Cara Mudah Menanam Cabe Rawit

Blogdaffa.com - Cabai merupakan buah yang sangat familiar dikalangan manusia, lantaran setiap kali kita makan, pasti tak luput dengan buah dengan rasa pedas ini, baik untuk bumbu sayur, sambal, dan lalap serta berbagai kebutuhan lain. Cabai yang memiliki ke aneka ragaman kegunaan, ternyata sangat mudah untuk kita tanam di pekerangan rumah kita.

Cara menanam cabai rawit

Cara Mudah Menanam Cabai Rawit


1. Persiapan Benih

Pemilihan Benih yang unggul adalah faktor yang berperan sangat penting dalam mempengaruhi hasil tanaman lantaran sangat tidak wajar jika memakai benih yang jelek kemudian mengharap hasil yang melimpah, untuk memudahkan pemilihan benih kami menyarankan untuk membeli benih yang berkualitas unggul di toko pertanian. Sebenarnya kita bisa membuat benih sendiri menggunakan cabai yang telah tua, Salah satu alasan kami merekomendasikan untuk membeli paket benih keluaran pabrikan di toko pertanian adalah :

  • Benih yang dijual di Toko tanaman atau pertanian dengan merk ternama biasanya sudah terjamin kualitas nya.
  • Benih yang di jual di toko biasanya aman dari serangga ketika disemai, karena sudah dibubuhi obat anti serangga.

2. Persiapan Lahan

Lahan atau media tanam merupakan salah satu hal yang penting dalam dalam menanam cabai supaya hasil bisa lebih maksimal. Media tanam bisa kita ciptakan di pekarangan rumah apabila kita mempunya lahan yang cukup luas, Jika anda tidak memiliki pekarangan yang terbilang luas, kita bisa mensiasati dengan menanam menggunakan pot atau polybag.

Baca juga : Cara membuat media tanam kompos dengan sekam padi dicampur arang dan tanah.

3. Penyemaian


Penyemaian dapat dilakukan menggunakan polybag berukuran kecil dengan komposisi tanah dicampur pupuk kandang. Tutup bagian atas dan samping untuk menanggulangi gangguan hewan dan hama menggunakan paranet atau plastik, letak kan ditempat yang dapat menerima sinar matahari. Untuk perawatan penyemaian cukup siram menggunakan gembor 2 sampai dengan 3 kali perhari.

4. Tanam

Ketika umur bibit menginjak usia kurang lebih 30 hari inilah waktu yang tepat untuk memindahkan bibit dari penyemaian ke lahan tanam (media tanam) yang lebih luas, untuk penanaman bibit kami anjurkan untuk memilih bibit cabai yang tumbuh dengan sehat dan baik yang bisa kita lihat telah memiliki daun yang tumbuh 4-6 lembar.

Baca juga : Tips Mudah Membuat Media Tanam Hidroponik Sederhana.

5. Perawatan


Perawatan merupakan hal yang wajib untuk dilakukan dengan intensif, perawatan meliputi penyiangan terhadap gulma yang tumbuh di sekitar tanaman cabai, penjarangan, dan memberikan pupuk tambahan selain itu kita harus menagamati tanaman ini bertujuan untuk menganalisa adakah hama dan penyakit yang menyerang tanaman cabai tersebut. Jika ada tanaman yang terindikasi diserang hama atau penyakit segeralah untuk menanggulangi nya sebelum hama atau penyakit mewabah. Berikan pupuk nutrisi daun, batang dan buah agar kita mendapatkan hasil yang maksimal.

6. Panen

Panen merupakan hal yang paling dinanti-nanti saat kita menanam tanaman buah dan sayur-sayuran. Hal yang perlu diperhatikan ketika saat memanen diantara nya jangan memetik terlalu tergesa-gesa ini bisa menyebabkan rontoknya bunga dan cabai yang masih muda bahkan bisa melukai ranting tanaman yang parah lagi bisa mengakibatkan patahnya batang tanaman cabai.

Demikian adalah ulasan tentang Cara Mudah Menanam Cabai Rawit.
Jangan lupa share ke media sosial kalian, agar teman-teman kalian tahu bagaimana cara menanam cabai dengan mudah.

Terimakasih atas kunjungan nya, Salam hangat Daffa.