Efek Sinar Matahari Pada Tanaman Selada Hidroponik


Sinar matahari menjadi kunci penting pertumbuhan tanaman Hidroponik. Dimana Salah satu tanaman hidroponik yang populer adalah selada. Dan Selada yang Beerkualitas tentu akan memberikan nilai plus.

Kembali kepada kebutuhan sinar matahari, Tentu saja semua tanaman membutuhkan sinar matahari. Namun terlebih lagi bagi tanaman hidroponik, sinar matahari menjadi hal yang sangat penting.

Kesulitan dalam bertanam selada selama ini adalah mengenai ketersediaan sinar amtahari. Memang bila kita hanya menanam selada sebagai Hobi tidak ada masalah yang mengganggu walau sinar matahari kurang. Namun Apabila Menanam Selada Untuk Kebutuhan Pasar maka kualitas selada menjadi suatu prioritas.

Baca Juga : Cara Bertanam Hidroponik Dengan Botol Bekas di Rumah.


TANAMAN SELADA KEKURANGNA SINAR MATAHARI
TANAMAN SELADA KEKURANGNA SINAR MATAHARI
Contoh Tanaman Yang Membutuhkan Sinar Matahari

Contoh saja tidak seperti tanaman mangga atau ketela pohon yang dapat bertahan dengan baik saat cuaca kurang sinar matahari, kalau selada dan tanaman hidroponk lainnya akan terlihat jelas akibat kekurangan sinar matahari. Yaitu batang tanaman yang memanjang dan daun yang kecil tidak melebar.

Selada akan tetap tumbuh dan disaaat matahari bersinar cerah, daun selada akan mekar. Namun bila kita menginginkan selada yang terlihat bagus seperti yang dijual di supermarket, maka ketersediaan sinar matahari sangat mempengaruhi. Dan bukan hanya ketersediaan matahari, tetapi juga intensitas cahaya matahari itu sendiri.

Bila sinar matahari kurang, maka batang selada akan memanjang. Semakin lama sinar matahari kurang, maka semakin panjang juga batang selada tersebut. Hal ini tentu memperburuk penampilan dari selada itu sendiri, dan bila dimasukkan ke pasar maka akan ditolak.

Kemudian intensitas cahaya. Bila selada langsung terkena sinar matahari terik, maka sebagian daunnya akan layu dan bahkan sampai mengering. Saya belum tau apakah ini karena jumlah ppm nutrisi saya kurang atau memang seperti itu.

Selada selama saya menanam lebih cenderung kuat terhadap penyakit. tidak saya dapatkan penyakit-penyakit seperti pada tanaman tomat atau cabe seperti virus, kutu atau layu fusarium atau bahkan semut-pun tidak mendekai selada.

Foto diatas merupakan contoh selada yang juga kurang sinar matahari atau simat. Walaupun amsih ada yang lebih parah dari ini. Semakin selada tidak mendapatkan sinar matahari, semakin daunnya akan memanjang bukan melebar.

Berbeda dengan foto ini, dimana daun terlihat jauh lebih melebar dengan panjang daun yang sama. Tapi selada inipun saya kira belum termasuk hasil yang optimal. Lalu bagaimana yang optimal.

selada hasil maksimal
selada hasil maksimal
Nah coba lihat yang ini, Daun seladanya selain panjang, lebar dia juga benar-benar banyak hingga melengkung seperti di foto, Inilah selada yang kualitas optimal. Walaupun tentu saja ada faktor benih dimana di dalam foto ini pasti menggunakan benih yang berkualitas pula.

Intinya adalah Matahari sangat berpengaruh terhadap tanaman hidroponik. Pada selada, semakin lama terkena matahari akan semakin baik. Daun selada benar-benar tidak akan bertambah besar selama tidak ada sinar matahari. Tapi juga bukan berarti selada membutuhkan sinar matahari terik. Tidak!.

Selada membutuhkan cahaya matahari yang lama hingga 8 jam/hari untuk dapat tumbuh optimal.  Jadi upayakan selada anda benar-benar mendapat cahaya matahari yang lama, bukan terik. Lebih baik mendapatkan cahaya matahari yang lama daripada menggunakan benih berkualitas atau nutrisi premiun tapi tidak ada sinar matahari.

Demikian Artikel Mengenai Bagaimana Kebutuhan dan Peranan Penting Sinar Matahari untuk Budidaya Selada Dengan Sistem Hidroponik, Selamat Berkarya dan selamat beraktifitas, Salam hangat Blogdaffa.com .

Belum ada Komentar untuk "Efek Sinar Matahari Pada Tanaman Selada Hidroponik"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel