Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Cara Budidaya Lebah Madu Di Rumah | Peluang Usaha Modal Rp 600 Ribu Cocok Untuk Pemula!

Budidaya lebah madu merupakan peluang usaha rumahan dengan modal kecil yang sangat ekonomis. Selain itu proses perawatannya juga terbilang cukup gampang, loh!

Lebah madu terkenal sebagai hewan yang kaya akan manfaat bagi tumbuhan dan kesehatan manusia.

Madu yang dihasilkan oleh lebah ternyata mempunyai berbagai macam manfaat yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh manusia.

Selain itu, madu juga terbukti ampuh dalam mengobati beranekaragam jenis penyakit.

Tips paling ampuh supaya kamu dapat menikmati khasiat serta manfaat madu asli yaitu dengan cara membudidayakan lebah madu sendiri di rumah.

Hal itu lebih efektif jika dibanding dengan membeli produk madu yang tanpa kita ketahui di dalam produk tersebut telah dicampur dengan bahan lainnya.

Nah, apabila kamu tertarik untuk melakukan budidaya lebah madu di rumah, maka sebaiknya simak panduan di bawah ini!


Cara Budidaya Lebah Madu Untuk Pemula

Cara Budidaya Lebah Madu Untuk Pemula


1. Modal Awal Budidaya Lebah Madu

Modal Awal Budidaya Lebah Madu

Modal awal untuk budidaya lebah madu di rumah tidak sebanyak yang kamu bayangkan, terkecuali jika kamu meningkatkan skala budidaya dalam jumlah yang besar.

Sementara untuk pemula kami rekomendasikan untuk memulai budidaya lebah madu dengan modal awal sekitar Rp 600.000 untuk membeli empat buah kotak bibit lebah madu.

Akan tetapi bila kamu ingin memulai usaha ternak lebah madu, maka kamu memerlukan paling tidak 40 kotak bibit lebah madu.

Sedangkan untuk skala bisnis jumlah kotak budidaya yang paling idealnya 100 buah.


2. Persiapan Perlengkapan dan Lingkungan Budidaya Lebah Madu

Persiapan Perlengkapan dan Lingkungan Budidaya Lebah Madu

Budidaya lebah madu mempunyai resiko yang cukup fatal, bila kamu tidak menyiapkan peralatan serta lingkungan yang memadai untuk kelangsungan hidup para lebah.

Berikut beberapa kriteria yang wajib kamu siapkan sebelum memulai budidaya lebah madu di rumah:

  • Papan kayu mahoni atau suren dengan ketebalan 3 cm.
  • Kerangka kayu untuk membuat sarang lebah madu dan usahakan jangan sampai ada celah lubang yang dapat digunakan oleh ratu lebah untuk kabur.
  • Alat pengasapan yang berfungsi untuk menjinakkannya lebah ketika proses pemanenan madu.
  • Baju pelindung khusus untuk memanen madu yang bisa kamu beli secara online.
  • Sarung tangan berbahan dasar karet tebal.
  • Tanam beberapa tanaman penghasil nektar di sekitar lokasi budidaya lebah madu.
  • Lokasi budidaya usahakan jauh dari keramaian.
  • Suhu lokasi budidaya lebah madu yang paling ideal sekitar 25%.



3. Cara Membuat Kotak Lebah Madu

Cara Membuat Kotak Lebah Madu

Kotak lebah merupakan tempat tinggal yang berfungsi untuk sarang lebah yang dapat kamu buat dengan bahan-bahan sederhana.

Namun jika kamu mempunyai jiwa seni yang tinggi, maka kamu dapat menuangkan kreatifitas mu dalam membuat kotak budidaya lebah madu.

Sehingga kotak lebah madu mempunyai banyak variasi serta mengandung banyak seni yang bisa menyegarkan mata.

Tak terlepas dari itu, ada beberapa ketentuan dalam proses pembuatan kotak budidaya lebah madu.

Untuk lebih detailnya silahkan simak penjelasannya di bawah ini :

  • Kayu yang akan dipakai sebagai bahan kotak budidaya harus benar-benar kering supaya tidak ditumbuhi jamur.
  • Sebelum membuat kotak budidaya sebaiknya panaskan kayu terlebih dahulu supaya dapat meminimalisir kadar air yang terdapat pada serat kayu.
  • Ukuran kotak budidaya yang paling ideal yaitu lebar 25 cm dan panjang kotak antara 30 - 40 cm.
  • Buatlah bingkai untuk ditaruh di dalam kotak budidaya. Bingkai tersebut berfungsi sebagai sarang lebah.
  • Beri lubang beberapa buah dan usahakan lubang tersebut jangan sampai bisa dilewati oleh ratu lebah karena bisa berdampak ratu lebah kabur dari tempat budidaya.


4. Memilih Bibit Lebah Madu

Memilih Bibit Lebah Madu

Budidaya lebah madu yang sukses berawal dari kualitas bibit yang berkualitas unggul.

Ada beberapa jenis lebah madu yang dapat kamu budidaya di rumah.

Namun, spesies lebah penghasil madu terbanyak yaitu Apis Mellifera.

Hal yang terpenting dalam membeli bibit lebah madu usahakan langsung ke tempat penangkarannya langsung.

Disitu kamu bisa menanyakan perihal mengenai lebah madu yang hendak kamu beli.

Usahakan untuk membeli bibit lebah madu dengan kriteria memiliki lebah pekerja, ratu lebah dan lengkap dengan sarang yang berisikan larva serta madu.

Hal tersebut supaya memudahkan kamu dalam merawat lebah madu di lokasi penangkaran di rumah.

Tanpa perlu repot-repot memindahkan ke kotak budidaya dan resiko punahnya lebah madu.


5. Perawatan Lebah Madu

Perawatan Lebah Madu

Jika di awal pembelian bibit lebah madu yang sudah jadi, maka sejatinya tidak membutuhkan perawatan khusus.

Kamu hanya perlu meletakkan kotak lebah tersebut di tempat yang teduh dan berikan penutup atas agar saat hujan turun tidak langsung menerpa kotak budidaya lebah.

Selain itu kamu juga harus rutin untuk mengecek kondisi kotak budidaya lebah tersebut, dan usahakan terbebas dari serangan rayap ataupun semut.

Karena kedua binatang itu bisa menjadi pemicu gagal nya budidaya lebah milikmu.

Perawatan lainnya yakni kamu harus memastikan apakah kebutuhan nektar atau polen terpenuhi.

Nektar dan polen merupakan komponen penting dalam budidaya lebah, sebab keduanya merupakan sumber pangan utama lebah.

Kamu bisa menyuplai kebutuhan nektar atau pollen dengan menanam tanaman penghasil nektar seperti bunga dan beberapa tanaman buah lainnya.


6. Proses Panen Madu

Proses Panen Madu

Proses pemanenan lebah madu bisa dikatakan sedikit lebih rumit terlebih bagi pemula yang harus menyiapkan beberapa peralatan mulai dari baju lebah, sarung tangan dan alat pengasapan.

Namun hal itu tidak berlaku untuk yang sudah profesional, mereka justru memanen lebah madu tanpa alat pengaman sedikitpun.

Karena mereka sudah faham betul bagaimana sifat dan karakteristik lebah madu yang mereka budidayakan.

Akan tetapi untuk kamu yang masih pemula, sebaiknya pakailah perlengkapan demi keamanan dalam proses pemanenan.

Pertama-tama pakailah baju pelindung supaya terhindar dari sengatan, dan jangan lupa pakailah sarung tangan tebal.

Ambilah alat pengasapan untuk mengasapi kotak lebah.

Bukalah kotak dengan pelan-pelan dan hati-hati supaya lebah tidak merasa terusik.

Berilah asap di kotak lebah, angkat bingkai secara perlahan.

Jika dalam bingkai tersebut kamu menemukan larva atau telur-telur lebah, maka sebaiknya letakan kembali ke dalam kotak.

Hal itu demi menjaga kelangsungan hidup lebah madu yang kamu budidayakan.

Usahakan saat proses pengambilan madu jangan menghabiskan semuanya.

Ambilah sesuai kebutuhan, karena lebah juga membutuhkan untuk memberikan makan ratu dan calon anak-anak nya.


Keuntungan Budidaya Lebah Madu

1. Madu 100% Asli dan Murni

Madu yang kamu ambil secara langsung dari tempat budidaya masih terjamin akan kualitas serta kemurniannya.

Tentunya madu seperti inilah yang sangat bagus untuk menjaga kesehatan tubuh, jika dibandingkan dengan membeli produk yang belum tentu kemurniannya.


2. Hemat Biaya

Ternak lebah madu tergolong sangatlah murah jika dibandingkan dengan budidaya hewan lainnya.

Pasalnya kamu tidak membutuhkan anggaran khusus untuk pembelian pakan, karena lebah-lebah tersebut mampu mencari makanannya sendiri.


3. Tak Perlu Proses Perkawinan

Lain halnya dengan budidaya hewan lainnya, budidaya lebah tidak membutuhkan proses perkawinan yang diupayakan oleh manusia untuk memperbanyak koloninya.

Mereka akan melangsungkan perkawinan secara alami menggunakan metodenya sendiri.


4. Harga Jual Tinggi

Hasil dari budidaya lebah madu sangat menjanjikan, loh!

karena harga jual madu di pasaran bisa mencapai Rp 150 ribu bahkan ada yang menjual Rp 250 ribu per liternya.

Budidaya lebah madu dalam skala besar mampu menghasilkan madu hingga 100 kilogram dalam satu kali panen, cukup menggiurkan bukan?


***


Itulah beberapa informasi mengenai cara budidaya lebah madu di rumah dengan modal murah.

Semoga artikel ini dapat membantu Anda dalam melakukan budidaya lebah madu. Terimakasih...