Olahraga Kardio untuk Ibu Hamil, Amankah?

Blogdaffa.com - Ibu yang tengah mengandung atau biasa disebut bumil ( Ibu hamil) harus menjaga dan memperhatikan kesehatan baik ibu maupun janin yang di kandung. Bumil juga harus menjaga asupan makanan dan minuman, tetapi juga aktivitas fisik.

Ilustrasi : Ibu hamil

Namun, sebatas mana bumil harus hati-hati?

Usia kehamilan pada umumnya sembilan bulan. Itu bukanlah waktu yang sebentar apabila harus berhenti melakukan aktivitas tertentu.

Terlebih, jika kamu seorang wanita yang sibuk dan memiki gaya hidup yang aktif.

Penggemar fitnes sering kali bertanya-tanya Bagaimana cara olahraga paling aman ketika sedang hamil?
Apakah kardio itu aman bagi wanita yang tengah hamil?
Misal lari, mendayung dan serta aktivitas kardio lainnya.

Jawaban nya ialah, Ya.

Apabila dokter menyatakan kehamilanmu normal dan mengijinkan atau merekomendasikan, maka latihan kardio saat hamil boleh dilakukan.

"Pastikan selalu peka terhadap apa yang diri kita rasakan sebelum dan selama latihan. Jaga tubuh tetap terhidrasi dan istirahat secara berkala," kata professional fitness dan pendiri Mamawell, Roise Stockley.

Tak hanya itu, Stockley juga merekomendasikan supaya meminta saran dan masukan kepada dokter, hal apa yang wajib dihindari.

Latihan kardiovaskular sendiri mampu meningkatkan denyut jantung sehingga berkontribusi terhadap kesehatan tubuh secara umum, membuat tidur lebih nyenyak, mengurangi kemungkinan diabetes kehamilan, mengurangi sembelit, serta membantu mengatasi sakit punggung dan kaki.

Menurut National Health Service (NHS), olahraga tidak berbahaya bagi janin. Ada beberapa bukti bahwa perempuan aktif justru jauh dari masalah kehamilan dan persalinan.

NHS merekomendasikan mulai dari olaheaga ringan dan naikkan durasinya perlahan, sedikitnya empat kali 30 menit dalam seminggu.


Bagi Tubuh Sementara itu menurut The Mayo Clinic, ketika hamil seseorang tidak perlu fokus pada denyut jantung ketika berolahraga.
Sebab ketika olahraga, denyut jantung istirahat (RHR) cenderung meningkat. Oleh karena itu denyut jantung orang hamil ketika berolahraga cenderung lebih tinggi daripada orang pada umumnya.
"Jadi, monitor denyut jantung mesin kardio tidak memberikan pembacaan yang akurat terkait intensitas latihan."
Jadi, bagaimana kita tahu bahwa itu adalah intensitas yang tepat?
NHS merekomendasikan berada pada level 12 hingga 14 pada Borg Scale yang diartikan sebagai "lumayan berat". Ini juga bisa diukur dengan mudah lewat tes berbicara.
"Kita harus bisa bicara normal sepanjang waktu, meskipun sedikit kehabisan napas."
Jika kamu berolahraga di gym, penting untuk meminta saran profesional tentang apa yang harus dihindari, terutama untuk kehamilan di atas 16 minggu.
Ada banyak olahraga yang masih bisa kamu lakukan ketika hamil.

Jadi, kamu cukup menemukan olahraga yang membuatmu masih merasa baik-baik saja dan membuatmu berenerji.
Source : Tribunnews.com.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel