Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menanam Lidah Buaya dengan Mudah

Blogdaffa.com - Tanamana lidah buaya merupakan tanaman yang seringkali Anda jumpai disekitar pekarangan rumah warga di Indonesia.

Tanaman lidah buaya selain bisa digunakan sebagai tanaman hias, tanaman ini juga mempunyai banyak manfaat seperti untuk dijadikan bahan dasar kecantikan yang berfungsi untuk perawatan kesehatan pada kulit dan perawatan pada rambut.

Hasil produk olahan dari tanaman lidah buaya bisa berupa teh atau pil yang dapat dikonsumsi. Selain berfungsi sebagai bahan baku untuk produk kecantikan, tanaman lidah buaya bisa juga diolah menjadi obat yang berguna untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit seperti maag kronis, diabetes, dan panas dalam.

Selain itu, tanaman lidah buaya mempunyai manfaat lain yaitu sebagai detoksifikasi atau penetralisir racun dalam tubuh.

Lidah buaya dapat digunakan untuk menghilangkan stress dengan cara tanaman lidah buaya dibuat jus kemudian diminum oleh orang yang mengalami stress. Tak hanya itu tanaman lidah buaya bisa untuk menyembuhkan luka bakar, luka lebam dan luka dalam.

4 Langkah Utama dalam Menanam Lidah Buaya

Cara menanam lidah buaya dengan mudah

Karena begitu banyaknya manfaat dan kegunaan dari tanaman lidah buaya, kenapa tidak mencoba menanamnya sendiri tanaman lidah buaya daripada membelinya dipasar? 
Atau Anda bisa memanfaatkan tanaman lidah buaya ini sebagai peluang bisnis yang kemudian dapat Anda jual ke pasar. Hal ini dapat kita lihat sangat jarang lidah buaya ditemukan dipasar, tentunya hal ini bisa menjadi peluang Anda bukan?

Untuk perawatan tanaman lidah buaya bisa dikatakan cukup mudah dan tanaman lidah buaya sendiri sangat cocok dengan tanah yang ada di Indonesia yang mempunyai iklim tropis, karena sifat alami tanaman lidah buaya mampu beradaptasi di lingkungan tanah dengan cukup baik.

Akan tetapi, sebelum Anda menanam dalam skala besar , pertama-tama Anda harus mengetahui bagaimana tips langkah dasar dan faktor-faktor apa saja yang penting serta berpengaruh untuk menanam tanaman lidah buaya ini.

Untuk menanam tanaman lidah buaya tergolong sangat mudah, yaitu Anda bisa menanamnya menggunakan stek batang, dari anakan tanaman lidah buaya yang sudah jadi, atau Anda bisa juga menanam langsung dari anakan benih lidah buaya. Berikut ini adalah ulasan mengenai cara menanam tanaman lidah buaya supaya hasil yang di peroleh dapat maksimal, sebagai berikut:

1. Bibit Lidah Buaya 

Jual Bibit Lidah buaya

Langkah pertama sebelum melakukan budidaya lidah buaya yaitu Anda harus mempersiapkan bibit tanaman dengan kualitas terbaik. Karena dengan bibit dengan kualitas yang terbaik maka hal ini akan mempengaruhi hasil akhir dari tanaman lidah buaya ketika dipanen nanti.

Untuk mendapatkan bibit lidah buaya dapat Anda lakukan dengan dua cara yakni, pertama Anda bisa mendapatkan dengan cara melakukan stek batang pada tanaman lidah buaya yang telah dewasa. Untuk cara yang kedua Anda bisa mendapatkan bibit lidah buaya dengan cara menanam benih atau biji tanaman lidah buaya yang bisa Anda beli di toko-toko pertanian terdekat, apabila tidak menemukan benih lidah buaya di toko pertanian dekat rumah Anda, maka Anda dapat membelinya ditoko online.

Cara ketiga untuk pembibitan tanaman lidah buaya dapat dilakukan dengan cara vegetatif yaitu dengan cara mengambil anakan dari induk tanaman lidah buaya yang telah tumbuh dewasa. Saat hendak memisahkan anakan dari indukan tanaman lidah buaya yang telah dewasa, alangkah baiknya Anda melakukan dengan teliti dan lebih hati-hati dalam melakukan pemindahan tersebut.

Untuk cara memisahkan anakan lidah buaya dari induknya dapat Anda lakukan dengan cara mencongkel anak tanaman kemudian pisahkan dari indukannya. Usahakan saat pemisahaan dengan cara mencongkel jangan sampai ada akarnya yang terputus, dan pastikan akar anakan tanaman tersebut terbawa semuanya.

Kemudian anakan yang baru saja Anda pisahkan dari induk tanaman dapat Anda pindahkan pada media semai dalam pot ataupun polybag yang kemudian ketika usia anakan tanaman lidah buaya berumur antara 3 hingga 5 bulan, barulah bibit tanaman yang Anda semai dapat dipindahkan ke media tanam yang sebenarnya berupa lahan luas atau dipindahkan ke dalam pot dengan ukuran lebih luas yang sebelumnya telah diberi media tanam berupa campuran dari tanah gembur dan pupuk dengan mutu yang terbaik.

2. Persiapan dan Pengolahan Tanah pada Media Tanam Lidah Buaya

Media tanam lidah buaya yang bagus

Untuk tahap selanjutnya dalam langkah menanam tanaman lidah buaya, adalah persiapan lahan yang akan dijadikan media tanam. Jika hendak melakukan penanaman lidah buaya dalam skala besar maka yang perlu Anda lakukan antara lain mempersiapkan lahan yang luas, akan tetapi Anda harus menggemburkan lahan tersebut dengan cara di cangkul atau menggunakan traktor.

Hal yang perlu di ingat ketika melakukan pembajakan lahan, usahakan jangan sampai menyisakan gulma atau tanaman pengganggu lainnya. Karena gulma tersebut dikhawatirkan dapat menjadi penghambat pertumbuhan tanaman lidah buaya yang Anda budidayakan.

Setelah lahan yang akan dijadikan tempat penanaman dirasa sudah gembur dan terbebas dari gulma, maka tahap selanjutnya Anda buat tanah tersebut menjadi gundukan panjang yang pada umumnya disebut dengan nama bedengan. Saat membuat bedengan jangan lupa membuat parit atau selokan diantara sela-sela bedengan lainnya pada bagian samping.

Tujuan pembuatan parit atau selokan mempunyai fungsi sebagai drainase dan juga dapat berguna sebagai tempat pembuangan air yang tergenang karena kelebihan pada saat musim hujan tiba. Pertama-tama Anda buat bedengan dengan ukuran 1 x 2 meter dengan ketinggian bedengan anatara 30cm samapi 40 cm.

Sementara untuk ukuran panjang dari bedengan dapat dibuat sesuai seberapa panjang luas lahan yang akan ditanami. Selanjutnya buatlah lubang pada bagian atas bedengan dengan ukuran kedalaman sekitar 10 cm.

Yang perlu Anda perhatikan dalam pembuatan lubang pada bedengan jangan terlalu dalam ataupun sebaliknya, karena hal itu dapat berdampak pada pertumbuhan tanaman lidah buaya, dan usahakan jarak antara lubang satu dengan lainnya jangan terlalu dekat.

Apabila Anda menggunakan media tanam berupa pot atau polybag yang akan dijadikan media tanam, maka caranya hampir tidak berbeda jauh jika dibandingkan dengan cara mengolah media tanam pada lokasi lahan yang luas, perbedaan nya yaitu Anda tidak perlu membuat bedengan.

Pot atau polybag yang akan dijadikan media tanam isilah dengan campuran pasir, tanah, dan pupuk kandang dengan rasio perbandingan 2 : 1 : 1.


Baca juga :

3. Penanaman dan Pemupukan pada Tanaman Lidah Buaya

Cara pemupukan lidah buaya yang benar


Tahap selanjutnya dalam penanaman lidah buaya adalah proses penanaman bibit tanaman lidah buaya. Masukan bibit lidah buaya yang sudah dipersiapkan sebelumnya yang telah berusia antara 3 sampai dengan 5 bulan kedalam lubang bedengan atau media tanam lain seperti pot atau polybag yang sebelum nya telah disiapkan.

Masukan bibit lidah buaya tersebut dengan hati-hati jangan sampai ada akar bibit tersebut sampai ada yang putus baik sengaja ataupun tidak sengaja. Selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah pemupukan supaya bibit lidah buaya yang baru saja Anda tanam tercukupi kebutuhan kandungan nutrisi berupa kalium dan unsur-unsur nitrogen untuk menunjang pertumbuhan vegetatif tanaman supaya mendapatkan hasil yang maksimal serta memuaskan.

Untuk melakukan pemupukan alangkah baiknya ketika bibit yang ditanam pada media tanam berusia antara 3 sampai dengan 4 bulan dan pada saat waktu usai panen. Kami rekomendasikan Anda memupuk tanaman lidah buaya menggunakan pupuk jenis urea TSP dan juga KCL dengan dosis perbandingan 1 : 1 .

Setelah pemberian pupuk tahap selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah penyiraman sampai dengan umur tanaman 3 bulan. Setelah umur 3 bulan maka Anda perlu menambahkan tanah pada area sekitar batang lidah buaya, hal ini berfungsi memperkuat ketahanan dari tanaman dan juga bertujuan menggemburkan tanah yang diharapkan untuk mempermudah penyerapan nutrisi makanan yang Anda berikan.

Apabila Anda menanam dalam skala besar atau menanam pada lahan yang luas maka tanaman lidah buaya yang Anda tanam sangat memerlukan perhatian khusus, karena akan banyak sekali gulma atau tumbuhan pengganggu tanaman yang Anda budidayakan yang tentu saja akan mengganggu serta menghambat pertumbuhan tanaman lidah buaya.

Dalam masa inilah Anda perlu teliti dan segera mungkin mengambil tindakan menyiangi atau membersihkan gulma yang tumbuh pada area sekitar tanaman lidah buaya yang Anda tanam. Apabila terdapat serangan hama dan penyakit tanaman yang mengganggu, maka sebaiknya Anda segera menangani dengan cara menyemprotkan cairan insektisida, hal ini bertujuan supaya tanaman yang terserang dapat tumbuh dengan baik serta mencegah mewabahnya hama dan penyakit tanaman dari satu tanaman ke tanaman lainnya. Semprotkan cairan insektisida secara merata dengan takaran dosis seperti yang dianjurkan atau tertera pada bungkud insektisida tersebut.

Hal ini tentu saja akan berbeda dengan Anda yang melakukan penanaman lidah buaya dengan media pot atau polybag . Menanam menggunakan media pot atau polybag sangat jarang ditemui tumbuhan gulma yang mengganggu tanaman lidah buaya.

Namun untuk serangan hama dan penyakit yang menyerang tanaman lidah buaya yang ditanam menggunakan media pot atau polybag tentunya ada. Akan tetapi hama dan penyakit yang menyerang dapat Anda kendalikan menggunakan cairan insektisida dengan cara menyemprotkan pada tanaman yang terkena penyakit atau hama dengan takaran atau dosis seperti yang dianjurkan.

Akan tetapi serangan hama dan penyakit sangat jarang ditemui pada tanaman lidah buaya yang ditanam menggunakan pot atau polybag. Tentunya proses pengendalian gulma dan hama yang ditanam pada pot atau polybag tentu sangat mudah untuk dilakukan. 

4. Persiapan Panen pada Tanaman Lidah Buaya

Cara pemanenan lidah buaya dengan benar


Tahap terakhir dalam menanam tanaman lidah buaya adalah ketika Anda melakukan proses pemanenan. Tanaman lidah buaya yang siap dipanen mempunyai ciri-ciri, sebagai berikut:
  • Tanaman lidah buaya yang berusia 1 tahun. Dihitung dari saat pertama kali menanam pada media tanam.
  • Meski bunga yang ada pada tanaman lidah buaya sangat jarang dimanfaatkan, namun ciri-ciri tanaman lidah buaya yang sudah siap untuk dipanen akan muncul bunga dengan warna kuning cerah.
  • Tanaman lidah buaya mempunyai panjang kisaran 50 sampai dengan 75 cm pada bagian daging daun.
  • Selanjutnya Anda dapat mengecek berat daging daun lidah buaya, apakah sudah ada antara berat 0,5kg sampai 1kg. Apabila berat daging daun lidah buaya dibawah 0.5kg, maka tanaman lidah buaya belum siap untuk Anda panen.

Apabila tanaman lidah buaya sudah menunjukan ciri-ciri seperti diatas maka tahap selanjutnya Anda yaitu melakukan pemanenan. Dalam setahun pemanenan dapat Anda lakukan sebanyak 4 kali. 

Untuk melakukan pemanenan gunakan pisau atau alat pemotong lainnya yang sebelumnya sudah dicuci dengan bersih atau dalam keadaan bersih sebelum Anda guankan untuk memanen. Pemanenan dapat Anda lakukan dengan memotong daging daun lidah buaya pada bagian terluar dari tanaman lidah buaya.

Apabila Anda sudah melakukan beberapa step atau langkah-langkah seperti diatas, maka Anda hanya tinggal menunggu waktunya tiba panen kembali secara terus menerus. Selamat mencoba menanam serta membudidayakan tanaman lidah buaya, Semoga mendapatkan hasil panen yang melimpah dan memuaskan.