Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Cara Paling Mudah Budidaya Kutu Air Untuk Pakan Ikan Hias | Peluang Bisnis Modal Murah dan Mudah!

Bagi kebanyakan orang kutu air merupakan hewan yang menjijikkan lantaran tempat tinggalnya di area kotor. Namun siapa sangka dengan budidaya kutu air bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan, loh! Tidak percaya? Simak ulasan di bawah ini!

Kutu air yang memiliki habitat di selokan atau comberan bukanlah hewan yang wajib kita musnahkan.

Kutu air mempunyai ukuran serta bentuk tubuh yang sangat kecil, namun ukurannya yang terbilang kecil ini dapat dimanfaatkan untuk pakan ikan hias misalnya ikan cupang, ikan Guppy atau burayak ikan yang masih kecil.

Hal ini bisa menjadi peluang bisnis yang cukup menjanjikan, mengingat pecinta ikan hias di Indonesia yang setiap hari semakin bertambah, tentu saja bisnis budidaya kutu air cukup prospek.

Dua jenis kutu air yang paling mudah di dapatkan serta sudah banyak yang dibudidayakan yaitu kutu air daphnina Magna dan kutu air moina.

Apakah Anda penasaran bagaimana cara kultur kutu air?

Yuk simak artikel di bawah ini karena blogdaffa.com akan mengulas bagaimana cara budidaya atau kultur kutu air dengan sangat mudah.

Tips Mudah Budidaya Kutu Air Di Rumah

Cara paling mudah budidaya Kutu Air Di Rumah


1. Mencari Bibit Kutu Air

Untuk mendapatkan bibit kutu air Anda bisa mencarinya di comberan atau selokan yang terdapat genangan air.

Kutu air yang biasanya di tempat kotor tersebut adalah kutu air moina, yakni kutu air dengan ukuran terkecil jika dibandingkan dengan kutu air jenis daphnina Magna.

Kekurangan mencari kutu air sendiri yaitu selain kurang steril biasanya juga tercampur dengan kutu jet.

Kutu jet merupakan kutu hama yang dapat memusnahkan kutu air yang hendak Anda budidayakan.

Tak hanya dapat memusnahkan koloni kutu air yang dibudidayakan saja, ternyata kutu jet bisa membuat ikan yang Anda pelihara menjadi sakit.

Alangkah baiknya, supaya mendapatkan bibit kutu air yang unggul Anda bisa membelinya di toko online. Harganya cukup murah, kok!

Mulai dari Rp 10 ribuan.

2. Siapkan Media atau Wadah Budidaya

Untuk wadah atau tempat budidaya Anda bisa menggunakan bak yang terbuat dari beton.

Namun apabila Anda tidak mempunyai, bisa juga menggunakan kolam terpal atau menggunakan sterofoam bekas wadah kulkas.

Untuk menetralkan pH air tahap awal sebelum melakukan pengisian air, sebaiknya Anda taburkan terlebih dahulu kapur dolomit.

Kutu air tidak membutuhkan air yang dalam untuk melangsungkan kehidupannya.

Hanya saja supaya dapat menuai hasil yang maksimal sebaiknya tempat budidaya kutu air mempunyai luas yang cukup besar.

3. Budidaya Kutu Air Menggunakan Kol

Anda bisa mendatangkan kutu air menggunakan beberapa bahan dari limbah seperti kotoran ayam, kol atau sayuran busuk, dan air got.

Berikut langkah-langkah budidaya kutu air menggunakan kol :

  • Cucilah kol sampai bersih.
  • Siapkan wadah berisi air bersih, selanjutnya masukan kol yang sudah di cuci.
  • Biarkan kol terendam sampai 1 Minggu.
  • Seiring dengan berjalannya waktu air rendaman kol akan berubah menjadi hijau, kol yang terapung akan tenggelam ke dasar wadah.
  • Saat seluruh kol yang terapung sudah tenggelam ke bagian dasar wadah, biasanya akan timbul bibit kutu air yang akan berkembang biak Menjadi banyak di dalam wadah.
  • Untuk peletakan wadah budidaya kutu air sebaiknya jangan sampai terkena paparan sinar matahari secara langsung dalam waktu yang cukup lama.
  • Apabila dalam waktu yang cukup lama tidak kunjung datang bibit kutu air, maka Anda bisa memasukkan starter kutu air untuk memancing perkembangan kutu air.

4. Perhatikan Kondisi Air

Dalam budidaya kutu air hal yang paling krusial yaitu kondisi air.

Air yang bagus serta cocok untuk dijadikan sebagai media kultur kutu air yakni air tua atau air endapan.

Cara membuat air tua sangatlah mudah, Anda hanya perlu mengisi wadah menggunakan air bersih, dan biarkan sampai beberapa hari.

Tujuan dari pengendapan air yakni untuk menurunkan pH serta menetralkan suhu air yang akan dijadikan sebagai media budidaya Kutu Air.

Apabila air endapan yang Anda siapkan sudah berubah menjadi hijau atau biasa disebut dengan green water maka air tersebut sudah siap untuk di tebarkan bibit kutu air.

Baca juga:

5. Pemberian Pupuk

Selain dengan green water, pemupukan juga merupakan elemen penting dalam budidaya kutu air.

Pemupukan bertujuan untuk memicu pertumbuhan green water yang berfungsi sebagai makanan dari kutu air.

Penebaran pupuk untuk ukuran kolam 1 m², maka dibutuhkan pupuk kandang sebanyak 2 kg pupuk kandang.

Pupuk kandang tersebut bisa menggunakan kotoran ayam atau kambing yang sudah kering, kemudian di masukan dalam karung.

Ikat karung tersebut dan masukan kedalam kolam budidaya.

6. Memanen Kutu Air

Anda bisa memanen kutu air untuk pakan ikan hias setiap seminggu sekali.

Untuk cara pemanenan kutu air Anda bisa menggunakan serokan halus atau serokan yang digunakan untuk mencari jentik nyamuk.

Tempatkan kutu air ke dalam sebuah wadah yang berisi sedikit air.

Hal yang harus Anda perhatikan sebelum memberikan kutu air ke ikan hias, sebaiknya untuk mencuci menggunakan obat biru.

Pencucian tersebut untuk mensterilkan kutu air dari bakteri yang dapat membuat ikan kesayangan Anda menjadi terserang penyakit.

Dari beberapa informasi di atas budidaya kutu air tentu sangat mudah bukan?

Jika Anda membudidayakan kutu air dengan tujuan untuk bisnis usahakan jangan mengadakan satu kolam saja.

Supaya Anda bisaa memanennya setiap harinya.


***


Itulah beberapa informasi mengenai cara budidaya kutu air di rumah yang dapat dijadikan peluang bisnis modal kecil.

Semoga informasi diatas dapat memberikan gambaran tentang bisnis modal kecil yang sangat menguntungkan. Terimakasih...