Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ketahui Gejala & Ciri Ciri Tipes Yang Wajib Diperhatikan | Tidak Boleh Disepelekan!

Agar mengetahui gejala ataupun keluhan yang diderita adalah penyakit tipes yang berbahaya atau tidak, Anda harus mengetahui ciri-ciri penyakit tipes. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, oke!

Tifus atau sering dikenal dengan sebutan tipes ialah penyakit berbentuk demam tifoid yang disebabkan oleh infeksi bakteri salmonella typhi.

Bakteri tersebut dapat menyebar meliputi makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi.

Penyakit ini seringkali terjadi di negara berkembang dan umumnya diderita oleh anak-anak.

Apabila penyakit ini tidak segera ditangani dengan baik dan cepat, maka dapat mengancam serta membahayakan nyawa penderitanya.

Tifus merupakan penyakit yang berpotensi menular dengan sangat cepat.

Dalam sebuah kasus tertentu, penyakit ini dapat menular melalui urine atau air kencing penderita tipes yang sudah terinfeksi oleh bakteri.


Penyebab Tifus

Gejala tipes dan ciri-ciri Penyakit tifus

Penyebab utama berkembangnya penyakit tipes biasannya disebabkan oleh makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi oleh bakteri.

Selain makanan dan minuman, penyebab lain terserang penyakit tipes adalah menurunnya daya tahan tubuh atau kondisi daya tubuh yang melemah.

Pada umumnya penyakit tifus seringkali menyerang anak-anak lantaran mereka belum memiliki sistem imun atau kekebalan tubuh yang sempurna layaknya seperti orang dewasa.


Faktor yang Menjadi Risiko Terserang Tipes

Ada beberapa faktor yang dapat membuat seseorang mengalami peningkatan risiko terkena penyakit tifus, antara lain sebagai berikut:

  • Kondisi lingkungan yang buruk atau kurang bersih.
  • Sering tidak mencuci tangan saat hendak makan.
  • Mencuci makanan yang kurang bersih.
  • Mengonsumsi sayuran yang dipupuk menggunakan kotoran manusia yang sudah terinfeksi oleh bakteri.
  • Mengonsumsi susu atau olahan lainnya yang sudah terkontaminasi bakteri penyebab tipes.
  • Memakai toilet yang sudah terkontaminasi bakteri.
  • Melakukan oral seks kepada orang yang sudah terinfeksi oleh bakteri salmonella typhi.


Ciri-ciri Tipes yang Wajib Diperhatikan

Ciri-ciri penyakit tipes

Ketika seseorang terinfeksi oleh bakteri salmonella typhi, ia tidak akan langsung menunjukkan gejala terkena penyakit tifus.

Gejala penyakit tipes biasannya akan timbul sekitar 1 hingga 2 Minggu semenjak terinfeksi oleh bakteri.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengetahui ciri-ciri orang terkena penyakit tifus sejak dini.

Dengan semakin cepat gejala penyakit terdeteksi, tentunya semakin cepat juga proses pengobatan dan juga mencegah penyakit menjadi lebih parah.

Berikut ini beberapa gejala dan ciri-ciri penyakit tifus yang dapat dengan mudah dikenali:

  • Mengalami demam dengan temperatur suhu badan semakin tinggi hingga mencapai 39 - 40 derajat Celcius.
  • Merasakan sakit kepala.
  • Menderita nyeri pada otot.
  • Mengalami sakit perut.
  • Nafsu makan hilang.
  • Bagi orang dewasa akan mengalami sembelit, sedangkan untuk anak-anak mengalami diare.
  • Seluruh badan terasa pegal-pegal.
  • Badan menjadi lemas.
  • Keringat keluar berlebihan.
  • Sering batuk kering.
  • Hilang kesadaran atau linglung sehingga tidak mengetahui apa saja yang sedang terjadi pada lingkungan sekitar.


Perkembangan Ciri-Ciri Tifus Setiap Minggunya

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, jika ciri-ciri tifus akan berkembang kurang lebih sekitar 7 - 14 hari.

Apabila tidak segera ditangani dengan cepat dan baik, maka gejalanya dapat berkembang sampai 30 hari.

Ciri-ciri Tipes Pada Minggu Pertama

Adapun ciri-ciri tipes pada Minggu pertama yang harus Anda perhatikan ialah sebagai berikut:

  • Penderita akan mengalami demam dengan suhu yang akan terus meningkat setiap harinya sampai dengan suhu badan 39 - 40 derajat Celcius.
  • Merasakan sakit kepala.
  • Badan menjadi terasa semakin lemas.
  • Seluruh tubuh menjadi tidak nyaman.
  • Batuk kering disertai dengan mimisan.

Ciri-ciri Tipes Pada Minggu Kedua

Apabila penderita tidak segera mendapatkan pengobatan yang baik, maka penderita akan mengalami gejala tipes stadium kedua, yaitu ditandai sebagai berikut:

  • Demam dengan suhu tubuh yang tinggi dan akan cenderung lebih buruk saat malam hari.
  • Detak serta denyut nadi menjadi lambat.
  • Pada area sekitar dada hingga perut muncul bintik-bintik merah.
  • Ketika tidur seringkali mengigau.
  • Sering mengalami sakit perut.
  • Mengalami masalah pencernaan seperti diare atau sembelit yang bertambah parah.
  • Biasanya warna tinja berubah menjadi kehijauan.
  • Terjadinya pembengkakan pada hati dan empedu sehingga akan membuat perut terasa kembung.


Ciri-ciri Tipes Minggu Ketiga

Pada Minggu ketiga biasanya penderita penyakit tipes suhu badannya akan turun.

Namun, kondisi tersebut bukan diartikan si penderita telah sembuh.

Masalahnya jika di fase ini belum mendapatkan perawatan atau penanganan sama sekali.

Gejala ini bisa mengakibatkan komplikasi penyakit yang cukup serius, seperti pendarahan pada usus atau bahkan mengalami pecahnya usus.


Ciri-ciri Tipes Minggu Keempat

Pada Minggu keempat akan perlahan-lahan reda.

Akan tetapi, Anda perlu waspada dan usahakan sudah mendapatkan perawatan yang tepat, supaya tidak timbul gejala-gejala tifus lainnya yang berpotensi membahayakan nyawa.

Selain itu, di beberapa kasus setelah demam reda sekitar dua mingguan gejala tipes dapat muncul kembali.

Untuk jaga-jaga dalam menghadapi situasi tersebut, maka dibutuhkan kesiapsiagaan jika ada salah satu dari anggota keluarga yang memperlihatkan gejala-gejala tifus akibat tertular bakteri.


Bagaimana Cara Mengobati Tifus Di Rumah?

Sesudah memeriksakan kondisi fisik ke dokter, usahakan penderita meminum antibiotik yang diberikan dokter sampai habis.

Kemudian, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan supaya penderita penyakit tipes lekas sembuh dan gejalanya tidak bertambah parah.

Anda perlu menerapkan beberapa hal sederhana supaya penderita cepat sembuh diantaranya adalah:

1. Istirahat yang Cukup

Berikan waktu yang cukup untuk beristirahat di rumah serta batasi penderita untuk melakukan hal-hal yang dapat menghabiskan tenaga dan membuatnya lelah seperti bekerja, berolahraga atau membantu membersihkan rumah.

Anjurkan untuk beristirahat selama beberapa hari supaya daya tahan tubuh penderita menjadi lebih kuat untuk melawan bakteri penyebab tipes, sehingga tubuhnya dapat pulih dengan waktu yang cepat.


2. Makan yang Teratur

Biasanya penderita tipes akan kehilangan nafsu makan, sehingga Anda perlu membujuknya untuk makan meskipun dalam jumlah sedikit tapi sering.

Untuk mensiasati hal tersebut, Anda bisa memberikan 6 porsi kecil untuk dimakan penderita dalam satu hari.

Hal itu dilakukan dengan tujuan supaya penderita penyakit tipes tetap mendapatkan asupan makan, dan tidak membuatnya menjadi mual yang berlebihan.

Berikan makanan yang mempunyai tekstur yang lembut, sehingga dapat dengan mudah untuk dicerna seperti bubur dan sup.


3. Hindari Makanan yang Pedas dan Asam

Selain menyuruhnya untuk makan dengan teratur, Anda juga harus memperhatikan jenis asupan makanan yang dikonsumsi penderita.

Jangan pernah memberikan makanan pedas atau asam karena dapat memicu gejala tipes menjadi lebih parah.


4. Banyak Minum Air Putih

Usahakan penderita penyakit tifus supaya banyak minum air putih, terlebih bagi penderita yang mengalami diare.

Karena air putih dapat membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang serta dapat mencegah penderita mengalami dehidrasi.


5. Rajin Mencuci Tangan

Usahakan penderita tipes untuk sering mencuci tangannya.

Supaya tangan terhindar dari bakteri maka gunakanlah sabun antiseptik ketika cuci tangan.

Usahakan penderita rajin untuk mencuci tangan ketika sebelum dan sesudah makan ataupun minum.

Hal itu dilakukan supaya tangan selalu dalam keadaan bersih dan terhindar dari bakteri yang bisa menginfeksi tubuh.


Pencegahan Tifus

1. Vaksin Tifoid

Untuk mencegah tubuh terserang penyakit tipes dapat dilakukan dengan vaksinasi.

Vaksin tifoid merupakan imunisasi yang direkomendasikan oleh pemerintah Indonesia.

Meskipun vaksin tifoid dapat mencegah penyakit tipes, vaksin tersebut belum masuk ke dalam kelompok vaksin wajib.

Vaksin tifoid sendiri ditujukan kepada anak-anak yang berusia di atas dua tahun dan dilakukan secara berulang setiap tiga tahun sekali.

Proses imunisasi tifoid dapat dilakukan dengan cara suntik untuk anak-anak yang usianya dibawah lima tahun, sedangkan untuk anak-anak usia diatas enam tahun dapat diberikan dengan oral.

2. Menjaga Kebersihan

Cara mencegah penyakit tipes selanjutnya dapat dilakukan dengan cara membiasakan diri untuk hidup sehat.

Pola hidup sehat dapat Anda terapkan dengan cara mengonsumsi makanan yang mengandung nutrisi dan diolah dengan cara yang bersih.

Selain dengan mengonsumsi makanan yang sehat, usahakan untuk olahraga 2 hingga 3 kali dalam seminggu.

Tak hanya itu, biasakan untuk selalu mencuci tangan sampai bersih ketika hendak makan atau minum.

Setelah itu usahakan untuk menjaga kebersihan badan dan lingkungan supaya kita terhindar dari infeksi bakteri ataupun serangan penyakit lainnya.


***


Nah itulah beberapa informasi mengenai ciri-ciri dan gejala tipes yang dapat kami sampaikan.

Semoga informasi di atas dapat memberikan manfaat dan juga bisa menambah wawasan bagi kita semua. Terimakasih...