Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Membuat Nutrisi Hidroponik dari Bahan Organik di Sekitar Rumah

Hidroponik merupakan sebuah metode bercocok tanam modern yang bisa dijadikan peluang usaha sampingan.

Bagi Anda yang hendak memulai budidaya tanaman memakai hidroponik, tentu saja Anda terlebih dahulu harus mengetahui beberapa faktor yang menjadi penentu keberhasilan dalam tanaman hidroponik yang Anda tanam. Beberapa faktor yang perlu Anda pelajari antara lain seperti cara menanam hidroponik, media tanam, dan nutrisi tanaman hidroponik.

Hal yang mempunyai peran paling penting dalam bercocok tanam menggunakan metode hidroponik yakni nutrisi tanaman, karena nutrisi sangat berpengaruh dalam pertumbuhan tanaman hidroponik. Pasalnya hanya dari nutrisi itulah tanaman hidroponik yang Anda tanam mendapatkan makanan.

Untuk nutrisi hidroponik sendiri Anda bisa membelinya di toko pertanian. Akan tetapi bagi Anda yang ingin menekan biaya pengeluaran, Anda juga bisa membuatnya ssndiri di rumah menggunakan beberapa bahan organik yang sangat mudah Anda temukan di sekitar rumah Anda.

Untuk membuat nutrisi hidroponik sendiri tidaklah harus merogoh kocek yang lumayan mahal, karena bahan-bahan yang digunakan merupakan limbah atau sisa-sisa dari kebutuhan sehari-hari.

Untuk lebih jelasnya mengenai cara pembuatan nutrisi hidroponik dapat Anda simak dibawah ini :

5 Cara Mudah Membuat Nutrisi Hidroponik dengan Bahan Organik

Cara Membuat Nutrisi Hidroponik dari Bahan Limbah


1. Cara Membuat Nutrisi Hidroponik dari Daun Kering

Cara Membuat Nutrisi Hidroponik dari Daun Kering

Unsur hara merupakan salah satu zat yang sangat dibutuhkan setiap tanaman supaya dapat tumbuh dan berkembangbiak dengan baik, termasuk tanaman hidroponik.

Daun kering merupakan salah satu bahan yang mengandung hara berupa fosfor. Sehingga daun yang sudah kering bisa Anda jadikan sebagai bahan untuk membuat nutrisi hidroponik secara alami.

Untuk langkah-langkah pembuatannya sebagai berikut :

Bahan yang di butuhkan :

  • 1 karung daun kering yang sudah berjatuhan atau yang sudah tergeletak di tanah.
  • 1 bongkah gula merah.
  • 20 liter air bersih.
  • 100 cc dekomposer.

Proses Pembuatan :

  1. Masukan daun kering yang sudah Anda siapkan sebelumnya ke dalam sebuah wadah dengan sebongkah gual merah.
  2. Tumbuk kedua bahan tersebut sampai halus dan tercampur secara merata.
  3. Setelah kedua bahan tersebuat halus, tuangkan air sampai semauanya mencair.
  4. Kemudian masukan decomposer lalu Anda tutup wadah tersebut dengan rapat dan diamkan sampai 10 hari.
  5. Apabila cairan tersebut telah di diamkan selama 10 hari, maka nutrisi hidroponik tersebut sudah jadi atau sudah siap untuk Anda pakai.

2. Cara Membuat Nutrisi Hidroponik Menggunakan Nasi Basi

Cara Membuat Nutrisi Hidroponik dari Nasi Basi

Nasi yang  sudah basi bukanlah perkara sulit untuk mendapatkannya. Anda bisa mengumpulkan nasi basi dari sisa yang dimakan. Anda bisa memanfaatkan nasi sisa tersebut untuk dijadikan pupuk atau nutrisi hidroponik organik.

Untuk membuat nutrsi hidroponik dari nasi basi memang membutuhkan waktu dan beberapa proses yang cukup panjang, akan tetapi hasil akhirnya nutrisi tersebut sangat bagus untuk tanaman hidroponik.

Sebelum ke langkah pembuatan nutrisi hidroponik dari nasi basi alangkah baiknya Anda harus mempersiapkan terlebih dahulu alat beserta bahan-bahan yang di butuhkan diantaranya, sebagai berikut :

Alat dan Bahan

  • Siapkan nasi basi sebanyak 3 sampai 4 kepal.
  • Air bersih 1 gayung.
  • 0,5 kg gula aren atau gula pasir putih.
  • Kompor.
  • Panci.
  • Ember.
  • Toples untuk menyimpan hasil larutan.
  • Alat untuk mengaduk yang berbahan dasar kayu.

Cara Pembuatan 

Tahap I :
Pada tahap pertama yakni memperbanyak mikroorganisme yang terdapat pada nasi basi tersebut. Untuk cara penggandaan mikroorganisme sebagai berikut :

  1. Masukan nasi basi ke dalam ember yang sudah disiapkan sebelumnya.
  2. Selanjutnya tutup ember tersebut menggunakan kertas atau daun yang sudah kering. Untuk menutup ember tersebut tidaklah perlu menutup rapat-rapat supaya nasi yang di dalam ember mendapatkan sirkulasi udara.
  3. Selanjutnya Anda tinggal diamkan nasi basi di dalam ember selama kurang lebih antara 3 sampai 5 hari, sampai nasi tersebut ditumbuhi jamur berwarna kekuningan pada bagian atasnya.
Tahap II
Pada tahap yang kedua ialah membut cairan dari gula sebagai bahan untuk nutrisi hidroponik. Untuk langkah-langkah pembuatannya sebagai berikut :

  1. Rebuslah air menggunakan panci sampai mendidih.
  2. Masukan gula kedalam air yang telah mendidih dan diaduk-aduk sampai larut.
  3. Setelah gula dirasa sudah larut kedalam air mendidih, selanjutnya Anda diamkan air rebusan gula tersebut agar menjadi dingin.
Tahap III

  1. Tuangkanlah air gula yang sudah mendingin ke dalam ember yang beriskan nasi basi yang sudah menjamur.
  2. Aduklah nasi dengan air gula menggunakan alat pengaduk yang sudah Anda siapkan sebelumnya.
  3. Usahakan setiap sisi atau bagian nasi basi tersebut terendam oleh cairan gula.
  4. Aduklah bahan-bahan tersebut sampai benar-benar menyatu.
  5. Setelah kedua bahan tersebut menyatu secara merata, maka langkah selanjutnya masukan campuran dari nasi basi dengan dan air gula kedalam wadah berupa toples atau botol bekas.
  6. Tutuplah wadah tersebut sampai benar-benar rapat (kedap udara), kemudian biarkan ditaruh di tempat yang teduh serta terbebas dari pancaran sinar matahari secara langsung selama kurang lebih 7 hari.
Sari dari hasil fermentasi campuran nasi basi dengan air gula tersebut dapat digunakan sebagai nutrisi hidroponik dengan cara mencampurkan sari-sari tersebut kedalam air.

Untuk takaran penggunaannya yakni 1 : 5 atau 1 liter air untuk 5 liter air bersih.

3. Pupuk Hidroponik dari Batang Pisang

Cara Membuat Nutrisi Hidroponik dari Batang Pisang

Alasan kenapa batang pohon pisang bisa dijadikan sebagai nutrisi atau pupuk organik pada tanaman hidroponik ialah karena dalam batang pisang mengandung kalium. Kalium sendiri sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan serta pertumbuhan pada tanaman hidroponik.

Sehingga bahan alami inilah yang menjadikan alasan kenapa batang pisang sangat bermanfaat untuk dijadikan pupuk organik untuk tanaman hidroponik.

Untuk proses pembuatannya dapat Anda simak sebagai berikut :

Bahan yang dibutuhkan Untuk membuat nutrisi hidroponik dari batang pisang

  • Ambilah bonggol pisang atau batang pisang yang dekat dengan bagian akar sepanjang 50 cm. Kupas bonggol pisang tersebut dan ambil bagian dalamnya yang berwarna keputihan. Kemudian Anda potong-potong dengan ukuran kecil-kecil.
  • 1 bongkah gula merah.
  • 10 liter air bersih.
  • 100 cc decomposer (mol tape).
  • Wadah dan alat penumbuk.
  • Gentong yang memiliki tutup.

Cara membuat nutrisi hidroponik dari batang pisang

  1. Masukan potongan-potongan kecil bagian bonggol pisang beserta gula merah kedalam sebuah wadah.
  2. Tumbuklah kedua bahan tersebut sampai benar-benar menjadi halus.
  3. Selanjutnya masukan decomposer dan air bersih ke dalam wadah.
  4. Selanjutnya aduklah bahan-bahan tersebut sampai merata. Setelah bahan-bahan tersebut tercampur merata maka selanjutnya masukan semua bahan tersebut kedalam gentong.
  5. Tutuplah gentong tersebut dengan rapat dan biarkan sampai kurang lebih 10 hari. Usahakan sehari sekali untuk membuka gentong tersebut sembari mengaduk-aduk campuran bahan-bahan yang terdapat dalam gentong tersebut.
  6. Setelah 10 hari, bukalah gentong kemudian Anda tuangkan isi yang ada di dalamnya ke tiga wadah dengan ukuran yang sama banyaknya.
  7. Tambahkan air pada setiap wadah sebanyak 20 liter.
  8. Setelah itu pupuk atau nutrisi hidroponik yang Anda buat sudah siap untuk Anda gunakan.
Baca Juga :

4. Membuat Nutrisi atau Pupuk Organik Hidroponik dari kotoran Kambing dan Kelinci

Cara Membuat Nutrisi Hidroponik dari kotoran hewan

Kotoran kelinci atau kambing sangat mudah Anda temukan di lingkungan sekitar terlebih bagi Anda yang tinggal di pedesaan. Kotoran tersebut dapat Anda manfaatkan untuk membuat nutrisi hidroponik.

Untuk cara pembuatan pupuk hidroponik dari kotoran kambing dan kelinci, dapat Anda simak sebagai berikut ini :

Alat dan Bahan

  • Siapkan kotoran kambing atau kelinci sebanyak 30 kg.
  • 1 kg pupuk NPK untuk memperkaya kandungan unsur hara. Karena pada kotoran kelinci atau kambing sangat kecil sekali kandungan hara makro, akan tetapi kaya akan kandungan hara mikro. Sehingga penambahan pupuk npk bertujuan untuk memperbanyak kandungan pada nutrisi hidroponik.
  • 500 gram gula pasir dan terasi.
  • 500 ml EM4.
  • Daun-daun hijau secukupnya.
  • 100 liter air bersih yang terhindar dari kontaminasi bahan-bahan kimia seperti kaporit dsb.

Langkah-langkah pembuatan nutrisi hidroponik dari bahan kotoran kambing atau kelinci

  1. Haluskan kotoran kambing atau kelinci dengan cara menumbuknya hingga menjadi halus.
  2. Larutkan gula pasir, terasi, pupuk NPK, dan EM4 ke dalam wadah yang berisi air.
  3. Masukan kotoran yang sudah dihaluskan ke dalam sebuah drum plastik beserta dengan larutan yang sudah Anda campurkan, seperti pada poin no 2.
  4. Isi drum tersebut menggunakan air bersih sebanyak 100 liter.
  5. Tutuplah drum plastik, dan biarkan selama 15 hari. Usahakan buka sehari sekali selama 15 menit sembari mengaduk-aduk isi dalam drum tersebut.
Setelah itu maka nutrisi atau pupuk organik cair yang Anda buat dari kotoran kambing atau kelinci sudah siap untuk Anda gunakan.

Itulah beberapa informasi mengenai beberapa cara membuat nutrisi hidroponik sendiri di rumah mengguankan bahan-bahan yang mudah di dapatkan.

Selamat mencoba membuat nutrisi hidroponik sendiri di rumah semoga sukses. Jangan lupa tetap semangat dalam mencoba serta tetap optimis dalam berfikir, dan jangan lupa berdoa ketika berusaha. Terimakasih...