Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Cara Budidaya Ikan Guppy Di Rumah Lengkap Dengan Tips Supaya Ikan Guppy Tidak Mudah Mati

Ikan guppy merupakan ikan hias air tawar yang memiliki ciri khas dan daya tarik tersendiri.

Salah satu yang menjadi daya pikat dari ikan guppy yakni dari segi corak warna serta siripnya yang unik.

Apabila kamu ingin memiliki jumlah koleksi ikan yang banyak, maka simak bagaimana cara ternak ikan guppy yang baik dan benar.

Sebelum mengulas lebih jauh tentang cara budidaya ikan di rumah, alangkah lebih baiknya kita mengetahui tentang sejarahnya terlebih dahulu.

Ikan guppy yang kita kenal sekarang ini berasal dari Amerika Selatan dan Amerika Tengah yang ditemukan oleh Robert John Lechmere Guppy.

Sehingga nama Guppy diambil dari nama penemunya.

Ikan guppy ditemukan di daerah Trinidada pada tahun 1866.

Meskipun sudah ditemukan sejak lama, ikan guppy baru masuk ke Indonesia pada tahun 1920-an.

Ikan guppy seringkali disebut dengan Milion Fish jika dalam bahasa Indonesia disebut dengan Ikan seribu, karena kecepatannya dalam berkembang biaknya yang sangat tinggi.

Hal itu membuat ikan guppy masuk kedalam ikan yang tergolong mudah untuk dibudidayakan.

Well, supaya ternak ikan guppy yang sedang kamu jalankan dapat berhasil, yuk simak ulasan di bawah ini!


Cara Ternak Ikan Guppy Supaya Cepat Panen dan Berhasil

Cara budidaya ikan guppy di rumah

1. Memilih Induk Guppy yang Berkualitas

Cara Memilih Induk Guppy yang Berkualitas

Cara memulai ternak ikan guppy yang benar adalah dengan memilih Induk yang bagus dan berkualitas tinggi, baik itu indukan jantan ataupun indukan betina.

Selain itu kamu harus menentukan jenis ikan guppy apa yang hendak di budidayakan di rumah.

Ciri-ciri Ikan Guppy Betina 

Ciri-ciri Ikan Guppy Betina

  • Ciri-ciri ikan guppy betina yakni memiliki bentuk tubuh cenderung bulat.
  • Sedangkan untuk warna bagian tubuhnya cenderung lebih pucat dan
  • Pergerakan ikan guppy betina cenderung pasif dan terkadang sering terlihat di dasar atau permukaan akuarium.

Ciri-ciri Ikan Guppy Jantan

Ciri-ciri Ikan Guppy Jantan

Sedangkan untuk ciri-ciri ikan guppy jantan adalah sebagai berikut:

  • Warna serta coraknya lebih cerah jika dibandingkan dengan ikan guppy betina.
  • Ikan guppy jantan lebih lincah.
  • Badannya lebih langsing dari tubuh ikan guppy betina.

Setelah mengetahui perbedaan antara ikan guppy jantan dan betina, maka untuk mendapatkan anakan yang berkualitas tentunya memerlukan indukan dengan kriteria sebagai berikut:

Ciri-ciri Ikan Guppy yang Bagus Untuk Indukan

  • Usia ikan guppy baik jantan atau betina minimal sudah berumur 4 bulan.
  • Ikan dalam kondisi sehat.
  • Tidak cacat fisik.
  • Tidak adanya luka pada bagian tubuh ikan Guppy.

Kunci keberhasilan dalam budidaya ikan guppy terletak pada peran pejantannya.


2. Cara Ternak Ikan Guppy Dengan Ember atau Sterofoam

Cara Ternak Ikan Guppy Dengan Ember atau Sterofoam

Dalam budidaya ikan guppy, kamu membutuhkan tempat untuk media budidaya yang memiliki fungsi berbeda-beda.

Misalnya kamu bisa memakai ember, sterofoam, ataupun akuarium, aerator dan tanaman air.

Empat media tersebut mempunyai fungsi diantaranya sebagai tempat memisahkan indukan, tempat pemijahan, penetasan, dan tempat pendederan.

Untuk ukuran media yang dipakai bisa menyesuaikan dengan kebutuhan mu.

Akan tetapi tinggi media budidaya ikan guppy minimal mempunyai ketinggian 30 cm.


3. Pisahkan Indukan dengan Pejantan Ikan Guppy

Pisahkan Indukan dengan Pejantan Ikan Guppy

Sebelum melakukan pemijahan ikan guppy, sebaiknya pisahkan terlebih dahulu antara ikan guppy jantan dan betina dengan wadah yang berbeda.

Dalam proses ini budidaya ikan guppy di wadah soliter kamu wajib mengganti air setiap 3 hari sekali.

Cara mengganti air akuarium soliter yakni dengan mengurangi jumlah air ⅓ dari wadah yang dipakai untuk memisahkan indukan guppy.

Kamu bisa memakai selang itu menyedot kotoran yang terletak di dasar media, kemudian isi kembali dengan air yang baru.

Selain mengganti air, kamu harus memberikan makan untuk calon indukan ikan guppy yang akan di kawinkan.

Pemberian pakan calon indukan ikan guppy yang baik ialah memakai pakan alami atau pakan hidup seperti cacing sutra, cacing darah, atau bisa juga menggunakan kutu air.

Berilah pakan alami dua kali sehari, pemberian pakan secara rutin akan membuat kedua indukan menjadi lebih sehat.

Selain itu pakan alami juga bermanfaat untuk meningkatkan kualitas serta jumlah anakan ikan guppy saat proses pemijahan berlangsung.


3. Proses Pemijahan Ikan Guppy

Cara memijahkan ikan Guppy

Tahap paling inti dalam budidaya ikan guppy yakni proses pemijahan indukan.

Tips supaya ikan guppy cepat beranak pinak saat pemijahan, hal yang perlu kamu siapkan yaitu media atau tempat pemijahan.

Tempat pemijahan yang sudah kamu siapkan, selanjutnya isi dengan air bersih setinggi 30 cm dari dasar wadah budidaya.

Setelah wadah terisi dengan air, maka kamu harus mengendapkan air tersebut selama minimal 3 hari.

Setelah proses pengendapan air selesai, maka tahap selanjutnya yaitu memasukan indukan betina ikan guppy ke dalam wadah pemijahan pada pagi hari.

Sedangkan untuk ikan guppy jantan masukan saat sore hari.

Proses pemijahan biasanya berlangsung selama kurang lebih antara 4 hingga 7 hari lamanya.

Dalam proses mengawinkan ikan guppy prosentase jumlah ikan guppy jantan jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan ikan betina yakni dengan perbandingan 1 : 5.

Sedangkan untuk tempat pemijahan dengan volume air sebanyak 100 cm³ liter bisa di isi dengan total indukan ikan guppy sebanyak 30 ekor.

Proses ternak ikan guppy menggunakan metode ini membutuhkan waktu sekitar 3 hingga 4 Minggu sampai lahirnya embrio.

Apabila kamu melihat ada ikan betina yang sudah dibuahi oleh pejantan, segeralah untuk mengangkat indukan betina ikan guppy tersebut memakai serokan dan pindahkan ke media penetasan.



5. Proses Penetasan Ikan Guppy

Ikan Guppy melahirkan

Sesudah mengambil indukan ikan guppy yang sudah dibuahi oleh pejantan, masukkan indukan tersebut ke wadah penetasan dengan hati-hati.

Tempat penetasan ikan guppy yang baik yakni memakai air endapan dan di pasang aerator untuk menyediakan oksigen yang cukup bagi anakan yang baru saja lahir.

Untuk perawatan tempat penetasan kamu harus memperhatikan kebersihan air yang ada di dalam media tersebut.

Kurangi air jika sudah terlihat kotor dengan cara sifon atau menyedot kotoran yang ada didasar wadah memakai selang.

Selanjutnya tambahkan air endapan dengan pelan-pelan agar larva ikan guppy tidak mengalami shock, atau indukan yang ada didalam nya stress.

Karena indukan yang terkena stres bisa menjadi kanibal yang akan memakan anak-anaknya.

Selain menjaga kondisi air selalu dalam keadaan bersih, kamu juga harus memberikannya makanan untuk sang induk setiap 2 hari sekali.

Hal unik dari ikan guppy betina ialah mereka dapat hamil hingga 3 kali dalam satu kali pemijahan.

Hal itu bisa terjadi lantaran ikan guppy betina mampu menampung sisa sperma di dalam tubuhnya.


6. Proses Pendederan Ikan Guppy

Proses Pendederan Ikan Guppy

Tips merawat ikan guppy supaya tidak gampang mati yaitu dengan pendederan.

Pendederan sendiri merupakan metode perawatan ikan dengan meletakkan di tempat yang terbuka.

Selain tempat terbuka, wadah tersebut harus terkena pancaran sinar matahari.

Paparan sinar matahari dapat membantu mempercepat proses mutasi warna ikan guppy supaya lebih cepat terlihat cantik.

Meskipun sinar matahari dapat membantu proses mutasi dengan cepat.

Akan tetapi ikan guppy yang terkena panas secara terus menerus dalam waktu yang cukup lama juga tidak baik.

Maka dari itu kamu perlu menambahkan tanaman air seperti eceng gondok, apu-apu dan sebagainya, untuk tempat berteduh ikan-ikan guppy yang sedang kami ternakkan.

Selain itu kamu harus memberikan makanan untuk anakan ikan guppy yang sedang dibudidayakan.

Untuk pakan anakan ikan guppy yang usianya masih dibawah 5 hari, pakan terbaiknya yaitu dengan pakan alami seperti infusuria, kutu air, dan artemia.

Sedangkan untuk anakan ikan guppy usia di atas 5 hari kamu bisa memberinya makan dengan bloodworm atau bisa juga memakai udang renik.

Setelah anakan ikan guppy berumur di atas 20 hari, kamu bisa mengasih pakan memakai cacing sutra.

Di usia tersebut jenis kelamin anakan ikan guppy masih belum terlihat jelas sehingga mustahil untuk membedakan mana jantan dan mana betinanya.

Sedangkan tempat atau media pendederan yang paling ideal dengan ukuran panjang 1 meter x lebar 1 meter x tinggi ½ meter, atau kamu bisa memakai ukuran ini 2 meter x 2 meter x 0,5 meter.

Untuk tempat pendederan bisa menggunakan kolam semen, kolam terpal, atau box container.


***


Nah, itulah beberapa informasi tentang bagaimana cara budidaya ikan guppy di rumah dengan mudah yang bisa kamu praktekkan.

Cukup mudahkan ternak ikan guppy di rumah?

Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan bisa menambah wawasan bagi kita semua. Terimakasih....