Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Membuat Pupuk Organik Padat Menggunakan Kotoran Ayam dan Kambing

Sobat BlogDaffa.Com, apakah kalian semua sudah tahu mengenai bagaimana cara membuat pupuk organik padat dari kotoran kambing dan ayam?

Bagi kita semua yang memiliki hobi berkebun tentu sudah tidak asing lagi dengan yang namanya pupuk.


Manfaat Pupuk Organik Bagi Tanaman

  • Menyuburkan serta mengemburkan tanah,
  • Meningkatkan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman,
  • Merangsang pertumbuhan daun, batang, dan akar,
  • Meningkatkan produktivitas tanaman,

Setelah membaca manfaat pupuk di atas, tentunya kita menjadi sadar betapa pentingnya peranan pupuk bagi pertumbuhan tanaman yang kita tanam bukan?

Pupuk kandang yang sudah siap untuk digunakan sebenarnya dapat Anda beli di toko pertanian terdekat atau bisa membelinya secara online, loh!

Akan tetapi, untuk menyalurkan hobi bercocok tanam Anda ke tahap yang lebih lanjut, tak ada salahnya untuk belajar cara membuat pupuk kandang.

Bahan dasar dari pembuatan pupuk kandang sendiri yaitu memanfaatkan kotoran hewan.

Dalam artikel kali ini Blogdaffa.com akan mengulas bagaimana cara membuat pupuk organik padat dari kotoran kambing dan ayam.

Yuk, simak uraiannya sebagai berikut:


Cara Membuat Pupuk Organik Padat dari Kotoran Kambing

Cara membuat pupuk organik padat dari kotoran kambing

Tahap awal sebelum membuat pupuk organik dari kotoran kambing yang perlu Anda ketahui yakni menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam proses pembuatan pupuk organik.

Alat dan Bahan untuk Membuat Pupuk Organik

  • Cangkul
  • Terpal
  • Ember
  • 500 kg - 1 ton kotoran kambing
  • 200 kg abu/sekam padi/serbuk kayu bekas gergaji
  • 200 kg kapur dolomit atau kapur pertanian
  • 4 botol EM4

Setelah alat dan bahan seperti di atas sudah siap, maka tahap selanjutnya ialah simak artikel cara membuat pupuk organik dari bahan kotoran kambing, sebagai berikut:

Langkah Membuat Pupuk Kandang

  1. Haluskan kotoran kambing menggunakan mesin atau bisa juga memakai pupuk urea untuk menghaluskan kotoran kambing tersebut.
  2. Siapkan tempat atau lahan dengan kriteria bebas dari genangan air dan terbebas dari terpaan air hujan.
  3. Gelar terpal untuk dijadikan alas pembuatan pupuk organik.
  4. Buatlah lapisan-lapisan di atas terpal menggunakan beberapa bahan yang akan digunakan sebagai pupuk organik padat diantaranya seperti mencampur kotoran kambing dengan kapur pertanian (dolomit), sekam padi, atau serbuk kayu sisa gergajian dengan tingkat ketebalan kurang lebih mencapai 20 - 30 cm.
  5. Siapkan ember yang sudah berisi bakteri EM4 yang sudah dicampur dengan air menggunakan dosis secukupnya.
  6. Siramkan larutan EM4 yang ada di ember ke campuran kotoran kambing dengan kadar sebanyak 40%. Kemudian ambil segenggam campuran kotoran kambing dan remas, jika tidak ada air yang menetes. Hal itu menandakan komposisi perpaduan air yang pas.
  7. Lakukan hal itu hingga secara menyeluruh pada campuran kotoran.
  8. Kumpulan campuran kotoran kambing bersama dengan bahan-bahan lainnya hingga menyerupai gunung. Usahakan besar gunungan tersebut jangan sampai melampaui lebar terpal.
  9. Tutuplah gunungan tersebut memakai terpal, dan berikan beban pada bagian atas terpal supaya terpal yang dijadikan penutup tidak kabur oleh tiupan angin.
  10. Selanjutnya adalah biarkan gunungan bahan pupuk organik padat tertutup oleh terpal selama kurang lebih 1 Minggu.
  11. Apabila gunungan atau timbunan dari bahan pupuk organik padat mengeluarkan hawa panas, hal itu menandakan proses pengomposan berhasil.
  12. Untuk menghilangkan bau yang ditimbulkan oleh amoniak dan bisa digunakan untuk memupuk tanaman, bukalah penutup gunungan tersebut.
  13. Ratakan kembali gunungan atau timbunan pupuk organik dari bahan kotoran kambing supaya terkena angin.
  14. Diamkan selama kurang lebih 3 Minggu, baru pupuk organik padat dari kotoran kambing bisa digunakan untuk memupuk tanaman.

Jadi, itulah cara membuat pupuk organik padat dari kotoran kambing.

Setelah sukses membuat pupuk kandang dari kotoran kambing, sebaiknya Anda mengetahui apa saja manfaat menggunakan pupuk kandang yang berbahan dasar kotoran kambing.


Manfaat Pupuk Kandang dari Kotoran Kambing

  • Pupuk kandang termasuk pupuk organik, sehingga sangat ramah lingkungan saat digunakan sebagai pupuk tanaman. Karena pupuk kandang berbahan dasar dari kotoran hewan dan terbebas dari penggunaan bahan-bahan kimia.
  • Pupuk kandang jauh lebih mudah terurai dengan tanah serta tidak mencemari tanah, bahkan merusak lingkungan.
  • Pupuk kandang mampu menjaga tingkat kesuburan tanah selama bertahun-tahun, karena bahan organik yang digunakan sangatlah mudah untuk diuraikan serta tidak meninggalkan komponen berbahaya pada tanah.
  • Mengurangi penumpukan limbah peternakan.
  • Menghilangkan potensi timbulnya bakteri patogen yang melekat pada kotoran kambing.


***


Bagaimana, cukup mudah kan membuat pupuk organik padat dari kotoran kambing?

Setelah Anda mengetahui bagaimana cara membuat pupuk organik padat dari kotoran kambing.

Maka selanjutnya Blogdaffa.com akan membahas tentang cara membuat pupuk organik padat dari kotoran ayam.

Untuk lebih jelasnya silahkan baca artikel di bawah ini!


Cara Membuat Pupuk Organik Padat dari Kotoran Ayam

Cara membuat pupuk organik padat dari kotoran ayam

Ada beberapa poin sebelum mengulas lebih tentang bagaimana cara membuat pupuk organik padat dari kotoran ayam.

Anda terlebih dahulu harus memperhatikan serta menyiapkan beberapa poin di bawah ini supaya proses pembuatan pupuk menjadi lebih berkualitas baik.

Berikut hal-hal yang wajib Anda perhatikan:

  1. Hal pertama yang perlu Anda lakukan ialah memotong bahan baku yang mempunyai ukuran besar, hal ini bertujuan supaya Mikroorganisme mudah masuk ke dalam bahan yang hendak di kompos kan.
  2. Carilah lokasi atau tempat untuk membuat pupuk organik padat dari kotoran ayam dengan kriteria diantaranya terbebas dari pancaran sinar matahari dan air hujan.
  3. Perhatikan perbandingan bahan yang digunakan untuk pupuk organik apakah sudah memenuhi rasio perbandingan kandungan C/N.
  4. Usahakan lokasi yang digunakan untuk membuat pupuk organik memiliki sirkulasi udara yang baik.
  5. Selain mempunyai sirkulasi udara yang baik, lokasi pengomposan harus mempunyai suhu yang ideal dan stabil.
  6. Dalam membuat pupuk organik padat dari kotoran ayam Anda harus memperhatikan tingkat kelembaban, agar proses pembuatan pupuk organik dapat berjalan dengan lancar.
  7. Memastikan hasil dari pembuatan pupuk dapat berfungsi untuk membunuh bibit penyakit yang berpotensi dapat menyerang tanaman dan bisa meningkatkan kadar kandungan nutrisi serta vitamin pada tanah. 
  8. Ada dua metode dalam membuat pupuk organik padat dari kotoran ayam.
  9. Kotoran ayam yang digunakan untuk membuat pupuk organik padat yakni dari ayam pedaging.

Setelah mengetahui beberapa poin yang penting, selanjutnya simak ulasan mengenai cara membuat pupuk organik padat dari kotoran ayam.



1. Cara Membuat Pupuk Organik Padat dari Kotoran Ayam

Alat dan Bahan:

  • 1 ton kotoran ayam pedaging atau biasa disebut dengan ayam potong.
  • Serbuk kayu atau sekam padi dengan rasio perbandingan dari berat kotoran ayam sebesar 40%.
  • 10 kilogram kapur CaCo³
  • 1 liter DOF hijau
  • 1 liter DOF merah

Proses Pembuatan:

  1. Tebarkan bahan secara merata dengan susunan berlapis: emput dengan tingkat ketebalan 5 cm, kotoran ayam dengan ketebalan 10 cm, dan kapur secukupnya.
  2. Selanjutnya semprot lapisan tersebut menggunakan DOF yang sudah dicampur secukupnya.
  3. Rasio perbandingan dalam penggunaan DOF yakni 2 - 3 liter DOF untuk membuat pupuk sebanyak 1 ton.
  4. Setelah melakukan penyemprotan, yakni tutuplah tumpukan bakal kompos mengenakan terpal supaya bahan-bahan kompos tersebut menjadi lembab. Karena kelembapan itulah yang dapat membantu proses pembuatan pupuk organik.
  5. Proses pembuatan pupuk kompos dianggap berhasil ketika didiamkan selama kurang lebih 1 sampai 2 hari terdapat hawa panas yang bersumber dari bahan-bahan pupuk organik.
  6. Agar proses pengomposan menjadi rata, maka pada hari ke 15 aduklah bahan-bahan tersebut secara merata.
  7. Pada hari ke 21 silahkan lakukan pengecekan apakah bakal kompos masih mengeluarkan hawa panas atau tidak.
  8. Pada hari ke 25, lakukanlah pengadukan serta membolak-balikkan bakal kompos secara merata.
  9. Pada hari ke 30 silahkan lakukan pengecekan apakah bakal kompos masih mengeluarkan hawa panas atau tidak. Apabila di hari ke 30 masih mengeluarkan hawa panas itu menandakan proses pengomposan belum selesai.
  10. Pemanen hasil dari pengolahan kotoran ayam dapat dilaksanakan setelah berusia pengomposan lebih dari 30 hari.

Ciri-ciri pupuk yang sudah siap panen antara lain:

  • Warna pupuk terlihat coklat kehitaman.
  • Tidak mengeluarkan bau.
  • Suhu atau hawa panas sudah menurun.

2. Cara Membuat Pupuk Organik Padat dari Kotoran Ayam (metode ke 2)

Alat serta bahan yang digunakan masih sama dengan proses pembuatan pupuk kandang dari bahan kotoran ayam yang pertama.

Hal yang membedakan yakni tahap-tahap pembuatannya saja.

Proses pembuatan pupuk kandang dari kotoran ayam

  1. Campurkan semua bahan yang sudah di siapkan sebelumnya, kemudian aduk sampai benar-benar tercampur rata.
  2. Campurkan DOF sampai bahan-bahan menjadi lembab.
  3. Selanjutnya tutuplah bakal kompos memakai terpal.
  4. Setelah kurang lebih 1 sampai 2 hari di tutup, lakukanlah pengecekan. Jika mendapati hawa panas yang bersumber dari bakal kompos itu menandakan proses pengomposan sedang berlangsung.
  5. Lakukanlah pengecekan setiap 7 hari sekali, untuk memastikan bahwa proses pengomposan masih berjalan atau sudah berhenti (jika suhu masih panas itu menandakan pupuk masih dalam proses pengomposan dan belum bisa untuk digunakan sebagai pupuk tanaman).
  6. Pemanenan pupuk biasanya ketika usia pengomposan lebih dari 30 hari.


***


Itulah beberapa informasi mengenai cara membuat pupuk organik padat dari kotoran kambing dan ayam.

Pembuatan pupuk organik padat dari kotoran kambing dan ayam selain untuk memenuhi kebutuhan hobi bercocok tanam ataupun berkebun.

Pembuatan pupuk organik padat ini bisa dijadikan sebagai peluang bisnis serta dapat memberikan uang tambahan bagi Anda loh. 

Sekian informasi tentang cara membuat pupuk organik padat semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan bagi kita semua. Terimakasih...