Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Panduan Lengkap Cara Stek Tanaman Dengan Mudah dan Benar

Blogdaffa.com - Stek merupakan sebuah cara memperbanyak tanaman dengan metode Vegetatif yaitu dengan memakai potongan tubuh tanaman itu sendiri seperti bagian akar, batang, dan daun.

Dengan menggunakan metode stek, maka sebuah tanamanan dapat menumbuhkan tunas baru tanpa melalui proses generatif ataupun perkawinan.

Setiap bagian tubuh tanaman pada dasarnya mempunyai sifat totipotensi artinya setiap sel yang terdapat pada tumbuhan memiliki kemampuan untuk memperbanyak diri kemudian tumbuh dan berkembang menjadi sebuah tanaman yang utuh sesuai dengan genetik induknya. Jadi, apabila metode stek diaplikasikan menggunakan daun, pada akhirnya akan tumbuh akar dan terbentuk batang secara alami, hal ini juga berlaku pada stek batang dan akar.

Ciri-Ciri dan Jenis Tanaman yang Dapat di Stek

Cara Mudah Stek Tanaman

Ciri-ciri tanaman yang dapat di stek ialah tanaman yang mempunyai bagian tubuh selain bunga yang tumbuh sebagai individu seperti cocor bebek, strawberry dan lain sebagainya. 

Untuk lebih detailnya maka simak ciri-ciri tanaman yang bisa di stek sebagai berikut :

  1. Tanaman yang tidak memiliki biji.
  2. Tumbuhan berspora.
  3. Tanaman dengan biji yang sulit disemaikan.
  4. Adanya tunas atau anakan yang tumbuh pada sekitar pangkal batang tanaman induk.
  5. Tumbuhan tak berkayu stek menggunakan rimpang contohnya : jahe, kunyit, kentang, talas, lengkuas dan ubi.
  6. Tumbuhan tak berkayu yang berkembangbiak menggunakan sulur, contohnya : eceng gondok, strawberry.
  7. Tumbuhan bertunas.

Apabila dibandingkan dengan cara memperbanyak tanaman vegetatif lainnya, stek adalah cara yang paling mudah untuk dilakukan. Ada beberapa cara untuk melakukan stek yang bisa Anda aplikasikan, sebagai berikut :

Stek Batang

Cara Stek Batang Tanaman

Pada dasarnya setiap tanaman yang memiliki ruas atau mata di bagian batang dapat diperbanyak melalui stek batang.

Karena pada ruas atau mata yang terdapat pada batang tanaman merupakan tempat dimana tunas baru akan tumbuh. Jika hendak melakukan stek batang sebaiknya untuk memilih batang dari tanaman yang sudah berumur, hal ini dilakukan dengan tujuan supaya untuk mempercepat pertumbuhan tunas baru dan untuk menghindari penyakit, karena batang yang terlalu muda sangat rentan terhadap serangan penyakit.

Setelah itu batang yang sudah sesuai dengan kriteria dapat Anda tanam dengan cara ditancamkan pada media tanah yang gembur serta lembap. Untuk tanaman yang dapat diperbanyak menggunakan stek batang antara lain seperti : sirih, jambu air, ketela kayu atau pohon.

Cara Memotong Batang untuk di Stek

Waktu yang paling tepat untuk memotong batang yang akan dijadikan stek ialah pada saat pagi hari, sehingga saat penyemaian stek di media bisa langsung mendapat pancaran sinar matahari sejak hari pertama. Supaya bekas potongan tidak mengalami kerusakan, maka saat memotong batang diwajibkan untuk memakai gunting stek yang tajam. 

Selain menggunakan gunting yang tajam, Anda harus memastikan bahwa cabang yang akan dipotong berasal dari tanaman yang sehat dan belum tumbuh tunas. Untuk lenih detailnya mengenai cara pemotongan cabang yang baik dan benar simak penjelasan berikut ini :

  1. Tahap pertama yang perlu Anda lakukan yakni memilih induk tanaman yang baik dan sehat. Sedangkan untuk memilih cabang, maka pilihlah cabang yang memiliki diameter kisaran 1 cm dan memiliki daun yang berwarna hijau tua. Karena daun yang berwarna hijau tua tentunya akan memiliki fungsi untuk menyerap cahaya matahari lebih optimal, sehingga saat proses fotosintesis tentunya akan menghasilkan zat makanan yang lebih maksimal. Hasil nutrisi dari fotosintesis akan disimpan pada batang sehingga akan merangsang pertumbuhan akar yang baru.
  2. Pastikan batang yang akan dipotong memiliki mata tunas antara 3 sampai dengan 4 mata. Untuk panjang batang yang akan dijadikan stek maka potong sepanjang 10 sampai 15 cm, untuk jarak pemotongan dari tunas satu dengan yang lainnya yaitu antara 0,5 sampai dengan 1 cm.
  3. Usahakan pada bagian bawah batang potongan dibuat meruncing supaya untuk mempermudah saat menancapkan ke media semai.
Ada beberapa jenis tanaman yang sulit untuk tumbuh akar, misalnya tanaman anggur. Untuk menangani masalah ini, maka buatlah keratan pada bagian bawah batang stek sebelum disemaikan.

Tujuan dari pengeratan batang sebenarnya untuk memperlambat pergerakan hormon pertumbuhan dan zat makanan. Nutrisi hasil dari fotosintesis tersebut akan terhenti dan mengumpul pada bagian keratan, sehingga akan merangsang tumbuhnya akar baru.

Pemberian Hormon Auksin

Auksin merupakan salah satu hormon yang penting untuk tanaman sebagai perangsang atau penunjang pertumbuhan sel-sel baru, serta dapat membantu merangsang pertumbuhan serta pembentukan akar dan mempercepat proses berkecambah.

Walaupun pada dasarnya setiap tumbuhan akan menghasilkan hormon auksin secara alami, namun jumlah yang terdapat pada batang stek sangatlah kurang (tinggal sedikit). Sedangkan pemberian hormon auksin sintetis dapat merangsang terbentuknya akar baru, untuk cara sebagai berikut :

  1. Untuk hormon auksin Anda bisa membelinya di toko pertanian terdekat. Untuk hormon auksin dijual dengan berbagai merk seperti Luqinox Start dan Atonik.
  2. Campurlah hormon auksin dengan air. Untuk dosis pemberian hormon auksin yaitu antara 100 - 200 cc per liter air.
  3. Celupkan bagian bawah batang stek selama kurang lebih 5 detik dengan kedalaman 2 cm dari ujung batang yang akan ditanam. 
Apabila Anda membuat stek dalam jumlah banyak, maka untuk menghemat waktu untuk menclupkan dapat Anda lakukan dengan cara mengumpulkan stek batang tersebut menjadi satu kemudia ikat menggunakan tali, lalu setelah itu Anda celupkan ke larutan hormon auksin.

Cara Penyemaian Stek Batang

Sebelum stek batang ditanam pada media tanam, sebaiknya batang stek tersebut disemaikan terlebih dahulu. Untuk cara penyemaian nya sebagai berikut :

  1. Siapkan wadah untuk media semai bisa berupa ember atau pot dengan ukuran besar. Jangan lupa lubangi bagian bawah wadah untuk sirkulasi air.
  2. Isilah wadah dengan campuran tanah yang gembur dan pasir. Jika diperlukan Anda bisa menambahkan pupuk organik.
  3. Tancapkan batang stek bagian bawah yang runcing dengan posisi tegak ke media semai.
  4. Letakan media semai pada lokasi yang terkena pancaran sinar matahari secara langsung. Untuk kelembapan media semai yang ideal antara 70 - 90%, sedangkan untuk suhu media semai kisaran 25 - 27°  Celcius.
Apabila Anda hendak melakukan penyemaian menggunakan polybag, alangkah baiknya tanah dalam polybag tersebut dipadatkan terlebih dahulu. Ketika menancapkan batang stek, usahakan untuk menekan tanah di area sekitar batang supaya padat.

Tujuan dari pemadatan tanah ialah supaya batang stek tetap berdiri dalam posisi tegak. Untuk peletakan polybag sebaiknya ditempatkan di rumah kaca atau lingkungan yang tertutup yang memiliki suhu stabil dan tetap mendapat suplay asupan sinar matahari.

Untuk perawatan batang stek cukup dengan melakukan penyiraman secara rutin agar media semai tetap basah dan lembap. Anda juga bisa menyemprotan pupuk organik cair apa bila dibutuhkan.

Baca juga : 

Stek Daun

Cara Stek Daun dengan mudah

Ada beberapa jenis tanaman yang lebih cocok dikembangbiakan menggunakan cara stek daun. Apabila diamati langkah-langkah stek daun hampir sama dengan cara stek batang, sedangkan untuk perbedaan nya terletak pada bagian tanaman yang sudah dipotong dapat langsung di tanam kembali.

Untuk jenis tanaman yang cocok untuk di stek daun antara lain seperti : lidah buaya, cocor bebek dan kaktus. Untuk jenis tanaman yang bisa diperbanyak menggunakan stek daun pada umumnya daun merupakan bagian yang paling kuat, sehingga nutrisi yang tersimpan di dalamnya cukup banyak.

Cara Pemotongan Daun untuk di Stek

Untuk memilih daun yang akan di stek pastikan untuk memilih daun yang sudah lumayan tua dengan warna hijau tua. Usahakan untuk tidak memilih daun yang sudah kering atau layu, sebap daun tersebut sudah tidak ideal lagi untuk digunakan sebagai stek, karena nutrisi yang terkandiung di dalamnya tinggal sedikit. 

Cara stek daun untuk berbagai jenis tanaman adalah sebagai berikut :

  1. Pilihlah daun yang sehat dan terbebas dari penyakit ataupun hama. Usahakan memilih daun yang paling besar yakni memiliki panjang serta lebar lebih dari daun lain dalam satu tanaman untuk dipotong dan dijadikan bahan stek. Ukuran daun sangat mempengaruhi banyak nya jumlah stek yang akan disemaikan.
  2. Potonglah daun dari pangkal daun. Semakin besar ukuran potongan daun, tentu akan sangat berpengaruh terhdap kemungkinan tumbuh tunas.
Supaya untuk mempercepat proses pertumbuhan tunas, maka anda bisa menclupkan potongan-potongan daun tersebut kedalam larutan hormon auksin. Sedangkan dosis penggunaan hormon auksin sama dengan yang dipakai saat melakukan stek batang.

Cara Penyemaian Stek Daun

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan yakni mempersiapkan wadah bisa berupa pot atau ember yang sudah di lubangi terlebih dahulu pada bagian bawah. Kemudian isi wadah tersebut sampai ketinggian 3/4 dengan campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1. Satu wadah digunakan untuk satu daun.

Tancapkan potongan daun ke tanah media semai pada bagian yang telah di celupkan ke larutan hormon auksin. Selanjutnya tutuplah wadah tersebut menggunakan plastik bening, dan berilih lubang.

Tujuan dari pembuatan lubang yaitu untuk mempermudah Anda ketika hendak melakukan penyiraman atau memberikan pupuk cair tanpa harus melepas atau membuka penutup plastik. Untuk peletakan media semai tersebut taruhlah pada tempat yang teduh serta terhindar dari paparan sinar matahari secara langsung.

Untuk cara penyiraman media semai tersebut dapat Anda lakukan dengan cara memasukan ujung botol minuman ke lubang dan kemudian siram. Akar akan tumbuh sekitar 3 - 4 bulan, setelah itu bukalah penutup plastik, kemudian pindahkan ke media tanam yang mendapatkan sinar matahari secara langsung.

Stek Akar

Cara mudah stek akar

Stek akar merupakan salah satu metode memperbanyak tanaman dengan memanfatkan akar tanaman yang menjalar jauh dari batang induk tanaman.
Contoh tanaman yang dapat diperbanyak menggunakan cara stek akar antara lain seperti stroberry dan mint.

Cara Pemotongan Akar untuk di Stek

Untuk pemotongan akar yang akan di stek maka tahap awal yang perlu Anda lakukan ialah mencari sulur atau cabang tanaman yang sudah mempunyai perakaran sendiri. Kemudian potonglah akar sepanjang 10 cm. Untuk diameter akar yang ideal yakni kisaran 1 cm. Usahakan saat memotong lakukan dengan cara yang sangat hati-hati supaya tidak merusak bagian cabang yang masih kecil dan perakaran.

Cara Penyemaian Stek Akar

Siapkan sebuah wadah untuk dijadikan sebagai media semai yang memiliki lubang pada bagian bawah untuk sirkulasi air. Isilah wadah tersebut menggunakan campuran tanah dan pupuk organik. Selanjutnya buatlah lubang tanam pada media semai yang baru saja Anda buat. Tanamlah akar tersebut dengan perlakuan yang hati-hati, karena akar sangat rentan terjadi kerusakan.

Pastikan akar tersebut dalam bawah tanah, baru setelah itu Anda tutup lubang tanam. Rawatlah dengan baik seperti disiram serta melakukan penyemprotan pupuk organik cair. Apabila sulur sudah tumbuh, pindahkan ke pot baru.

Selamat mencoba memperbanyak tanaman menggunakan stek semoga sukses. Jangan lupa tetap semangat dalam mencoba serta tetap optimis dalam berfikir, dan jangan lupa berdoa ketika berusaha. Terimskasih...