Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Obat Cacing Dewasa Dan Anak Ampuh. Terbuat Dari Bahan Alami!

Sudah cukup lama orang-orang mengonsumsi obat cacing dari dokter untuk menyembuhkan penyakit cacingan. Tetapi, tahukah kamu jika ada beberapa bahan alami yang sama efektifnya untuk membasmi Cacingan?

Penyakit cacingan tidak melulu menyerang anak-anak yang belum imunisasi, melainkan bisa menyerang siapa saja termasuk orang dewasa.

Penyebab orang dewasa terkena cacingan selain karena lingkungan sekitar yang kotor, ia tidak menjaga pola makan yang sehat. Sehingga cacing dapat dengan mudah menyerangnya.

Selain beberapa sebab di atas, tentunya masih ada banyak lagi penyebab cacingan yang tanpa kita semua sadari, telah dilakukan setiap harinya.

Jadi, sebelum kita membahas lebih jauh tentang obat alami cacingan untuk orang dewasa dan anak-anak, alangkah baiknya kita pelajari terlebih dahulu penyebab beserta gejala-gejala cacingan pada artikel di bawah ini!

Penyebab Cacingan

7 Obat Alami cacingan untuk orang dewasa dan anak-anak

Penyebab cacingan ada banyak hal yang berbeda-beda.

Hal itu tergantung dari beberapa jenis apa yang ada dalam tubuh.

Inilah beberapa jenis cacing berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit cacingan adalah sebagai berikut:

1. Cacing Tambang

Cacing tambang akan tumbuh dalam usus halus.

Cacing tambang di dalam tubuh dapat tumbuh hingga 13 mm dan hal yang paling fatal dapat menembus selaput usus halus.

Apabila cacing ini telah menembus selaput usus halus, maka cacing tambang dapat berenang bersama aliran darah sampai ke paru-paru.

Penyebab terjangkitnya cacing tambang dalam tubuh tak lain ialah kontak fisik dengan tanah yang kotor dan lingkungan lembap.

2. Cacing Gelang

Penyebab terkena cacingan yang disebabkan oleh cacing gelang ialah ketika tangan menyentuh tanah kotor yang sudah terkontaminasi dengan telur cacing tersebut.

Cacing gelang sendiri dapat tumbuh dalam tubuh manusia bisa mencapai panjang 13 cm.

Oleh sebab itu, obat cacingan yang disebabkan oleh cacing gelang dalam tubuh sangat sulit untuk ditemukan. Akibatnya seseorang yang dalam tubuhnya terdapat cacing gelang akan mengalami infeksi pada bagian usus.

3. Cacing Kremi

Cacing Kremi dengan bentuk tubuh seperti benang berwarna putih halus.

Cacing ini paling sering menyerang pada anak-anak yang mengindap penyakit cacingan.

Penyebab terkena penyakit cacingan adalah ketika anak-anak tanpa sengaja menelan telur cacing Kremi tersebut.

Hal ini biasanya terjadi ketika anak-anak hendak makan jarang cuci tangan dengan bersih terlebih dahulu.

Sehingga tanpa disadari telur cacing tersebut tertelan bersama makanan yang masuk ke dalam tubuh dan kemudian akan menempel ke dinding usus.

Seiring berjalannya waktu telur-telur dari cacing Kremi tersebut akan menetas dan akan tumbuh menjadi cacing dewasa.

Gejala ketika sang anak terjangkit penyakit cacing Kremi akan mengalami seperti mual, muntah, sakit perut, nafsu makan berkurang, dan sering gatal di sekitar area anus.

4. Cacing Pita

Cacing pita dapat dikenali seperti namanya yaitu mempunyai bentuk layaknya seperti pita.

Cacing jenis ini merupakan cacing yang dapat tumbuh sangat panjang dalam tubuh manusia.

Cacing pita dewasa dapat tumbuh hingga panjangnya mencapai 9 meter.

Hal yang menyebabkan terkena penyakit cacing pita dalam tubuh yaitu bersentuhan dengan tinja, atau bisa juga karena memakan makanan yang sudah terkontaminasi dengan cacing pita.

Gejala Terkena Cacingan

Gejala dari penyakit cacingan tidak bisa dijelaskan secara spesifik karena setiap cacing yang menginfeksi dalam tubuh mempunyai efek samping yang berbeda-beda tergantung dari jenis cacing apa yang ada dalam tubuh.

Namun, ada beberapa gejala cacingan yang bisa Anda perhatikan.

Berikut merupakan gejala-gejala cacingan:
  • Sakit perut
  • Tubuh merasakan lemas
  • Rasa gatal di area sekitar anus
  • Berat badan turun drastis
  • Diare
  • Muntah
  • Mengalami gangguan pencernaan
  • Buang air besar bercampur darah
  • Perut buncit
  • Nafsu makan berkurang atau menurun
Gejala-gejala cacingan seperti di atas, bisa diatasi dengan cara meminum obat cacing.

Obat cacing berbeda-beda tergantung dari usia yang hendak mengonsumsinya.

Akan tetapi, lain halnya dengan meminum obat alami untuk membasmi cacing dalam tubuh.

Secara keseluruhan usia dapat meminumnya dengan aman.

Untuk lebih memahami mengenai serba-serbi obat cacingan alami, mari kita bahas dalam penjelasan berikut!


Obat Cacingan Alami Untuk Dewasa dan Anak-anak Tanpa Harus Ke Dokter

1. Bawang Putih

Bawang putih merupakan salah satu bahan bumbu dapur yang dapat Anda manfaatkan untuk obat cacingan.

Di dalam bawang putih terkandung asam amino yang bersifat Anti-Parasit.

Kandungan tersebut dapat membunuh mikroba yang terdapat dalam tubuh secara cepat.

Khusus untuk mengobati cacingan pada orang dewasa yaitu dengan cara memakan 3 siung bawang putih setiap harinya.

Konsumsilah bawang putih tersebut secara rutin selama seminggu dalam kondisi perut yang masih kosong.

Sementara itu, bawang putih tidak bisa dikonsumsi secara langsung untuk anak-anak yang menderita cacingan.

Anda bisa mengiris atau memotong bawang putih tersebut dengan tipis-tipis yang di campurkan ke makanan ataupun minuman sang anak yang tengah sakit.

2. Kulit Mangga

Buah mangga adalah salah satu buah yang favorit bagi banyak orang, karena mempunyai rasa manis dan segar ketika dikonsumsi.

Selain memiliki rasa yang lezat dan nikmat, buah mangga juga dikaruniai segudang manfaat, salah satunya yaitu dapat mengobati penyakit cacingan pada anak maupun orang dewasa.

Bagian dari buah mangga yang dapat diolah menjadi obat cacing yaitu bagian kulitnya.

Pada kulit mangga terdapat kandungan AHA yang bersifat Antelmintik yang mampu membasmi bakteri dan kuman yang bersemayam dalam tubuh.

Untuk cara memanfaatkan kulit mangga sebagai obat cacingan yakni dengan cara cuci kulit mangga hingga bersih, kemudian rebus bersama air hingga mendidih. Tiriskan air rebusan kulit mangga tersebut sampai dingin dan minumlah air rebusan kulit mangga setiap hari sampai cacing keluar dari tubuh.

3. Biji Labu

Bahan alami selanjutnya yang bisa digunakan sebagai obat cacing untuk anak-anak maupun orang dewasa yakni biji labu.

Biji labu terkenal kaya akan kandungan yang bersifat herbal.

Dalam biji labu terkandung kandungan seperti asam amino, senyawa berberin, asam lemak, palatine, dan cucuritine.

Sedangkan menurut penelitian dari jurnal International Journal Of Molecular Sciences yang diterbitkan pada tahun 2016, menyatakan bahwa biji labu dapat membunuh parasit yang bersarang dalam tubuh.

Anda bisa mendapatkan ekstrak biji labu di toko obat herbal terdekat.

Produk dari biji labu sendiri dapat berupa bubuk atau cairan yang sudah di seduh.

4. Biji Pepaya

Selain biji labu, ternyata biji pepaya digunakan sebagai obat untuk mengatasi cacingan.

Dalam biji pepaya yang sudah matang mengandung:
  • Hentriacontane
  • Carpaine
  • Benzylisothiocyanate
  • Caricin
  • Benzylthlourea
Beberapa kandungan di atas berfungsi sebagai senyawa pembunuh parasit.

Senyawa di atas bisa mengurangi resiko peradangan di dalam usus yang diakibatkan oleh telur cacing beserta cacing dewasa.

Cara membuat obat cacing dari biji pepaya yaitu dengan menjemur biji pepaya tersebut sampai benar-benar kering. Kemudian campurkan ke dalam susu atau air hangat.

Minumlah ramuan tersebut pada saat pagi hari ketika perut masih kosong.

5. Daun Pepaya

Bukan hanya biji pepaya saja yang bisa di manfaatkan untuk mengatasi cacingan, tetapi daun pepaya juga berkhasiat mengobati Cacing yang ada dalam tubuh.

Daun pepaya dipercaya ampuh untuk membasmi cacing Kremi yang berkembangbiak dalam tubuh manusia.

Untuk cara pengolahannya sebagai berikut:
Cuci daun pepaya sebanyak 1 lembar beserta akar dari pohon bunga melati sampai bersih. Rebuslah daun pepaya beserta akar bunga melati dengan 600 cc air.

Tunggu sampai mendidih dan airnya berubah warnanya serta berkurang sebanyak 50%.

Untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, maka minumlah air rebusan tersebut sebanyak dua kali dalam sehari.

Rebusan dari daun pepaya tidak hanya ampuh untuk mengobati cacingan, akan tetapi rebusan daun pepaya juga efektif untuk menyembuhkan penyakit pencernaan lainnya, antar lain sebagai berikut:
  • Diare
  • Perut kembung
  • Sembelit
  • Peradangan usus
  • Sakit ulu hati
  • Mual yang disebabkan oleh infeksi bakteri dalam tubuh.

6. Wortel

Dalam setiap wortel terdapat banyak kandungan vitamin A yang sangat baik untuk kesehatan mata.

Akan tetapi, apakah Anda sudah tahu mengenai vitamin A yang dapat membantu menyembuhkan cacingan?

Tentu saja jawabannya ya, karena sifat alami dari vitamin A yaitu Anti-Parasit sehingga bisa melindungi usus dari serangan bakteri dan parasit berbahaya seperti cacing dalam perut.

Cara mengatasi cacingan memakai wortel itu sangatlah mudah.

Siapkan 5 buah wortel kemudian potong-potong kemudian haluskan sampai keluar sari-sari nya.

Saring sari-sari wortel dan campurkan dengan santan kelapa.

Untuk mengurangi rasa asin, Anda bisa membubuhkan sedikit gula.

Minumlah ramuan ini saat pagi hari, ketika perut masih kosong.

7. Air Garam

Air rebusan daun pepaya memang sangat manjur dan cepat dalam mengatasi penyakit cacingan.

Tetapi, rasa pahit dari rebusan daun pepaya akan menjadi masalah tersendiri buat anak-anak, sehingga mereka akan enggan untuk meminumnya secara rutin.

Namun, Anda tidak usah khawatir.

Jika anak-anak susah atau tidak mau untuk mengonsumsi air rebusan daun pepaya, maka Anda bisa menggantinya menggunakan air garam.

Air garam sendiri sudah dipakai sejak lama untuk menyembuhkan cacingan pada anak. Selain itu proses pembuatan nya yang cukup mudah, air garam sendiri sangat mudah untuk ditelan oleh sang anak.

Berilah anak yang mengalami cacingan dengan air garam dua kali sehari secara rutin sampai benar-benar cacing keluar dari tubuh sang anak.

***

Itulah beberapa informasi tentang obat cacingan untuk orang dewasa dan anak-anak dari bahan alami yang bisa Anda praktekkan sendiri di rumah.

Semoga informasi yang kami bagikan bisa bermanfaat serta menambah wawasan bagi kita semua. Terimakasih...