Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Jenis Nutrisi Hidroponik Beserta Cara Membuat Pupuk Hidroponik Sendiri Di Rumah

Bagi Anda yang mempunyai hobi bercocok tanam menggunakan teknik cara menanam hidroponik, tentunya Anda sangat membutuhkan nutrisi hidroponik sebagai penunjang pertumbuhan tanaman bukan?

Lantas jenis pupuk apa saja yang bagus untuk tanaman hidroponik?

Seperti yang perlu Anda ketahui dalam memilih pupuk tentu saja tidak boleh sembarangan.

Meskipun pada dasarnya setiap pupuk berfungsi untuk menyuburkan tanaman. Akan tetapi Anda harus menentukan jenis pupuk yang sesuai dengan jenis tanaman yang sedang di tanam.

Apabila Anda bercocok tanam menggunakan teknik hidroponik tentu saja tidak menggunakan tanah sebagai media tanam.

Akan tetapi menanam dengan metode hidroponik biasanya menggunakan media tanam seperti Rockwool, arang sekam, cocopeat.

Dari beberapa media tanam yang barusan disebutkan tentu saja kandungan unsur hara yang terdapat pada media tanam tersebut tidaklah cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman.

Nah, untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada tanaman hidroponik yang sedang Anda tanam tentunya membutuhkan pupuk hidroponik sebagai penunjang pertumbuhan tanaman hidroponik yang Anda tanam.

Berikut ada beberapa rekomendasi pupuk hidroponik yang bagus untuk tumbuh kembang tanaman hidroponik Anda antara lain sebagai berikut:

5 Jenis Pupuk Hidroponik Untuk Tanaman

5 Jenis Pupuk Nutrisi Hidroponik Terbaik

1. Pupuk Hidroponik AB Mix Hidro J

Pupuk hidroponik AB Mix Hidro J

AB Mix Hidro J merupakan salah satu merk pupuk hidroponik yang seringkali dipakai oleh para pembudidaya tanaman hidroponik.

Nutrisi hidroponik ini digunakan untuk jenis tanaman berdaun atau tanaman sayuran.

Dalam satu bungkus pupuk Hidroponik AB Mix Hidro J mengandung beberapa unsur hara yang sangat dibutuhkan oleh tanaman.

Sedangkan tekstur serta bentuk nutrisi hidroponik AB Mix Hidro J sendiri berupa serbuk sehingga memiliki sifat 100% mudah larut kedalam air, ramah lingkungan, dan tidak menyebabkan penyumbatan pada saluran air hidroponik milik Anda.

2. Pupuk Lewatit HD-5

Pupuk hidroponik Lewatit HD-5

Rekomendasi pupuk hidroponik selanjutnya yaitu pupuk Lewatit HD-5. Pupuk ini berbentuk menyerupai gula pasir, hanya saja untuk warna dari pupuk ini yang berbeda yaitu berwarna merah muda.

Komposisi dari pupuk Lewatit HD-5 terdiri dari beberapa kandungan nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tanaman. Setiap satu liter pupuk Lewatit HD-5 terdapat 15 gram Nitrogen dalam bentuk Nitrat, 3 gram dalam bentuk Amonia, 7 gram P2O5, dan 15 gram K2O.

Pupuk Lewatit HD-5 akan mengeluarkan kandungan unsur hara ketika terjadi penukaran ion yang terlarut dalam air.

Oleh sebab itu, pupuk ini lebih cocok apabila digunakan untuk memupuk tanaman hias dengan rentang waktu antara 4 sampai dengan 5 bulan.

Sedangkan untuk waktu yang tepat dalam pemberian pupuk Lewatit HD-5 yakni saat usia tanaman sekitar 2 Minggu dihitung semenjak di tanam pada media tanam hidroponik.

Untuk cara penggunaan pupuk hidroponik Lewatit HD-5 dengan cara menyebar pupuk hidroponik Lewatit HD-5 secara merata pada permukaan media tanam hidroponik, selanjutnya Anda siram menggunakan air secukupnya.

Untuk dosis atau takaran Nutrisi hidroponik Lewatit dalam periode satu kali pemupukan yaitu antara 25 sampai dengan 35 cc atau sekitar 2 sendok makan.

Apabila tanaman yang diberikan pupuk Lewatit tergolong dalam jenis tanaman yang memiliki pertumbuhan sangat cepat, alangkah baiknya untuk dosis penggunaan pupuk Lewatit ditambah menjadi 50cc atau setara dengan 4 sendok makan.

3. Pupuk Anorganik dan Gandasil D

Pupuk Gandasil D untuk tanaman hidroponik

Anda bisa membuat pupuk nutrisi hidroponik dengan mencampur antara pupuk NPK, KCl, dan Gandasil D.

Dalam campuran tersebut terdapat kandungan unsur hara baik makro maupun mikro yang berasal dari pupuk daun.

Hal yang perlu Anda perhatikan saat melakukan pencampuran antara kombinasi beberapa pupuk tersebut ialah jangan sampai terjadi mengendap pada bagian bawah wadah.

Baca juga :

4. Pupuk Organik Cair (POC) Margaflor

Rekomendasi merk pupuk nutrisi hidroponik selanjutnya yaitu Margaflor dengan bentuk cair.

Kandungan unsur hara makro yang terdapat pada pupuk Margaflor antara lain seperti 11,28% Nitrogen, 5,7% P2O5, 7,84% K2O, dan 3,37% Sulfur. 
Sedangkan kandungan unsur hara mikro yang terdapat pada pupuk Margaflor antara lain seperti Mn, Ce, Fe, Cu, Zn, Mo, Mg, B, dan Co.

Pupuk Margaflor dapat digunakan untuk memupuk tanaman sayuran dan tanaman hias.

Sedangkan untuk cara penggunaan pupuk Margaflor sendiri dengan cara melarutkan pupuk Margaflor terlebih dahulu kedalam air. Sedangkan untuk memupuk tanaman hidroponik Anda sebaiknya tidak kurang dari usia 3 Minggu sejak dipindahkan ke media tanam hidroponik.

Sedangkan untuk takaran penggunaan pupuk Margaflor yaitu dengan rasio perbandingan antara 3cc pupuk Margaflor dengan air sebanyak 1 liter.

Sedangkan untuk memupuk tanaman hidroponik sayuran maka dosis pupuk Margaflor yang dibutuhkan adalah sebanyak 2,5cc/1liter air.

Untuk pemupukan sendiri dapat dilakukan setiap hari dengan dosis 25cc dalam satu kali pemupukan.

Pada saat usia tanaman bertambah 2 Minggu maka dosis penggunaan pupuk Margaflor ditambah 25cc begitupun seterusnya.

Saat usia tanaman menginjak usia 10 Minggu dan seterusnya, maka dosis penggunaan pupuk Margaflor dibuat tetap yaitu sekitar 150cc untuk setiap harinya.

5. Kotoran Kelinci

Fermentasi kotoran dan urine kelinci untuk pupuk Nutrisi Hidroponik

Setelah tadi kami merekomendasikan beberapa merk pupuk Nutrisi hidroponik yang terbaik, maka kamu memberikan solusi pengganti nutrisi hidroponik instan dengan nutrisi hidroponik alami racikan sendiri.

Kotoran Kelinci dapat digunakan sebagai pupuk organik cair untuk tanaman hidroponik Anda.

Adapun cara membuat pupuk nutrisi hidroponik dari kotoran Kelinci ialah sebagai berikut :

Bahan yang dibutuhkan :

  • 5 liter urine (air kencing) kelinci.
  • 2kg kotoran Kelinci.
  • Tanaman kipahit sebanyak ½ karung atau bisa juga diganti menggunakan tanaman kacang-kacangan, alga, atupun dadap.
  • 5 liter air kelapa.
  • ¼ kg bawang merah.
  • 2 bongkah gula merah.
  • 20 CC dekomposer (mol tape).

Langkah-langkah Pembuatan Pupuk Hidroponik dari Kotoran Kelinci :

  1. Tumbuklah tanaman kipahit dengan gula merah dan  bawang merah sampai dengan benar-benar halus.
  2. Siapkan wadah bisa berupa gentong yang akan digunakan sebagai penampungan dari beberapa campuran bahan tersebut.
  3. Selanjutnya, masukan beberapa bahan yang sudah Anda tumbuk hingga halus kedalam gentong tersebut, lalu tuangkan air sebanyak 20 liter.
  4. Tutuplah wadah atau gentong tersebut dan letakkan pada tempat yang teduh serta terbebas dari pancaran sinar matahari langsung.
  5. Bukalah tutup setiap hari selama kurang lebih 15menit sembari mengaduk-aduk isi dalam gentong tersebut.
  6. Ulangi beberapa proses tersebut selama kurang lebih 7-8 hari, atau lebih lama maka akan lebih bagus hasil fermentasi nya.
  7. Larutan nutrisi hidroponik dari kotoran Kelinci sudah dapat Anda gunakan untuk memupuk tanaman hidroponik mu.
Itulah beberapa informasi yang dapat kami sampaikan mengenai jenis-jenis pupuk hidroponik dan cara membuat pupuk hidroponik sendiri di rumah.

Semoga informasi yang kami berikan bisa bermanfaat. Sekian terimakasih.