Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Cara Mengajari Anak Sekolah Untuk Menabung Dengan Cepat dan Mudah. Si Kecil Jadi Lebih Hemat!

Mengajari anak-anak untuk menabung sejak usia dini tak hanya mengajarkan bagaimana cara hidup hemat. Melainkan untuk mendidik sang anak supaya bisa mandiri di masa depan. Lantas, bagaimana cara mengajari anak sekolah menabung dengan cepat dan mudah. Yuk, baca selengkapnya pada ulasan di bawah ini!

Seperti kata pepatah bahwa " Hemat Pangkal Kaya".

Dari kata-kata pepatah tersebut terdapat sebuah pelajaran yang wajib kita tanamkan ke pemikiran sang anak sejak masih kecil.

Karena saat usia anak-anak yang masih duduk di bangku sekolahan cenderung mempunyai sifat dan karakter yang masih rentan boros.

Hal itu disebabkan karena sang anak belum mengerti tentang apa itu kebutuhan pokok dan kebutuhan sekunder.

Dalam benak mereka hanya ada bagaimana cara mendapatkan hal-hal yang mereka sukai tanpa perlu usaha yang keras dan sulit.

Sebagai orang tua, tentu saja tidak boleh membiarkan kebiasaan tersebut. Karena dapat berdampak pada kepribadian sang anak menjadi pribadi manja yang setiap kemauannya harus segera dituruti.

Salah satu solusi untuk mengajari sang anak agar tumbuh menjadi pribadi hemat dan mandiri ialah dengan cara mengajarinya menabung.

Masalahnya bagi kebanyakan anak sangat anti menabung dengan berbagai macam alasan, salah satunya yaitu tidak sabar dan sembarangan dalam menggunakan uang yang mereka punya.

Untuk para orang tua yang mengalami kesulitan mengajari anaknya menabung, disini kami akan memberikan beberapa tips cerdik mengajari anak untuk menabung dengan cepat.

Berikut ini beberapa cara menabung dengan cepat untuk anak sekolah, di bawah ini!

Cara Menabung dengan Cepat untuk Anak Sekolah yang Tidak Membosankan!

Cara mudah mengajari anak untuk menabung dengan cepat dan mudah


1. Berikan Celengan Sejak Masih Kecil

Dengan memberikan sebuah celengan sejak masih kecil, tentu saja akan membuat dia untuk belajar menabung.

Apabila si kecil sudah terbiasa, tentunya menabung bukan menjadi hal yang membosankan atau sebuah paksaan.

Supaya dapat menarik perhatian si kecil, orang tua sebaiknya memberikan celengan ketika usianya masih menginjak 5 tahun.

Beri pengertian bagaimana cara kerja dari sebuah celengan dan kasih juga pemahaman tentang manfaat serta keuntungan dari menabung.

Anda bisa memberinya sebuah celengan dengan bentuk seperti karakter anime yang ia sukai, supaya bisa membuat anak-anak menjadi lebih semangat dalam menabung.

2. Ajarkan Untuk Menyisihkan Sebagian Uang Jajan

Cara mengajari anak menabung dengan cepat yakni dengan mengajarinya cara menyisihkan uang jajannya.

Ketika anak Anda hendak berangkat ke sekolah, jangan lupa untuk mengingatkan untuk tidak menghabiskan seluruh uang jajannya.

Pastikan mereka tahu berapa uang jajan yang harus dia sisihkan untuk di tabung setiap harinya.

Anda bisa memberikan pengarahan berapa jumlah uang yang wajib ia sisihkan, misalnya setiap harinya sebanyak Rp 2 ribu atau bisa juga Rp 5 ribu. Anda bisa menyesuaikan dengan seberapa banyak uang jajannya.

Idealnya presentase menabung sang anak yakni sebesar 30% dari jumlah uang jajan selama sebulan, seminggu, ataupun setiap harinya.

Baca juga:

3. Mulai dari Nominal Kecil

Ketika mengajari sang anak untuk mulai menabung, tentunya kita tidak bisa memakannya menabung dalam jumlah banyak.

Tak usah terlalu muluk-muluk, Anda bisa mengajarinya untuk menabung cukup 5 ribu setiap harinya.

Meskipun nominalnya sangat kecil, tapi Anda tidak boleh menganggap sepele. Uang dengan nominal 5 ribu yang ditabung sejak usia dini pastinya suatu saat nanti nominalnya akan besar dengan seiring berjalannya waktu, kelak tabungan tersebut bisa untuk masa depannya.

Coba Anda hitung, jika dalam sehari si anak dapat menabung Rp 5 ribu, dalam setahun jumlah nominal tabungannya sekitar Rp. 1.800.000,- an.

Apabila kegiatan menabung anak dilakukan sampai menginjak usia remaja, bukan hal yang tak mungkin hasil tabungan yang diperoleh bisa mencapai belasan juta rupiah!

Sangat menguntungkan bukan?

4. Tentukan Tujuan Menabung

Supaya sang anak menjadi merasa tertantang untuk menabung, salah satunya ialah dengan menentukan target dan tujuan dari menabung.

Cara mengajari menabung anak dengan cepat bisa langsung diterapkan pada anak-anak.

Misalnya sebagai contoh saat sang anak meminta sepeda, maka Anda sebagai orang tua bisa menerapkan metode ini sebagai tujuan si anak agar mau untuk mulai menabung.

Kasih dia pengertian, bahwa semakin banyak uang jajan yang di sisihkan untuk di tabung. Tentunya semakin cepat pula ia mendapatkan sepeda yang dia mau.

Jika di tengah proses perjalanan menabung sang anak sudah mulai bosan dan putus asa. Sebagai orang tua Anda harus mengingatkan kembali tujuan awal dari menabung.

Supaya anak Anda lebih semangat dalam menabung, Anda bisa menerapkan beberapa tujuan, bila ia sukses cobalah untuk memberikan sebuah hadiah sebagai penyemangat.

***

Itulah beberapa informasi tentang bagaimana cara mengajari anak sekolah untuk menabung dengan cepat dan mudah.

Semoga artikel ini dapat membantu Anda untuk mengatasi masalah anak-anak yang sulit diajari untuk menabung. Terimakasih...