan, harga kroto terbilang cukup mahal, loh!

Harga kroto tembus di angka 175 ribu per kilogramnya. Hal ini disebabkan ketersediaan kroto yang semakin langka.

Walaupun harga kroto terbilang mahal, Maamun tak sedikit para penghobi burung kicauan yang rela merogoh kantong untuk membeli kroto tersebut, loh!

Nah, hal ini merupakan peluang bisnis rumahan bagi kita semua untuk memulai ternak kroto di rumah supaya menghasilkan secara terus menerus dan dapat dijual sebagai usaha sampingan.

Apakah kamu tertarik untuk mengambil peluang emas ini?

Yuk, simak cara ternak kroto yang sangat mudah di bawah ini!


Cara Paling Mudah Ternak Kroto

Cara Paling Mudah Ternak Kroto


1. Menyiapkan Bibit atau Koloni Semut Rangrang

Menyiapkan Bibit atau Koloni Semut Rangrang

Tahap paling awal dalam ternak kroto yaitu menyiapkan koloni semut rangrang, kamu bisa membeli bibit tersebut atau mencarinya di alam bebas.

Apabila di lingkungan sekitar rumah mu sangat sukar untuk menemukan sarang semut rangrang, maka solusinya adalah membeli bibit kroto ke petani terdekat.

Harga dari bibit kroto sendiri cukup mahal yaitu antara Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu rupiah untuk satu kemasan botol plastik air mineral dengan ukuran 1,5 liter.


2. Membuat Kandang Ternak Kroto

Cara Membuat Kandang Ternak Kroto

Supaya ternak kroto yang kamu jalankan menjadi lebih mudah dan praktis, maka kamu dapat memakai paralon sebagai media ternak kroto.

Keuntungan ternak kroto dengan media paralon adalah lebih ekonomis, praktis, simpel, dan proses perawatannya yang sangat mudah.

Berikut cara membuat kandang ternak kroto dengan paralon:

  • Buatlah rak susun dua tingkat, rak dapat dibuat dari bahan kayu, besi, atau bambu.
  • Berilah kaleng atau toples kecil yang di isi menggunakan oli bekas atau air di setiap kaki rak. Hal ini bertujuan supaya koloni semut rangrang tidak kabur.
  • Usahakan posisi peletakan tak jauh dari dinding atau benda lainnya, karena bisa membantu koloni semut rangrang kabur dari penangkaran.
  • Pakailah paralon dengan diameter 12 cm dengan panjang yang disesuaikan dengan lebar rak.
  • Susun paralon tersebut di setiap tingkat rak dengan cara menumpuknya.


Selain jauh dari dinding dan benda-benda lainnya, peletakan kandang ternak kroto harus ditempat yang gelap dan sunyi.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi semut rangrang untuk bertelur secara optimal.


3. Menebarkan Bibit Koloni Semut Rangrang

Menebarkan Bibit Koloni Semut Rangrang

Setelah pembuatan kandang siap, maka tahap selanjutnya yaitu menebarkan bibit atau koloni semut rangrang ke kandang ternak.

Apabila kamu membeli bibit atau koloni semut rangrang dalam kemasan air mineral atau toples sosis, bukalah penutup kemasan bibit dan letakkan diatas tumpukan paralon.

Secara otomatis koloni semut rangrang akan keluar dan memasuki lubang pada setiap tumpukan paralon.

Jika kamu mengambil koloni semut rangrang dari alam maka cukup letakkan sarangnya di atas tumpukan paralon.

Setelah itu taruhlah tutup toples yang diisi dengan larutan air gula.



4. Pemberian Pakan Kroto

Pemberian Pakan Kroto

Koloni semut rangrang membutuhkan asupan protein dan karbohidrat untuk mempercepat pembuatan kroto.

Pakan yang kaya akan kandungan protein biasanya terdapat pada hewan-hewan kecil seperti jangkrik, ulat Hongkong, belalang, dan cicak.

Selain itu kamu juga bisa memberikan pakan untuk memenuhi kebutuhan protein semut rangrang dengan daging ayam rebus, atau tulang sapi yang sudah kamu potong atau pecah hingga sum-sum nya keluar.

Sementara untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat semut rangrang kamu bisa memberinya larutan gula pasir yang dituangkan ke dalam sebuah wadah dan letakkan di atas tumpukan paralon.

Berikut cara memberikan pakan koloni semut rangrang:

  • Taruh makanan di atas wadah yang ceper dan letakkan di samping atau di atas tumpukan paralon.
  • Saat memberikan pakan berupa hewan yang masih hidup, usahakan untuk melumpuhkannya terlebih dahulu, supaya hewan tersebut tidak kabur saat dijadikan umpan.
  • Kamu bisa menggunakan baki atau tutup toples sosis untuk memberi larutan air gula pasir, lalu letakkan di atas atau samping tumpukan paralon tersebut.


5. Proses Panen Kroto

Proses Panen Kroto

Pada waktu awal ternak kroto selama 6 bulan usahakan untuk tidak memanennya. Hal ini bertujuan supaya koloni semut rangrang tersebut dapat berkembang pesat dan kuat.

Kroto dapat dipanen setelah wadah budidaya terlihat penuh dengan warnah putih seperti beras yang menumpuk.

Jika koloni semut rangrang yang kamu ternakkan sudah sangat kuat dan tumbuh stabil, maka permanen kroto bisa dilakukan setiap 15 hingga 20 hari sekali.

Cara panen kroto :

  • Siapkan baskom, ember, atau bak.
  • Pakailah sarung tangan tebal berbahan dasar karet.
  • Pakailah tepung beras dan oleskan ke wadah dan sarung tangan kamu untuk menyamarkan aroma tubuh mu.
  • Ambil paralon yang berisi kroto, robek jaring-jaring menggunakan sumpit atau pulpen dan korek isi wadah paralon tersebut. Maka kroto akan berjatuhan ke baskom.


***


Nah itulah beberapa tips tentang cara ternak kroto di rumah.

Semoga artikel ini dapat membantu serta memberikan informasi tambahan bagi kita semua. Terimakasih...