Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Limbah Dapur Yang Dapat Dijadikan Pupuk Organik Cocok Untuk Menyuburkan Tanaman

Bagi Anda yang mempunyai hobi berkebun tentu mempunyai kebanggan tersendiri. Pasalnya dalam berkebun tidaklah menuntut biaya yang mahal untuk membeli pupuk. Karena Anda bisa memanfaatkan limbah dapur yang dapat dijadikan pupuk organik yang sangat baik untuk tanaman.

Banyak diantara beberapa orang menganggap bercocok tanam memerlukan biaya dan pengeluaran yang cukup banyak. Serta cukup merepotkan.

Sebenarnya, untuk membuat tanaman yang kamu tanam menjadi tumbuh subur, Anda bisa memanfaatkan limbah dapur sebagai pupuk alami yang ramah lingkungan.

Sedangkan untuk cara pemanfaatan nya sendiri cukuplah mudah.

Yuk, lihat sampah dapur apa saja yang bisa dimanfaatkan untuk pupuk tanaman sebagai berikut :

6 Limbah Dapur Yang Bisa Dijadikan Untuk Pupuk Organik

6 Limbah dapur yang bisa dijadikan pupuk organik

Untuk membuat pupuk organik dari limbah dapur sebenarnya cukuplah mudah, dan bahan-bahan yang digunakan seringkali Anda jumpai dalam kehidupan sehari-hari. 

Berikut ini bahan-bahan yang dapat digunakan untuk pupuk organik, antara lain sebagai berikut:

1. Ampas Teh

Ampas teh bisa dijadikan pupuk organik

Bagi Anda yang hobi minum teh, tentu saja sering membuang ampas teh.

Hal yang perlu Anda ketahui, bahwa ampas teh tersebut bisa digunakan sebagai pupuk organik yang bermanfaat bagi tanaman.

Ampas teh tersebut bisa digunakan sebagai penyubur tanaman terlebih untuk tanaman hias yang ditanam pada pot.

Pasalnya kandungan yang terdapat dalam ampas teh dapat menahan air dan unsur hara dalam tanah yang sangat baik untuk tanaman hias Anda.

2. Ampas Kelapa

Ampas parutan kelapa bisa digunakan untuk pupuk organik

Limbah dapur yang dapat dijadikan pupuk organik selanjutnya yakni ampas kelapa.

Ampas kelapa sering Anda jumpai ketika mengambil santan.

Pada umumnya ampas kelapa seringkali dibuang begitu saja. Mulai sekarang jangan buang ampas tersebut karena bisa digunakan untuk pupuk organik.

Ampas kelapa dapat menyuburkan tanaman karena kandungan protein dan lemak kasar yang sangat tinggi dapat menyuburkan tanaman Anda.

3. Sabut kelapa

Sabut kelapa dapat digunakan sebagai pupuk organik

Saat mengambil santan maka terlebih dahulu yaitu mengupas kelapa bukan?

Biasanya sabut kelapa sering kali dianggap sebagai sampah dan dibuang begitu saja.

Namun, taukah Anda ternyata sabut kelapa bisa digunakan sebagai pupuk organik yang sangat baik untuk tanaman.

Pasalnya dalam sabut kelapa terdapat kandungan unsur-unsur dengan kualitas yang tinggi sehingga dapat membantu pertumbuhan tanaman yang Anda budidayakan.

Kandungan senyawa yang terdapat pada sabut kelapa antara lain seperti Kalium (K), phosphor (P), kalsium (Ca), magnesium (Mg), natrium (Na), dan masih banyak mineral lainnya.

Anda bisa memanfaatkan sabut kelapa sebagai pupuk organik cair dengan cara merendam sabut kelapa tersebut. Air rendaman sabut kelapa dapat Anda gunakan sebagai pupuk cair organik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman.

Akan tetapi, pupuk organik cair sebaiknya digunakan pada tanaman dengan teknik menanam hidroponik.

Baca juga :

4. Ampas Dari Bubuk Kopi

Ampas kopi bisa digunakan untuk pupuk organik

Bagi Anda pecinta kopi tidak usah khawatir, karena bukan hanya ampas dari teh saja yang dapat dimanfaatkan untuk pupuk organik yang ramah lingkungan.

Karena ampas kopi adalah salah satu limbah dapur yang sangat baik untuk tanaman.

Kelebihan memanfaatkan ampas Kopi sebagai pupuk organik yaitu dapat menjaga kesuburan pada tanah.

Sedangkan untuk cara penggunaan ampas kopi sebagai pupuk organik yaitu dengan cara menaburkan ampas kopi ke pot tanaman atau bisa juga dengan cara merendam ampas kopi tersebut selama kurang lebih 1 Minggu.

Pupuk organik dari ampas kopi sangat cocok untuk tanaman seperti blueberry, mawar dan tomat.

5. Menggunakan Nasi Basi

Nasi basi dapat dimanfaatkan untuk pupuk organik

Apabila Anda sering mempunyai nasi sisa makan malam. Jangan buru-buru untuk membuangnya.

Anda bisa menggunakan nasi sisa makan malam tersebut untuk dijadikan pupuk organik yang sangat bermanfaat untuk tanaman, dengan cara mengolah nasi basi tersebut menjadi MOL terlebih dahulu.

MOL merupakan singkatan dari kata Mikroorganisme Lokal yang memanfaatkan bahan-bahan lokal untuk dijadikan pupuk organik yang ramah lingkungan.

Dalam dunia pertanian organik penggunaan MOL merupakan hal yang sangat penting.

Karena MOL yang berbahan dasar dari nasi basi sangat bermanfaat sebagai bioaktifator dan pupuk organik cair (POC) yang dapat menyuburkan tanaman.

6. Abu Dapur

Abu dapur dapat digunakan untuk pupuk organik

Selanjutnya limbah dapur yang bisa dimanfaatkan untuk tanaman yakni abu dapur.

Apabila Anda masih menggunakan kayu bakar untuk memasak, maka Anda bisa memanfaatkan abu dari sisa pembakaran kayu bakar tersebut sebagai bahan alami untuk mengusir hama.

Abu dapur sangat efektif untuk mengusir hama seperti bekicot yang menyerang tanaman.

Selain, bermanfaat sebagai pengusir hama ternyata abu dapur bisa dijadikan sebagai pupuk organik yang dapat menyuburkan tanaman.

Sedangkan untuk cara pemakaian abu dapur dapat dilakukan dengan cara menabur abu dapur tersebut ke media penyemaian ataupun pangkal batang tanaman.

Itulah beberapa limbah dapur yang bisa Anda manfaatkan untuk pupuk organik yang ramah lingkungan. Daripada Anda membuangnya begitu saja bukan?

Sekian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.