Teknik Memilih Bakalan Burung Perkutut Yang baik

teknik memilih bakalan perkutut yang baik - Untuk mendapatkan burung perkutut yang mampu berkicau dengan baik tentu harus dipilih yang jantan. Perbedaan kelamin jantan-betina pada perkutut muda, bisa diketahui dengan merabah supitnya (tulang yang terletak di bawah dubur dan di antara pangkal paha). 

Tidak seperti membeli jenis burung yang lain, pada saat kita akan membeli perkutut ini harus jeli dan ketelatenan agar tidak kecewa ketika sudah membelinya. Ada baiknya sebelum membeli bakalan perkutut yang baik kita perlu memperhatikan kriteria.
bakalan perkutut
bakalan perkutut

Caranya tubuh burung dipegang dengan tangan kiri, lalu diraba tulang supitnya dengan telunjuk kanan atau ibu jari.kalau bagian supit itu terasa sempit dan keras, tak diragukan lagi, pasti burung jantan kalau terasa renggang dan empuk, pasti burung betina. selain itu bentuk kepala burung jantan umumnya agak besar, lonjong memanjang, dan betinanya kecil agak membulat.

Kita juga bisa membeli bakalan perkutut yang baik di mulai dari umur masih beberapa atau baru menetas atau saat perkutut berumur sekitar lima bulan saat burung tersebut mulai mengeluarkan suaranya yang asli.

Ciri Fisik Bakalan Burung Perkutut

Mendapatkan burung jantan saja belum cukup. Untuk mendapatkan calon penyanyi yang baik masih diperlukan sejumlah persyaratan. Untuk memperoleh bakalan perkutut yang berkualitas pilihlah yang mempunyai tanda-tandanya sebagai berikut :

Kepala

Bentuk agak lonjong memanjang (oval melancip seperti buah pinang muda) matanya bersinar ceriah, terang (warna biru muda atau coklat muda), titik hitam pada bola mata besar, bening. paruh tebal, kukuh, tidak terlalu panjang. lubang hidungnya menonjol tinggi ke atas,lubang hidungnya yang lebar tertutup/terlindungi sayap hidung, bersih.

Leher

Bentuk leher panjang, bagus, tegak lurus dengan posisi kepala yang terangkat seperti dongaknya ular kobra. pangkal leher mengembang, yang merupakan kantong suara.

Badan 

Dada bidang, punggung agak bungkuk, dan warna lorek-lorek pada bulu badan lembut kulit ketiak lemas, tidak tegang. bulu sayap panjang.bulu sayap yang pertama besar-besar tiap sayap terdiri dari 21 sampai 25 lembar bulu. perkutut yang sudah bunyi sayapnya nglengsreh. bodi badan singset.

Kaki

Sikap berdirinya sangat kokoh, mantap, dengan capit udang (tulang paha)kanan kiri merapat. jari kaki panjang. sisik kaki kasar, tersusun rapih di bawahdan pada sisik akhir ditutup dengan sebuah sisik besar. warna sisik agak kemerahan,kehitaman, pada telapak kaki bertitik putih.

Ekor

Bulu ekor panjang dan mengumpul, makin ke ujung makin mengecil.tombol ekor alias brutu besar, tinggi meruncing dan mendongak ke depan.

Perkutut Sudah Berumur 1 Sampai 1,5 Bulan


Cara memilih bakalan perkutut yang baik bisa di beli saat bakalan perkutut sudah berumur 1 sampai 1,5 bulan. Bakalan burung perkutut masih bersuara mirip dengan suara angin. Bagi orang yang paham soal burung perkutut ini pastinya akan bisa menebak suara saat dewasa nanti.

Untuk itu sangat dibutuhkan kejelian ketika kita akan memilih bakalan perkutut yang baik. Anda juga bisa membeli bakalan perkutut yang baik ketika sudah mencapai 1,5 sampai 2 bulan, karena suara bakalan perkutut ini sudah mulai agak jelas meskipun belum menunjukkan suara perkutut dewasa yang asli.

Biasanya bakalan perkutut yang baik dan berumur dewasa banyajk dijual di show room, pasar burung maupun peternakan. Di tempat tersebut bakalan perkutut dewasa dijual dengan berbagai harga, kualitas dan jenisnya.

Cara Memilih Bakalan Perkutut yang Bagus  - Jika Anda ingin bakalan perkutut dewasa ini kita harus mempertimbangkannya terlebih dahulu apakah bakalan perkutut akan dilombakan di arena konkurs perkutut atau hanya didengar bunyinya saja. Apabila ingin menikmati suaranya saja dapat membeli bakalan perkutut yang baik dan harganya yang murah.

Demikianlah tips memilih bakalan perkutut bagus dengan mudah bagi pemula untuk sabat Anda lakukan. Ternyata, sangat banyak hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilihnya. Semoga bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel