Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menanam dan Merawat Bunga Melati dengan Mudah !

Blogdaffa.com - Siapa sih yang tidak tahu dengan bunga melati?

Hampir bisa dikatakan setiap orang yang tinggal di negara Indonesia tercinta ini pasti mengetahui tentang bunga melati.

Selain bunganya yang indah dan memiliki aroma dengan wangi yang khas, bunga melati sendiri sering dikait-kaitkan dengan hal-hal yang berbau mistis. Akan tetapi pada kenyataan nya bunga melati sama halnya dengan tanaman bunga seperti biasanya.

Selain sering dikaitkan dengan hal-hal mistis, ternyata bunga melati sendiri mempunyai berbagai manfaat dan kegunaan dalam pengobatan.

Dalam bunga melati terkandung zat-zat yang sangat bermanfaat antara lain seperti minyak eteris, jasmon, livalylacetaat, indole, asetat benzylic dan sebagainya.


Khasiat dan manfaat bunga melati sudah terkenal sejak zaman dahulu kala, yang digunakan untuk obat herbal oleh masyarakat khususnya di wilayah Mediterania.

Sedangkan di Indonesia sendiri bunga melati banyak digunakan sebagai campuran teh, sehingga seringkali disebut dengan teh melati dan apabila dikonsumsi bisa menambah kecantikan dan dapat mengatasi masalah kesehatan lainnya.

Bunga melati yang mekar pada musim panas atau saat musim kemarau tiba, baik dari jenis tanaman melati merambat atau semak-semak akan mengeluarkan bau yang harum dan tentunya memiliki tampilan yang eksotik dan cantik.

Bau wangi yang membaur dengan udara akan semerbak dikala waktu sore hari sangat menusuk hidung orang yang berada di sekitar tanaman bunga melati.

Bunga melati sendiri memiliki lebih dari 200 spesies yang bisa Anda tanam, tentu saja diantara beberapa spesies tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda-beda antara tanaman bunga melati jenis satu dengan tanaman melati jenis lain nya.

Dari beberapa jenis tanaman bunga melati ada yang dapat tumbuh bunga sepanjang tahun, dan ada juga yang tumbuh bunga musiman.

Untuk Anda yang ingin menanam bunga melati dirumah, disarankan untuk menanam tanaman bunga melati dengan kultivar yang sesuai dengan kebutuhan.

Bibit tanaman bunga melati dapat Anda beli di toko bunga terdekat, atau Anda bisa mendapatkan bibit bunga melati dari toko online.

Berikut ini adalah rincian dari beberapa variasi kultivar dengan karakteristiknya yang terdapat pada tanaman bunga melati;


Cara mudah menanam dan merawat bunga melati

1. Variasi Jasminum Officinale ( Melati Musim Panas)

Bunga melati dengan variasi jasminum officinale ( melati musim panas) memiliki karakter dan ciri-ciri antara lain; bunga berwarna putih, bunga berkilau, tanaman merambat dengan kuat, sangat familiar di kalangan masyarakat Indonesia.

2. Variasi Jasminum Nudiflorum ( Melati Musim Dingin)

Bunga melati dengan variasi Jasminum Nudiflorum ( melati musim dingin) memiliki karakteristik dan ciri-ciri anatara lain seperti; bunga memiliki warna kuning, memiliki tingkat kesulitan dalam perawatan cukup rendah, dan bisa menutupi tanah dengan baik.

3. Variasi Jasminum Parkeri

Bunga melati dengan variasi Jasminum Parkeri memiliki karakteristik dan ciri-ciri antara lain; warna bunganya berwarna kuning, saat tanaman bunga tersebut tumbuh maka tanaman bunga melati dengan jenis ini akan tampak seperti tumbuhan semak belukar.

4. Variasi Jasminum Fruticans

Bunga melati dengan variasi jasminum fruticans mempunyai karakteristik dan ciri-ciri antara lain; bunga berwarna kuning, bentuk bunga nya seperti tabung, ketika tanaman bunga melati dengan jenis jasminum fruticans tumbuh maka tanaman bunga ini akan menyerupai semak belukar. Bunga dengan jenis ini dapat tumbuh sepanjang tahun, yang berarti dapat tumbuh saat musim apapun.

5. Variasi Jasminum Sambac

Bunga melati dengan variasi jasminum sambac memiliki karakteristic dan ciri-ciri anatara lain; pada bagian bunganya mengeluarkan bau harum yang khas Bunga dengan jenis ini dapat dicampur dengan teh.

Sehingga saat menikmati teh yang dicampur dengan bunga ini akan memiliki aroma dan sensasi yang khas.

Tanaman bunga ini membutuhkan lokasi serta lingkungan dalam ruangan yang bisa dikontrol dan dapat diawasi di kebanyakan daerah Indonesia.

Setelah Anda mengetahui jenis kultivar dari berbagai macam variasi bunga melati seperti di atas, tentu saja Anda sudah memiliki gambaran bunga melati dengan jenis apa yang cocok dengan selera Anda.

Untuk mendapatkan bibit bunga melati tersebut Anda bisa membelinya di toko bunga terdekat, atau bisa juga membelinya di toko online yang menjual beraneka bibit bunga.

Untuk menanam bunga melati sendiri dapat menggunakan media tanam seperti pot dengan berbagai ukuran bahkan hingga ukuran kecil tanaman bunga melati dapat tumbuh.

Apabila Anda ingin membudidayakan tanaman bunga melati tentunya akan membutuhkan lahan yang luas.

Berikut ini adalah cara mudah menanam bunga melati dengan benar, supaya cepat tumbuh dengan maksimal, antara lain sebagai berikut ;

1. Menentukan Lokasi Tanam


Langkah pertama ketika Anda ingin menanam bunga melati adalah menentukan lokasi tanam sesuai kultivar variasi jenis bunga melati yang hendak Anda tanam.

Karena setiap kultivar bunga melati sendiri memiliki karakteristik serta membutuhkan lingkungan yang cocok sebagai syarat agar tanaman bunga melati yang Anda tanam bisa tumbuh dengan baik.


Berikut ringkasan mengenai syarat-syarat menentukan lokasi tanam yang akan di jadikan sebagai tempat penanaman bunga melati Anda, antara lain sebagai berikut;
  • Tanaman bunga melati membutuhkan curah hujan antara 112 sampai dengan 119 mm dalam sebulan dengan intensitas hujan selama 6 sampai dengan 9 hari hujan dalam sebulan, serta diimbangi dengan masa kering 2 hingga 3 bulan dan untuk musim basah antara 5 sampai dengan 6 bulan.
  • Usahakan pada lokasi yang hendak dijadikan lahan tanam bunga melati memiliki suhu kisaran 28 sampai dengan 36 derajat celcius ketika siang hari, sedangkan untuk malam hari dengan suhu antara 24 sampai dengan 30 derajat celcius.
  • Lokasi yang cocok untuk penanaman tanaman bunga melati yakni memiliki tingkat kelembapan antara 50 hingga 80 persen dengan hal ini maka udara lingkungan sangat mendukung tumbuh kembang tanaman bunga melati.
  • Sedangkan untuk tingkat keasaman tanam harus stabil antara 5 sampai dengan 7 pH.
  • Sedangkan untuk lokasi penanaman baik untuk skala besar maupun kecil seperti menanam menggunakan media pot harus memiliki intensitas cahaya yang cukup dan mendapat pancaran sinar matahari secara langsung.
  • Lokasi penanaman bunga melati yang cocok bunga melati yakni pada dataran rendah dengan memiliki permukaan tanah dengan tingkat ketinggian antara 0 sampai 700 meter diatas permukaan laut.

2. Cara Menyemai Benih Bunga Melati

Langkah selanjutnya yaitu Anda harus menyiapkan bibit sekalian media penyemaian bibit tanaman bunga melati.

Dalam tahap ini akan membutuhkan waktu sampai dengan akar pada bibit sudah tumbuh banyak dan kuat.

Supaya mendapatkan bibit tanaman bunga melati yang berkualitas sehingga mendapatkan hasil bunga melati yang maksimal ketika tiba masa panen.

Untuk melakukan penyemaian bibit bunga melati sebaiknya Anda menggunakan tempat yang bersih.

Anda bisa menyemai bibit bunga melati menggunakan pot dengan ukuran besar atau bisa juga memakai polybag.

Setelah itu isi media semai yang sudah dalam keadaan bersih menggunakan campuran tanah dengan  pasir yang besar.

Sebelum melakukan pengisian campuran tanah dengan pasir.

Alangkah baiknya Anda mengontrol terlebih dahulu pada bagian dasar pot atau polybag yang akan di jadikan media semai.

Apakah bisa mengeluarkan air dengan baik ketika nantinya melakukan penyiraman dengan air berskala besar.

Sedangkan untuk teknik penyemaian benih bunga melati ialah sebagai berikut;
  • Langkah pertama dalam tahap penyemaian bunga melati ialah melakukan stek batang tanaman bunga melati dengan ukuran panjang 15 cm. Setelah itu tanam stek batang tersebut dengan kedalaman satu pertiga dari panjang stek batang tanaman bunga melati.
  • Langkah selanjutnya yaitu sungkup stek batang yang baru saja ditanam menggunakan plastik bening. Usahakan saat menutup stek batang bunga melati menggunakan plastik transparan sampai menutup bagian pot atau polybag dengan rapat. Teknik sungkup berguna untuk menjaga suhu udara dalam plastik agar tetap terjaga kelembapan nya, sehingga stek batang bunga melati tidak kepanasan sehingga dapat berdampak kering batang ataupun pembusukan pada batang yang Anda stek.
  • Selanjutnya Anda hanya tinggal melakukan perawatan stek batang tersebut dengan cara penyiraman media semai secara rutin sehari 2 kali yakni pagi dan sore.

Usahakan stek batang yang Anda semai mendapatkan asupan sinar matahari secara langsung khususnya pada waktu pagi hari.

Selanjutnya Anda tinggal menunggu sampai akar pada stek batang bunga melati tumbuh banyak dan kokoh.

Baru bibit tanaman bunga melati ini dapat Anda pindahkan ke media tanam berupa pot atau dilahan yang luas.

3. Mengolah Tanah yang akan dijadikan Media Tanam Bunga Melati

Selagi menunggu waktu bibit yang Anda semai siap untuk ditanam di lahan tanam.

maka alangkah baiknya Anda menyiapkan lahan yang akan dijadikan tempat penanaman bibit tanaman bunga melati tersebut dengan cara mengolah lahan tersebut.

Sedangkan cara pengolahan tanah pada lahan yang akan dijadikan tempat menanam bunga melati memiliki perbedaan antara mengolah tanah pada lahan yang luas dengan lahan terbatas.

Untuk mengolah tanah pada lahan terbatas seperti menggunakan pot bunga, pertama-tama Anda siapkan tanah dengan lapisan pupuk kompos dengan ketebalan sekitar 2 inci.

Akan tetapi, jika Anda hendak menanam bunga melati di lahan yang luas, maka alangkah baiknya Anda melakukan pengolahan tanah pada saat musim kemarau atau bisa juga saat hendak musim hujan datang, dengan syarat 2 bulan sebelum musim hujan tiba.

Adapun beberapa langkah untuk mengolah tanah pada lahan yang luas untuk dijadikan sebagai media tanam bunga melati sebagai berikut ;

  • Langkah pertama yang perlu Anda lakukan dengan membersihkan area lokasi yang hendak dijadikan media tanam bunga melati dari bebatuan dan rumput pengganggu.
  • Langkah selanjutnya adalah menggemburkan tanah. Untuk penggemburan tanah Anda bisa menggunakan alat seperti cangkul atau menggunakan peralatan lainnya seperti traktor dengan ukuran kedalaman tanah kurang lebih sekitar 30 sampai dengan 40 cm.
  • Langkah selanjutnya Anda cukup diamkan tanah yang baru saja Anda gemburkan selama kurun waktu 15 hari lamanya. Setelah itu baru buatlah bedengan atau gundukan tanah yang memanjang dengan ukuran lebar sekitar 100 hingga 120 cm dengan ukuran ketinggian antara 30 hingga 40 cm serta membutuhkan jarak antara bedengan satu dengan lainnya sekitar 40 sampai 60 cm. Ukuran tersebut dapat Anda sesuaikan dengan luas lahan yang akan Anda jadikan sebagai tempat penanaman bunga melati. 
  • Apabila Anda terlanjur membuka lahan yang akan dijadikan media tanam bunga melati dengan tingkat keasaman tanah yang tinggi, maka sebaiknya Anda menetralkan pH tanah tersebut dengan pengapuran berupa kapur bakar, dolomit, atau kalsit hal ini selain dapat menetralkan pH keasaman tanah yang tinggi sehingga tidak cocok untuk ditanami bunga melati. Selain itu juga dapat membuat tanah memiliki kandungan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman bunga melati.
  • Setelah selesai dari membuat bedengan dan pengapuran. Maka buatlah lubang pada setiap bedengan sebagai tempat untuk penanaman bibit bunga melati dan juga sebagai tempat tumbuhnya tanaman bunga melati. Untuk ukuran lubang tanam bunga melati sekitar 40 x 40 x 40 cm sedangkan untuk jarak antara lubang satu dengan lubang lainnya kurang lebih 100 sampai dengan 150 cm.
  • Tahap selanjutnya adalah pemupukan lahan. Untuk pemupukan sendiri dapat Anda lakukan dengan cara tabur dan sebarkan pupuk tersebut ke permukaan media tanam dan pada setiap lubang kalian masukan pupuk kandang atau anorganik seberat 1 sampai 3 kg per lubang.

4. Cara Menanam Bunga Melati

Langkah berikutnya yang perlu Anda kerjakan setelah bibit tanaman bunga melati yang sebelumnya di semai sudah siap tanam, dengan ciri-ciri telah tumbuh akar yang lebat dan kokoh.

Maka tahap selanjutnya menanam bibit bunga melati pada media tanam yang sudah diolah sebelumnya dan siap untuk di tanami.

Apabila Anda hendak menanam bibit bunga melati pada lahan yang luas dan terbuka, maka hal yang perlu Anda perhatikan sebagai berikut ini;
  • Tahap pertama dalam menanam bibit bunga melati di lahan yang luas ialah menanam bibit bunga pada lubang media tanam yang sebelumnya Anda buat. Perlu Anda ingat lubang pada media tanam tersebut hanya untuk satu bibit bunga melati.
  • Setelah memasukan bibit tanaman bunga ke dalam lubang di media tanam ialah menutup lubang tanam tersebut dengan tanah di sekitar lubang tanam dan jangan lupa untuk memadatkanya, hal ini berfungsi agar akar tanaman bisa langsung beradaptasi dengan lingkungan dan tanah yang baru.
  • Untuk jarak penanaman bibit bunga melati pada umumnya memiliki jarak 1 x 1.5 meter, akan tetapi hal ini bisa Anda sesuaikan dengan luas lahan yang Anda jadikan sebagai media tanam.
Baca Juga :

5. Cara Merawat Tanaman Bunga Melati

Supaya tanaman bunga melati dapat menghasilkan bunga dengan kualitas terbaik ketika dipanen nantinya.

Maka yang perlu Anda perhatikan dalam menanam tanaman bunga melati yakni bagaimana cara supaya tanaman bunga melati tersebut dapat terpelihara serta terawat dengan baik dan benar.

Maka dari itu ada beberapa langkah yang dibutuhkan dalam melakukan perawatan bunga melati supaya dapat tanaman bunga melati dapat tumbuh dengan sehat dan baik, apa sajakah itu?

Simak penjelasannya sebagai berikut;

1. Pemupukan

Hal yang pertama untuk melakukan perawatan bunga melati yaitu pemupukan.

Pemupukan sendiri dapat Anda lakukan setiap 3 bulan sekali dengan dosis yang dibutuhkan sebagai berikut;

  • Pupuk Urea seberat 300 sampai 700 kg.
  • Pupuk STP seberat 300 sampai 500 kg.
  • Pupuk KCl seberat 100 sampai dengan 300 kg 
  • Jenis-jenis pupuk di atas untuk luas dalam 1 hektar dengan total pemupukan selama 1 tahun.

2. Penyiangan

Yang dimaksud dengan penyiangan dalam hal ini yaitu melakukan penguatan aliran irigasi.

Untuk masa penyiangan tahap pertama dapat Anda lakukan saat umur tanaman anatara 20 sampai dengan 25 setelah masa tanam bibit bunga. Kemudian untuk penyiangan tahap yang ke 2 dan selanjutnya dapat Anda lakukan setiap 2 sampai 3 bulan sekali.

3. Penyulaman Tanaman Bunga Melati

Selanjutnya, hal yang dibutuhkan ialah penyulaman tanaman bunga melati. Penyulaman sendiri adalah istilah kata lain dari mengganti tanaman yang sudah mati dengan bibit yang baru.

Untuk melakukan penyulaman tanaman bunga melati sendiri sebaiknya di lakukan tidak lebih dari umur 1 bulan setelah masa penanaman.

Tujuan dari melakukan penyulaman ialah untuk mempermudah melakukan perawatan dan pemeliharaan tanaman berikutnya dan membuat pertumbuhan tanaman menjadi seragam.

Alangkah baiknya ketika hendak melakukan penyulaman pada waktu pagi hari atau sore hari dan saat sinar matahari tidak terlalu terik menyinari dan suhu udara area lingkungan media tanam belum terlalu panas.


4. Pemangkasan 

Pemangkasan dilakukan supaya mendapatkan hasil sesuai yang Anda inginkan.

Biasanya sebelum melakukan pemangkasan saluran irigasi di tutup, setelah baru melakukan pemangkasan pada tunas musim lalu termasuk dengan cabang sudah kering, mati dan busuk.

Setelah Anda melakukan perawatan tanaman bunga melati seperti di atas. Hal yang perlu Anda lakukan ialah mengawasi serta melindungi tanaman bunga melati dari serangan gulma, hama dan penyakit yang bisa mengganggu pertumbuhan bunga melati Anda.

Untuk memberikan perlindungan pada tanaman ketika muncul hama seperti; Bud Worm, Mekar Nyamuk, dan Tungau laba-laba.

Hal yang perlu Anda lakukan untuk membasmi hama Bud Worm pada tanaman bunga melati Anda ialah dengan menyemprotkan cairan Monokrotofos 36WSC dengan dosis 2 mg/liter air.

Sedangkan untuk membasmi hama tungau laba-laba dan mekar nyamuk dapat Anda lakukan dengan menyemprotkan belerang 50% WP dengan dosis 2 gram/liter air.

Selanjutnya penyakit tanaman bunga melati yang sering muncul umumnya seperti; pembusukan pada akar, penyakit ini merupakan penyakit yang paling sering menyerang tanaman bunga melati, ditambah lagi dengan Nematoda Kutu yang dapat menyebabkan tanaman menjadi busuk dan mati.

Cara membasmi penyakit ini dapat Anda lakukan memakai Butiran Florat dengan dosis 10 gram untuk satu tanaman tabur pada area sekitar pangkal batang atau dekat sekitar akar.

Sedangkan untuk membasmi gejala tanaman mengalami pembusukan pada bagian akar dapat dilakukan dengan cara drench tanah di area sekitar tanaman menggunakan Copper Oksiklorida dengan dosis 2.5 kg.

6. Cara Pemanenan Bunga Melati yang Benar dan Mudah

Setelah melewati proses dan tahap yang panjang dari awal menyemai bibit tanaman bunga melati sampai masa tanaman bunga melati siap untuk dipanen.

Umumnya bunga melati akan berbunga setelah tanaman berusia 6 bulan dihitung dari masa tanam.

Untuk melakukan pemanenan bunga melati dapat Anda lakukan dengan cara memetik pada bagian bunga nya.

Sebaiknya jika akan melakukan pemetikan bunga melati pada waktu pagi hari saat matahari belum terbit tinggi sehingga tidak terlalu panas atau ketika suhu udara belum begitu panas.

Bunga melati akan menghasilkan bunga yang melimpah saat masa panen yang pertama antara 1 sampai 2 minggu.

Untuk pemetikan bunga melati sebaiknya dilakukan dengan cara yang sangat hati-hati dan teliti supaya tidak merusak tanaman.


Manfaat serta Khasiat dari Bunga Melati

Hal ini sebagai informasi tambahan saja untuk Anda.

Bunga melati di percaya mempunyai khasiat dan manfaat yang banyak antara lain sebagai berikut:

1. Mengurangi Jerawat dan merawat wajah

Bunga melati sendiri dipercaya mampu mengurangi jerawat yang tumbuh pada muka serta bisa digunakan untuk mempercantik wajah dengan mengonsumsi bunga melati yang dapat Anda buat sebagai teh lalu Anda meminumnya.

Karena dengan mengonsumsi bunga melati dapat membantu mencegah dari serangan radikal bebas pada wajah.

Sehingga dengan mengonsumsi bunga melati dapat membuat kulit di wajah Anda tetap lembap sehingga wajah dapat terhindar dari munculnya kerutan kulit.

2. Dapat menurunkan berat badan

Apabila Anda mengonsumsi teh dengan di bubuhi bunga melati, terutama teh hijau (green tea) menggunakan air panas, maka dapat membantu menurunkan berat badan.

Dalam teh hijau sendiri terdapat kandungan yang kaya akan antioksidan dan apabila teh hijau yang Anda minum di campur dengan bunga melati akan mengandung  epigallocatechin gallate yang dapat membantu pembakaran lemak dalam tubuh menjadi lebih efektif.

3. Bisa untuk mengobati sesak nafas

Jika Anda sering mengalami sesak nafas, maka bunga melati dapat dijadikan sebagai terapi untuk mengobati sesak nafas tersebut.

Untuk cara pengolahan bunga melati sebagai obat sesak nafas ialah pertama-tama ambil 20 helai bunga melati beserta garam.

Kemudian rebus secara bersamaan dengan 3 gelas air sampai mendidih kemudian tunggu sampai air yang di rebus sampai menjadi 2 gelas.

Selanjutnya biarkan sampai dingin lalu di saring dan air hasil saringannya Anda minum.

Lakukan kegiatan ini selama 2 kali dalam satu hari pada waktu pagi dan sore hari.

Itulah mengenai cara menanam bunga melati dengan baik dan benar.

Untuk menanam bunga melati sendiri sangat dibutuhkan tingkat kesabaran dan ketelitian yang ekstra supaya dapat menghasilkan bunga yang memiliki kualitas bagus yang tentunya mempunyai daya jual yang tinggi di pasaran.

Selamat mencoba menanam serta membudidayakan tanaman bunga melati, kesabaran, ketekunan, dan ketelitian merupakan kunci kesuksesan. Tetap optimis dalam mencoba jangan lupa berdoa semoga hasilnya dapat memuaskan!