Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Yuk, Pelajari Cara Menyiram Tanaman Yang Baik Dan Benar

Dalam menanam sebuah tanaman pasti membutuhkan penyiraman. Namun, apakah Anda sudah tahu bagaimana cara menyiram tanaman yang benar? Bila Anda belum tahu, alangkah baiknya simak cara menyiram tanaman di bawah ini!

Meskipun terlihat sepele, menyiram tanaman tidak boleh dilakukan dengan cara yang asal-asalan.

Supaya tanaman dapat tumbuh dengan baik, tentu saja ada hal-hal yang wajib diperhatikan saat menyiram tanaman, antara lain seperti memperhatikan kapan waktu yang tepat dan berapa jumlah kadar air yang dibutuhkan oleh tanaman tersebut.

Apabila penyiraman tanaman tidak dilakukan dengan cara yang benar, maka akan berdampak buruk pada tanaman seperti:

  • Pembusukan pada akar atau batang.
  • Tanaman mengering, kemudian akan mati.
  • Tanaman mati.
Lantas bagaimana cara menyiram tanaman yang baik dan benar?

Simak rangkuman materi berikut ini:

Cara Menyiram Tanaman Saat Musim Kemarau

Cara menyiram tanaman yang benar saat musim kemarau


1. Menyiram Tanaman Pada Waktu Yang Tepat

Waktu yang paling tepat untuk menyiram tanaman di musim kemarau yakni dua kali sehari, tepatnya di pagi dan sore hari.

Menyiram tanaman di siang hari justru akan berdampak buruk pada tanaman itu sendiri.

Pasalnya air yang disiram ke media tanam akan mengalami penguapan sebelum air tersebut menyentuh bagian perakaran tanaman.

Hal itu dapat terjadi, karena pada saat siang hari panas yang dihasilkan oleh sinar matahari begitu kuat, sehingga akan merangsang terjadinya penguapan.

2.  Pastikan Jumlah Kadar Air Memadai

Selain waktu yang tepat, memberikan air dalam jumlah yang cukup akan membuat tanaman tumbuh dengan baik.

Seperti yang sudah kami singgung pada pembahasan sebelumnya, menyiram tanaman dengan jumlah air yang berlebihan justru tidak baik.

Pasalnya kadar air yang berlebihan hanya akan membuat pembusukan pada bagian akar ataupun batang tanaman, selain itu tanaman akan sangat rentan terhadap serangan hama.

Alangkah baiknya cari tahu berapa banyak kebutuhan air tanaman Anda, sebelum melakukan penyiraman.

3. Menyiram Seluruh Bagian Tanaman

Ketika musim kemarau tiba, sebaiknya tidak menyiram bagian media tanam saja, siramlah seluruh bagian tanaman.

Supaya tanaman tidak mudah kering, meskipun di bawah teriknya sinar matahari yang panas.

Maka siramlah juga seluruh bagian tanaman meliputi daun dan batang tanaman.

4. Hemat Air

Ketika musim kemarau datang, tentunya cadangan air akan berkurang. Oleh sebab itu Anda juga harus menghemat cadangan air yang ada di rumah.

Untuk menghemat cadangan air di rumah, Anda bisa menyiram tanaman menggunakan air sisa.

Dengan memanfaatkan air sisa tentu akan membuat Anda menjadi lebih hemat penggunaan air dalam setiap harinya.

Air sisa yang dapat Anda manfaatkan diantaranya seperti air bekas cucian beras, air bekas cucian baju, dan masih banyak lainnya.

5. Menggunakan Alat Penyiraman Tanaman

Apabila Anda mengalami beberapa kesulitan saat menyiram tanaman, maka Anda bisa memakai beberapa alat bantu penyiraman.

Beberapa alat bantu yang dapat meringankan Anda saat menyiram tanaman antara lain seperti gayung, selang, penyiram tanaman, atau bisa juga memakai alat penyiram otomatis.

Cara Menyiram Tanaman Secara Otomatis

Cara Menyiram tanaman menggunakan alat penyiram otomatis

Alat bantu berupa penyiram tanaman otomatis sangat membantu bagi Anda yang tidak mempunyai waktu yang cukup luang untuk menyiram tanaman secara rutin.

Selain itu, alat penyiram tanaman otomatis juga dapat Anda setel kapan waktu penyiraman dan berapa lama durasi waktu penyiraman tanaman.

Bentuk dari alat penyiram tanaman otomatis mirip seperti semprotan yang dapat berputar 360 derajat dan dapat menjangkau seluruh bagian taman yang ada di rumah Anda.

Namun hal yang perlu Anda ketahui, harga alat penyiram tanaman otomatis sangat mahal.

Akan tetapi, bagi Anda yang budget nya pas-pasan tidak usah khawatir, karena Anda bisa membuat alat penyiram otomatis dengan alat dan bahan yang sederhana.

Lalu bagaimana cara membuat alat penyiram otomatis?

Yuk, kita bahas di bawah ini!

Cara Membuat Alat Penyiram Otomatis Menggunakan Bahan Sederhana

Alat penyiram otomatis sederhana

Membuat alat penyiram otomatis tidak melulu harus merogoh kocek yang banyak.

Karena kita bisa membuatnya sendiri dengan harga yang murah bahkan memanfaatkan beberapa barang bekas yang sudah tidak terpakai di rumah.

Berikut alat dan bahan yang perlu Anda siapkan:

  • Botol bekas air mineral.
  • Selang akuarium dan alat pengatur oksigen.
  • Kapas.
  • Lem akuarium.
  • Kawat.
  • Penjepit kertas.
  • Obeng.
  • Gunting.

Langkah-langkah Membuat Penyiram Otomatis Sederhana:

  1. Langkah pertama yang perlu Anda lakukan ialah melubangi tutup botol bekas air mineral memakai obeng. Sesuaikan besar lubang pada tutup botol dengan ukuran selang akuarium.
  2. Masukan selang ke lubang yang sudah Anda buat.
  3. Oleskan lem akuarium di bagian sekitar tutup botol secara merata dan tunggu lem tersebut sampai benar-benar kering.
  4. Masukan kain atau kapas pada bagian ujung selang untuk mengatur debit air yang keluar.
  5. Apabila Anda hendak menyiram beberapa tanaman sekaligus, maka Anda membutuhkan (T) atau alat pembagi air yang bisa Anda beli di toko akuarium.
  6. Buatlah 2 buah lubang pada bagian dasar boto bekas, lalu masukkan kawat dengan panjang 20 cm ke lubang yang Anda buat sebelumnya.
  7. Selanjutnya rapatkan kedua ujung kawat menjadi satu.
  8. Isilah botol bekas tersebut menggunakan air bersih sampai penuh dan tutuplah kembali botol bekas tersebut. Anda bisa juga mencampur air tersebut dengan pupuk cair organik.
  9. Gantungkan botol bekas yang sudah terisi oleh air pada dinding yang sudah dipaku dengan posisi bagian tutup botol bekas di bawah.

Cara Menyiram Tanaman Yang Baik

Cara menyiram tanaman yang baik dan benar


1. Menyiram Tanaman Mengikuti Cuaca

Saat suhu udara sekitar sedang panas-panasnya, sebaiknya penyiraman dilakukan secara rutin setiap harinya yakni pada pagi dan sore hari.

Akan tetapi, saat terjadi hujan. Maka cukup biarkan saja air hujan tersebut yang membasahi tanaman.

Namun hal yang perlu Anda perhatikan yakni jangan sampai bagian dasar tanaman sampai terendam air dalam kurun waktu yang lama.

Karena dapat mengakibatkan pembusukan pada tanaman.

2. Sesuaikan Dengan Jumlah Kadar Air Yang di Butuhkan Tanaman

Tanaman kecil yang ditanam menggunakan pot besar, Anda dapat menyiram setiap 4 hingga 7 hari sekali, sesuaikan dengan kondisi media tanam bila dirasa sudah kering segeralah untuk menyiram tanaman tersebut dan jangan biarkan sampai layu.

Sedangkan untuk tanaman berukuran sedang yang di tanam menggunakan pot kecil. 

Anda perlu menyiram dengan lebih banyak air. Pasalnya media tanam yang ada didalam pot tanaman tersebut tidak mampu menyimpan kandungan air dalam jangka waktu yang lama.

3. Siramlah Pada Bagian Yang Tepat

Saat menyiram tanaman, usahakan untuk mengguyur air di bagian tanah sekitar tanaman.

Jika mengguyur air pada bagian tanaman secara langsung akan berakibat pada tumbuhnya jamur dan parasit pada tanaman.

4. Menjaga Kondisi Pot Agar Selalu Kering

Untuk tanaman yang di tanam menggunakan pot, usahakan untuk menjaga kondisi tanah dalam keadaan yang kering.

Usahakan untuk membuang air yang menggenang di permukaan tanah pot supaya kelembapan tanah yang ada di dalam pot tidak terganggu.


Cara Menyiram Tanaman Cabe

Cara menyiram tanaman cabe yang benar


1. Memakai Air Bersih

Menyiram tanaman cabe tidak disarankan untuk memakai air kotor yang sudah tercemar oleh limbah.

Siramlah tanaman cabe menggunakan air bersih supaya tanaman cabe dapat tumbuh dengan baik dan hasil panennya meningkat.

2. Penyiraman Tanaman Cabe Dilakukan Setiap Pagi dan Sore Hari

Untuk melakukan penyiraman pada tanaman cabai sebaiknya dilakukan sehari dua kali yakni pada pagi hari dan sore hari sekitar pukul 14.30 - 15.00 waktu setempat.

3. Siramlah Sesuai Kebutuhan Tanaman

Menyiram tanaman cabe harus di sesuaikan dengan umur tanaman itu sendiri.

Jika umur tanaman tersebut semakin bertambah maka kebutuhan airnya semakin meningkat.

4. Siramlah Ke Bagian yang tepat

Penyiraman tanaman cabe yang baik dan benar yaitu pada bagian tanah yang dekat dengan perakaran tanaman, supaya tanaman tersebut mudah untuk menyerap air yang disiramkan.


***


Nah, itulah beberapa informasi mengenai beberapa cara menyiram tanaman yang baik dan benar.

Semoga informasi yang kami berikan bisa bermanfaat bagi kita semua. Terimakasih....