Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mudah Menanam Jeruk Nipis Agar Cepat Panen Melimpah

Apakah Anda ingin mencoba budidaya jeruk nipis di rumah? Yuk, simak cara paling mudah menanam jeruk nipis agar cepat panen dan hasilnya melimpah di bawah ini!

Jeruk nipis merupakan salah satu jenis buah yang kaya akan manfaat.

Beberapa manfaat jeruk nipis untuk kesehatan antara lain seperti dapat meredakan radang tenggorokan, mencegah kanker serta serangan jantung, membantu melancarkan pencernaan, dan mampu menyembuhkan flu.

Selain bermanfaat untuk kesehatan tubuh, jeruk nipis juga bermanfaat untuk kecantikan dan kebutuhan keluarga terkhusus untuk bagian bersih-bersih.

Air perasan jeruk nipis yang dicampur dengan baking soda dan air hangat ternyata mampu membersihkan segala permukaan yang kotor seperti berminyak dan bahkan tempat yang berkerak sekalipun.

Dengan menanam jeruk nipis di pekarangan rumah tentunya sangat menguntungkan terutama untuk diri sendiri maupun untuk dijadikan sebagai lahan bisnis.

Jika Anda pemula dalam bidang tanaman, alangkah baiknya untuk simak cara menanam jeruk nipis yang paling mudah dengan hasil panen yang melimpah!

Cara Menanam Jeruk Nipis

Cara paling mudah menanam dan budidaya jeruk nipis


1. Pembibitan Jeruk Nipis

Cara menanam jeruk nipis yang pertama yaitu pembibitan.

Pembibitan Jeruk Nipis sendiri bisa dilakukan dengan tiga metode, antara lain sebagai berikut :

  • Vegetatif: cara menanam jeruk nipis menggunakan metode mencangkok.
  • Generatif: cara menanam jeruk nipis menggunakan metode penyemaian biji yang sudah tua.
  • Kombinasi gabungan antara generatif dan vegetatif.
Untuk pembibitan jeruk nipis menggunakan metode generatif, maka sebaiknya biji yang sudah tua di angin-anginkan terlebih dahulu sebelum melakukan penyemaian.

Kelemahan menanam jeruk nipis memakai metode generatif yaitu masa panen cukup lama yaitu antara 4 sampai dengan 5 tahun, akan tetapi keuntungan menanam memakai metode ini yaitu batang serta akar tanaman yang dihasilkan akan lebih besar dan kokoh.

Sedangkan untuk cara menanam jeruk nipis menggunakan metode vegetatif, hal yang paling utama dilakukan yaitu memilih pohon jeruk nipis yang sudah berumur serta pilihlah cabang yang sudah cukup tua.

Kemudian kupas kulit cabang yang sudah Anda tentukan dengan panjang antara 5 sampai dengan 10 cm.

Buanglah bagian lendir atau biasa disebut dengan kambium sampai benar-benar bersih.

Tutup bagian batang yang sudah Anda kerok menggunakan tanah, selanjutnya bungkus memakai sabut kelapa, dan ikat pada bagian atas dan bawah.

Menanam jeruk menggunakan metode vegetatif tidak memerlukan pupuk supaya bibit yang dihasilkan mampu berbuah lebat.

Anda hanya perlu menyiram bagian sabut kelapa tersebut secara rutin setiap harinya.

2. Perawatan Jeruk Nipis

Untuk perawatan jeruk nipis disesuaikan dengan kondisi lahan penanaman.

Apabila tanah di lokasi penanaman kurang subur maka lakukanlah pemupukan jeruk nipis secara rutin sampai usia tanaman menginjak usia 2 sampai dengan 3 bulan.

Sedangkan untuk lahan yang sudah subur, maka pemupukan dilakukan ketika usia tanaman sudah menginjak 4 tahun.

Pupuk yang baik untuk menunjang pertumbuhan tanaman jeruk nipis antara lain seperti pupuk kompos, TSP, KCL, Urea, dan beberapa jenis pupuk organik lainnya.

Selain melakukan pemupukan, perawatan Jeruk Nipis lainnya yang tidak kalah penting yaitu membasmi hama, gulma dan penyakit yang menyerang tanaman.

Hal itu bertujuan supaya jeruk nipis yang ditanam dapat tumbuh dengan sehat dan subur sehingga akan menghasilkan panen yang berlimpah.

3. Masa Panen Jeruk Nipis

Langkah yang terakhir dalam cara menanam jeruk nipis yakni memperhatikan masa panen.

Awal masa panen jeruk nipis yaitu ketika tanaman sudah berusia menginjak 3 tahun. Dalam usia tersebut pohon jeruk nipis belum terlalu menghasilkan buah yang begitu banyak.

Hasil akan panen jeruk nipis akan terus meningkat dengan seiring bertambahnya usia tanaman.

Saat usia tanaman jeruk nipis sekitar 6 sampai dengan 15 tahun, dalam satu tahun panen tanaman jeruk nipis mampu menghasilkan sekitar 7 sampai dengan 20 kg.

Jeruk nipis yang Anda panen akan memiliki tekstur tidak terlalu keras pada bagian bawahnya dan warna dari buahnya hijau kekuningan.

Budidaya Jeruk Nipis Jumbo

Apabila Anda hendak melakukan budidaya jeruk nipis, maka Anda bisa mencoba jeruk nipis jumbo tanpa biji, karena varian jeruk ini sangatlah trend di kalangan masyarakat luas.

Sedangkan untuk cara menanam jeruk nipis jumbo sendiri dapat dilakukan menggunakan metode vegetatif atau dengan teknik okulasi, cangkok, dan stek batang.

Keunggulan budidaya jeruk nipis menggunakan metode vegetatif diantaranya akan menghasilkan tanaman yang cepat berbuah dan kuat terhadap serangan hama maupun penyakit.

Sedangkan untuk penyiraman sendiri dilakukan setiap hari, namun hal yang perlu diperhatikan saat melakukan penyiraman jangan sampai kondisi tanah menjadi sangat basah.

Waktu yang tepat untuk melakukan penyiraman tanaman jeruk nipis jumbo yaitu pagi hari sekitar pukul 8 dan sore hari sekitar pukul 4 sore atau ketika matahari sudah tidak terlalu terik.

Untuk merangsang pertumbuhan tanaman jeruk nipis jumbo Anda harus melakukan pemupukan. Pemupukan dilakukan setiap 3 bulan sekali atau paling minim yaitu setahun dua kali.


***


Nah itulah beberapa informasi mengenai cara menanam jeruk nipis di rumah yang dapat kami sampaikan.

Semoga informasi yang kami sampaikan bisa bermanfaat dan bisa menambah wawasan bagi kita semua. Terimakasih....