Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Merawat Tanaman Kuping Gajah Di Rumah | Lengkap Dengan Ciri Ciri & Manfaatnya

Tanaman kuping gajah mempunyai daun lebar berwarna hijau tua. Selain itu, tanaman hias daun satu ini memiliki manfaat yang sangat baik untuk kesehatan, loh!

Tanaman kuping gajah dengan nama latin Anthurium merupakan tanaman hias yang masuk dalam rumpun Araceae.

Kebanyakan tanaman kuping gajah mempengaruhi daun berwarna hijau tua dengan tulang daun berwarna putih kehijauan.

Sementara untuk panjang tumbuhan kuping gajah sendiri bisa tumbuh mencapai 20 hingga 40 cm dan untuk lebar daunnya antara 15 - 38 cm.

Untuk lebih jelasnya silahkan simak ciri-ciri dari tanaman kuping gajah antara lain sebagai berikut:


Ciri Ciri Tanaman Kuping Gajah

Ciri Ciri Tanaman Kuping Gajah

  • Tanaman kuping gajah mempunyai batang berdiri tegak.
  • Berdaun tunggal, berpelepang, duduk pada roset akar.
  • Panjangnya sekitar 25 - 30 cm.
  • Untuk lebar daunnya antara 15 - 20 cm.
  • Umumnya daun tanaman kuping gajah berwarna hijau tua dengan bentuk lonjong.
  • Tulang daun seperti sirip ikan dengan warna keputihan.
  • Ciri-ciri bunga Kuping Gajah yaitu majemuk, dengan kelopak bulat, dan bagian ujungnya batangnya mempunyai kelamin ganda.
  • Mahkota bunganya berwarna kuning.
  • Dengan perakaran berbentuk rhizoma.
  • Karakteristik tanaman kuping gajah tidak dapat bertahan di lokasi dengan sinar matahari penuh.


Manfaat Tanaman Kuping Gajah

Manfaat Tanaman Kuping Gajah

Tak hanya dapat digunakan sebagai tanaman hias saja, tanaman kuping gajah menyimpan sejuta manfaat yang baik untuk kesehatan, loh!

Dibalik keanggunan serta kecantikan tanaman kuping gajah, ternyata menyimpan segudang manfaat yang belum banyak diketahui oleh banyak orang, loh!

Pasalnya di bagian batang serta daun kuping gajah mengandung beberapa zat, misalnya seperti zat saponim, flavonoida, dan tanin.

Dari sejumlah kandungan yang sudah kami sebutkan diatas memiliki sifat anti bakteri dan anti peradangan.

Berikut beragam manfaat tanaman kuping gajah yang jarak diketahui!

  1. Mampu membantu menyembuhkan bengkak pada tenggorokan dan mulut.
  2. Mampu mempercepat proses penuaan pada bisul.
  3. Obat alami penghilang stress, menyembuhkan penyakit gangguan ginjal, dan diabetes.
  4. Tanaman kuping gajah dapat digunakan untuk relaksasi.
  5. Menanggulangi infeksi yang disebabkan oleh kuman dan bakteri.
  6. Dapat digunakan sebagai obat berbagai macam jenis penyakit kulit.

Kamu dapat memanfaatkan kuping gajah yang diolah menjadi ramuan tradisional sederhana.

Cara membuat ramuan tradisional dari kuping gajah cukup mudah, kok!

Pertama-tama siapkanlah beberapa lembar daun kuping gajah yang sebelumnya sudah kamu cuci terlebih dahulu sampai bersih.

Rebuslah daun kuping gajah yang sudah kamu siapkan sebelumnya menggunakan air sebanyak 1 gelas, dengan kurun waktu kurang lebih 15 menit.

Setelah mendidih, dinginkan air rebusan daun kuping gajah.

Selanjutnya saring air rebusan daun kuping gajah, dan minumlah air rebusan tersebut sekali minum atau dihabiskan.


Cara Merawat Tanaman Kuping Gajah

Cara Merawat Tanaman Kuping Gajah

1. Hindari Tanaman Kuping Gajah Dari Sinar Matahari Langsung

Hindari Tanaman Kuping Gajah Dari Sinar Matahari Langsung

Lokasi yang tepat untuk membudidayakan tanaman kuping gajah yaitu di tempat yang teduh atau terbebas dari pancaran sinar matahari secara langsung.

Sebab daun tanaman kuping gajah sangat rentan bila terkena sinar matahari secara langsung yang akan berdampak pada daun tanaman menjadi terbakar.

Selain tempat yang teduh, lokasi budidaya tanaman kuping gajah harus mempunyai tingkat kelembaban yang stabil.

Apabila kamu menanam kuping gajah didalam rumah, usahakan untuk menghindari ruangan yang memakai air conditioner ataupun kipas angin.

Sebab kedua alat tersebut meski nampak memberikan sensasi sejuk, akan tetapi pada kenyataannya justru membuat suhu udara ruangan menjadi kering.

Supaya tanaman kuping gajah dapat tumbuh dengan baik dan subur, maka letakkan tanaman hias tersebut di dekat ventilasi udara ruangan.


2. Gunakanlah Tanah Bersih dan Higienis Sebagai Media Tanam Kuping Gajah

Media tanam terbaik untuk menanam kuping gajah yaitu dengan menggunakan tanah.

Sebelum menggunakan tanah sebagai media tanam, sebaiknya kamu memastikan terlebih dahulu tanah yang hendak kamu pakai tersebut.

Apakah sudah benar-benar steril dalam kata lain terbebas dari bakteri dan jamur.

Untuk mensterilkan tanah yang hendak kamu gunakan sebagai media tanam dapat dilakukan dengan cara menyiram air panas, mengukus tanah, atau bisa juga dengan obat-obatan.

Sementara komposisi perpaduan bahan terbaik untuk membuat media tanam kuping gajah di rumah antara lain sebagai berikut:

Kamu dapat mencampurkan pupuk kompos dengan pasir dan tanah kebun disekitar rumah mu.

Untuk rasio perbandingannya yaitu 1 : 1 : 1.

Setelah selesai mencampurkan ketiga bahan tersebut kamu dapat menambahkan serbuk kulit kayu, pupuk kandang, ataupun arang sekam.

Kalian tinggal pilih mana yang sesuai selera atau yang paling mudah didapatkan!


3. Rutin Membersihkan Daun Kuping Gajah Dari Debu

Rutin Membersihkan Daun Kuping Gajah Dari Debu

Saat merawat tanaman kuping gajah kamu harus rajin serta rutin membersihkan daun tanaman tersebut.

Mengingat ukuran daunnya yang cukup lebar dan besar.

Hal itulah yang membuat daun dari tanaman hias satu ini berpotensi besar terkena kotoran seperti debu dan sebagainya.

Oleh karena itu kamu harus selalu rajin memperhatikan kebersihan daun kuping gajah.

Cara membersihkan daun tanaman kuping gajah dapat dilakukan dengan cara menyemprotkan air ke permukaan daun.

Selanjutnya kamu tinggal lap daun tanaman kuping gajah tersebut menggunakan kain  atau handuk kecil yang bersih untuk mengeringkan permukaan daun tanaman hias tersebut.


4. Siram Tanaman Kuping Gajah Secara Rutin

Siram Tanaman Kuping Gajah Secara Rutin

Penyiraman tanaman kuping gajah harus dilakukan secara rutin agar kondisi media tanamnya tetap dalam keadaan lembab.

Hal yang perlu kamu perhatikan saat proses menyiram tanaman adalah usahakan untuk menghindari kondisi media tanam tergenangi oleh air.

Pasalnya, media tanam yang tergenangi oleh air justru akan mengundang hama ataupun penyakit seperti bakteri dan jamur yang bersarang di tanah tersebut.

Dengan kendati demikian tentunya akan membuat tanaman kuping gajah mengalami keterlambatan dalam proses pertumbuhannya.

Sebaiknya kamu cukup menyiram tanaman hias daun ini dengan air secukupnya, satu kali per harinya.

Misalnya menyiram tanaman sebelum pukul 10.00 atau ketika sore hari sekitar jam 17.00.

Untuk menghindarinya Penyiraman air secara berlebihan, kamu bisa memakai semprotan untuk menyiram langsung ke arah media tanam.



5. Berilah Nutrisi Tanaman Kuping Gajah

Nutrisi Tanaman Kuping Gajah

Supaya tanaman kuping gajah dapat tumbuh dengan subur, kamu juga harus memperhatikan kebutuhan nutrisinya.

Kamu dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman hias kuping gajah ini dengan memberikan pupuk NPK dengan kadar Nitrogen (N) yang lebih tinggi.

Cara memupuk tanaman hias dalam ruangan satu ini bisa dilakukan dengan dua cara.

Cara yang pertama kamu dapat menaburkan pupuk tersebut ke media tanam.

Sementara untuk cara yang kedua kamu bisa mencairkan pupuk NPK tersebut yang kemudian kamu semprotan ke media tanam.

Pilihlah cara pemupukan tanaman kuping gajah yang menurutmu itu paling mudah.

Supaya mendapatkan hasil yang optimal kamu bisa melakukan pemupukan tanaman setiap 2 Minggu sekali.


***


Jadi, itulah beberapa informasi mengenai cara merawat tanaman kuping gajah yang bisa kamu praktekkan sendiri di rumah.

Semoga artikel ini dapat memberikan informasi serta menambah wawasan bagi kita semua. Terimakasih...