Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Cara Merawat Kaktus Dalam Ruangan. Mudah, Praktis & Simpel, Loh!

Kaktus merupakan salah satu jenis tanaman hias sedang populer saat ini, karena memiliki tampilan yang unik dan menarik.

Walaupun perawatan tanaman hias ini seringkali dikatakan sangat mudah, tetapi pengertian tentang cara merawat kaktus harus dipahami supaya tanaman yang kamu rawat di rumah tidak mudah mati.

Bila dibandingkan dengan kebanyakan tanaman hias pada umumnya, tanaman hias kaktus tidak mudah layu.

Bisa dikatakan, tanaman kaktus sangatlah cocok untuk kamu yang tidak mempunyai waktu cukup luang atau tidak mau kerepotan dalam mengurus tanaman hias di rumah.

Selain itu, terdapat berbagai jenis kaktus dengan harga yang relatif murah, sehingga tanaman hias ini banyak diminati oleh semua kalangan masyarakat luas.

Karena sering dianggap mudah, tak sedikit orang yang menganggap sepele soal cara merawat kaktus, alhasil tanaman yang mereka rawat berakhir membusuk dan mati.

Untuk mengantisipasi hal tersebut terjadi, simak yuk cara merawat kaktus yang baik dan benar!



Cara Merawat Kaktus Dalam Ruangan

Cara Merawat Kaktus Dalam Ruangan


1. Pastikan Kaktus Mendapatkan Asupan Cahaya Matahari yang Cukup

Pastikan Kaktus Mendapatkan Asupan Cahaya Matahari

Cara merawat kaktus di dalam dan diluar ruangan sangatlah berbeda.

Pasalnya kaktus yang ditanam didalam rumah sudah terbiasa dengan lingkungan indoor sehingga membuat jaringannya menjadi lemah.

Oleh sebab itu, tanaman kaktus yang dirawat didalam ruangan tidak boleh terpapar sinar matahari secara langsung karena bisa membuatnya terbakar oleh cahaya matahari tersebut.

Selain itu, kamu juga harus meletakkan kaktus di dekat jendela yang dilengkapi dengan kanopi pada bagian atasnya, paling tidak selama kurang lebih 4 jam per harinya.


2. Pilihlah Pot yang Memiliki Lubang di Bagian Bawah

Pilihlah Pot yang Memiliki Lubang di Bagian Bawah

Cara merawat kaktus dalam ruangan yaitu harus menggunakan pot yang memiliki lubang di bagian bawah.

Lubang di bagian bawah pot berfungsi sebagai drainase atau untuk memastikan air siraman yang berlebihan tidak menggenang dan mampu keluar dari dalam pot tersebut.

Media tanam yang lembab atau basah merupakan salah satu faktor utama penyebab tanaman kaktus busuk.

Material pot untuk tanaman kaktus yang terbaik yang dapat kamu pilih seperti tembikar atau terokota.

Lantaran material tersebut memiliki kelebihan tersendiri yakni dapat menyerap serta mampu mengeluarkan air siraman yang berlebihan melalui pori-pori.


3. Jangan Terlalu Sering Menyiram Kaktus

Jangan Terlalu Sering Menyiram Kaktus

Tanaman kaktus intensitas penyiraman yang paling ideal dilakukan antara 1 hingga 2 Minggu sekali.

Teknik penyiraman tanaman hias kaktus yang paling direkomendasikan yaitu dengan cara menyemprotkan air memakai alat semprot.

Sebelum melakukan penyiraman kaktus dalam ruangan, alangkah baiknya kamu harus terlebih dahulu memastikan bahwa media tanamnya dalam keadaan yang benar-benar sudah kering.

Hal tersebut untuk mengantisipasi media tanam kaktus terlalu lembab dan berujung mengalami pembusukan.


4. Gunakan Moisture Meter Supaya Penyiraman Kaktus Lebih Akurat

Gunakan Moisture Meter Supaya Penyiraman Kaktus Lebih Akurat

Untuk mengetahui kapan waktu yang tepat melakukan penyiraman serta seberapa banyak kadar air yang dibutuhkan oleh tanaman kaktus, maka kamu sebaiknya menggunakan moisture meter.

Moisture meter merupakan alat yang dapat membantu untuk memperoleh informasi mengenai kapan waktu penyiraman, tingkat kelembaban tanah, intensitas cahaya matahari, dan tingkat pH keasaman pada tanah.

Sebab kita seringkali terkecoh dengan permukaan tanah yang terlihat sudah mengering, padahal bagian dalam tanahnya masih sangat basah atau lembab.

Untuk mengatasi hal tersebut maka gunakanlah alat ini, sebab moisture meter mampu mendeteksi tingkat kelembaban media tanam hingga kebagian akar tanaman, loh!



5. Berikanlah Pupuk Secara Berkala

Berikanlah Pupuk Secara Berkala

Sama halnya dengan tanaman lain, kaktus juga memerlukan pupuk supaya dapat tumbuh dengan subur.

Pupuk NPK merupakan jenis pupuk yang paling bagus untuk tanaman kaktus hias ini, loh!

Pemupukan tanaman kaktus dapat dilakukan setiap 1 hingga 2 bulan sekali dengan jumlah antara 2 - 3 butir secara berkala.

Usahakan saat memupuk kaktus jangan sampai melebih dosis yang sudah kami anjurkan.

Sebab tanaman yang kelebihan pupuk justru tidak bagus untuk kesehatan tumbuhan tersebut.

Karena suhu panas yang dikeluarkan oleh pupuk dapat merusak serta membakar jaringan tanaman dan berujung pada kematian.


6. Pastikan Air Tidak Mengendap di Sela Sela Daun

Seperti yang kita ketahui bahwa kaktus mampu menyerap banyak air melalui sistem perakarannya.

Akan tetapi batang dan daun tanaman kaktus justru tidak memiliki kemampuan yang sama dengan akarnya.

Oleh sebab itu, usahakan setiap melakukan penyiraman tanaman kaktus untuk menghindari bagian tersebut.

Sebab kelembaban yang berlebihan berpotensi membuat tanaman kaktus mudah mengalami pembusukan.

Selain itu, tetesan air yang masih menempel pada daun mampu membiaskan cahaya matahari secara ekstrim.

Usahakan kamu untuk selalu mengingat tentang cara merawat kaktus dalam rumah yang satu ini, supaya tanaman hias mu tidak mudah mati.


7. Pindahkan Posisi Kaktus Secara Berkala

Pindahkan Posisi Kaktus Secara Berkala

Pemindahan posisi letak kaktus harus dilakukan secara berkala supaya tanaman tetap mendapatkan asupan sinar matahari secara merata.

Tak hanya itu saja, dengan pemindahan posisi tersebut mampu membuat kaktus menjadi lebih kebal.

Sebab kaktus akan berusaha dengan keras untuk beradaptasi dengan berbagai macam tempat yang baru.


***


Nah, itulah beberapa informasi mengenai cara merawat tanaman kaktus dalam ruangan yang dapat kamu praktekkan sendiri di rumah.

Semoga artikel ini dapat membantu kamu dalam menanam kaktus hias di dalam ruangan. Terimakasih...